Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

[Review] Jigsaw

by admin
November 8, 2017
in Reviews
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

jigsaw-reviews-2017-1041540-1280x0

Jigsaw

