Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review The Professor and The Madman

by nuty laraswaty
October 15, 2020
in Barat, Dokumenter, Movie Articles, Movies, Reviews, Streaming, Trending
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

“Dibalik kesuksesan , pasti ada team hebat yang membantunya”

Mungkin kutipan ini tepat sekali menggambarkan sosok James Augustus Murray (Mel Gibson), yang ditunjuk oleh Delegasi Agung Oxford University Press sebagai kepala proyek untuk menyusun kamus besar Bahasa Inggris baru Oxford setelah dua dekade mengalami kebuntuan.

the-professor-and-the-madman
James Augustus Murray pun akhirnya mengumumkan bahwa semua orang yang menggunakan bahasa Inggris bisa menjadi kontributor penyusunan kamus, agar penyusunan kamus bisa segera dapat diselesaikan karena telah jauh tertinggal dari jadwal yang ditentukan. Terlebih lagi , penunjukan dirinya yang ternyata juga menuang pro dan kontra.

Kelompok yang kontra mulai bersiap-siap mencari celah untuk dapat menjatuhkannya.
Maka ceritapun dimulai , dengan fokus pada tenaga bantuan yang bernama Kapten Dr William Chester Minor (Sean Penn).
Namun bagaimana jika tenaga bantuan ini ternyata seorang yang mengidap penyakit kegilaan?

Baru belakangan hari diketahui bahwa kondisi yang dialami oleh Dr Minor ini, dikategorikan sebagai penderita penyakit jiwa Schizophrenia serta dapat dikontrol kondisinya dengan minum obat-obatan.

Namun pada era tahun 1879, pada masa itu orang yang menderita penyakit ini, dianggap sama dengan orang yang tidak bisa dipertanggungjawabkan baik tindakan, perkataan maupun tulisannya.

Celah inilah yang kemudian dipergunakan oleh kelompok yang kontra pada Murray. Terlebih lagi ada artikel dari surat kabar South London Chronicle, mengenai kontribusi Dr Minor ini pada kamus besar Bahasa Inggris baru Oxford.

Kontribusi Dr Minor amatlah banyak , sekitar lebih dari 10 ribu kata plus definisinya, antara lain adalah kata-kata yang membuat team Murray putus asa karena tidak dapat menemukan jejak sejarah dari penggunaannya walaupun mereka sudah banyak membaca buku bahkan mencari dari bahasa sehari-hari yang digunakan oleh orang-orang semasa beberapa periode sejarah.

Baca Juga:  Meryl Streep & Anne Hathaway Berhadapan dengan Skandal dalam Final Trailer The Devil Wears Prada 2

Memang proses pembuatan kamus besar Bahasa Inggris baru Oxford dengan metoda Murray ini menekankan pada perkembangan kata demi kata dalam setiap periode sejarah penggunaan kata menjadi rangkaian kalimat, karena itulah tugas ini sangatlah berat namun saat selesai hasilnya amatlah luar biasa, membantu kalangan akademisi maupun masyarakat luas.

Professor and The Madman

Perbedaan kamus besar Bahasa Inggris baru Oxford dengan kamus lainnya adalah kamus besar Bahasa Inggris baru Oxford digunakan untuk menjelaskan sebuah kata,bukan untuk mengalihbahasakan.

Maksudnya, disini untuk menjelaskan kosa kata dari kata yang diterjemahkan, maka akan dijelaskan secara terperinci dan mendetail dalam mendefinisikannya. Sehingga kata kata penjelasan tersebut mewakili kata yang dijelaskan.
Kelompok yang kontra merasa metoda Murray ini terlalu menghabiskan waktu dan ingin membuatnya dalam bentuk metoda lain yang lebih sederhana.

the-professor-and-the-madman

Film biopik ini , menampilkan akting Sean Penn yang sangat menarik karena berhasil memerankan karakter William Chester Minor.

Dr Minor adalah seorang tenaga medis di masa perang, mengalami trauma berat berujung kepada penyakit jiwa Schizophrenia, setelah tanpa sengaja membunuh seorang pria.

Hidupnya selalu penuh kegelisahan, hingga suatu malam ia terbangun dan merasa yakin, ada sosok pria yang hendak menghabisi nyawanya.
Dalam kekalutannya, ia pun keluar rumah mengejar sosok pria imajinasinya ini. Naas pada saat itu, seorang pria sedang berjalan pulang ke rumahnya, dengan brutal pun ia bunuh di depan mata isteri dan anaknya.

Saat Dr Minor menyadari kesalahannya, ia pun berteriak putus asa dan kondisi mentalnya semakin memburuk, bahkan saat diajukan di pengadilanpun, dirinya tanpa sadar berteriak dan berupaya meyakinkan semua orang yang hadir bahwa ia adalah korban dari seorang pria yang hendak membunuhnya.

Baca Juga:  Pete Davidson Berubah Jadi Pembunuh Mafia Sadis di Film Tommy Karate: Camila Mendes dan Paul Walter Hauser Ikut Bergabung

Ciri-ciri pria yang hendak membunuhnya ini adalah sama dengan pria yang ia bunuh pada saat masa peperangan tersebut.
Hakim yang yakin bahwa Dr Minor ini menderita penyakit kegilaan pun, akhirnya mengirimkan Dr Minor ke RSJ, disana sipir melakukan pengobatan yang ia anggap dapat membantu menyembuhkan penyakit gilanya dari metoda sederhana hingga metoda radikal.
Dr Minor dapat membantu Murray dan menjadi tenaga relawan pada saat ia masih dalam metoda pengobatan sederhana yang memungkinkan dirinya dapat bertemu, berdialog dengan orang lain . Hingga satu kejadian traumatis membuat dirinya menjadi terpukul dan mengalami kemunduran total.

Pada saat itulah metoda radikal mulai digunakan dan berujung pada ketidakmampuannya untuk berkomunikasi secara normal kembali.

Pada saat kondisi Dr Minor yang semakin memburuk dan artikel surat kabar yang telah terbit tersebut, lalu dipergunakan oleh kelompok kontra untuk menyerang kredibilitas Murray.
Namun berkat dukungan orang-orang terdekat hingga perjuangan gigih Murray, kondisi ini kembali dapat diatasi. Hingga akhirnya karya besar kamus besar Bahasa Inggris baru Oxford dapat dipublikasikan dalam sebuah rangka besar.

Saat Murray wafat, orang-orang yang meneruskan untuk menyusun penyelesaian proyek inipun tak mampu mengikuti kecepatan proses penyusunan saat Murray dan Dr Minor saling bekerjasama.
Sehingga mungkin dapat dikatakan, dibalik sebuah proyek besar, memang diperlukan orang-orang dengan pola pemikiran yang berbeda dengan pemikiran orang-orang pada umumnya, seolah sebagai pesan agar saling menghargai sesama manusia terlepas dari perbedaan besar adanya.


Film The Professor and The Madman menampilkan dua aktor papan atas Mel Gibson dan Sean Penn, serta juga dibintangi oleh Natalie Dormer, Jennifer Ehle, Eddie Marsan, dan masih banyak lagi. Serta disutradarai oleh Farhad Safinia ( Apocalypto -2006, Boss – 2011)

Baca Juga:  Trailer “Ballistic” Dirilis, Lena Headey Siap Balas Dendam atas Kematian Anaknya

The Professor and The Madman
Bagi yang ingin menyaksikan film biopik The Professor and The Madman, dapat segera menonton eksklusif secara streaming di bioskop exclusive Mola TV , yang sudah tayang mulai tanggal 08 Oktober 2020.
Mola TV adalah sebuah platform hiburan yang menyajikan berbagai konten eksklusif dan menarik, terdiri dari Mola Movies, Mola Living, Mola Sports, dan Mola Kids. Serta juga dengan bergabungnya HBO Go dalam Mola TV, memberikan pengalaman menonton seru dengan deretan film box office dunia.

Paket langganan movie dari Mola TV tersedia mulai dari harga Rp 12.500,- Ada juga paket terbarunya adalah paket Mola TV HBO GO senilai Rp 65.000/bulan.

Tags: Farhad SafiniaMel GibsonSean PennThe Professor and The Madman
Previous Post

Park Chan Wook akan Segera Menyutradarai Film Misterius Baru!

Next Post

Kamis Merinding dengan 9 Kisah Horor di Viu

Related Posts

Extraction
Action

Franchise Extraction Berlanjut, Film Ketiga Siap Diproduksi Tahun Ini

10/04/2026
Sally Field & Lewis Pullman Hadirkan Kisah Menyentuh di Trailer Remarkably Bright Creatures
Barat

Sally Field & Lewis Pullman Hadirkan Kisah Menyentuh di Trailer Remarkably Bright Creatures

10/04/2026
Sekuel Troop Beverly Hills Resmi Dikembangkan, Cameron Diaz Jadi Bintang Utama
Barat

Sekuel Troop Beverly Hills Resmi Dikembangkan, Cameron Diaz Jadi Bintang Utama

10/04/2026
he Punisher: One Last Kill
Action

Trailer The Punisher: One Last Kill Ungkap Misi Terakhir Sang Punisher

10/04/2026
Next Post
Kamis Merinding dengan 9 Kisah Horor di Viu

Kamis Merinding dengan 9 Kisah Horor di Viu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • he Punisher: One Last Kill

    Trailer The Punisher: One Last Kill Ungkap Misi Terakhir Sang Punisher

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Liburan Berubah Jadi Bencana di Trailer Couples Weekend

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Sekuel Pacific Rim Akhirnya Terungkap, ‘Final Breach’ Siap Tutup Trilogi

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • The Batman Part II Mengonfirmasi Kembalinya Salah Satu Karakter Penting

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Sekuel Troop Beverly Hills Resmi Dikembangkan, Cameron Diaz Jadi Bintang Utama

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags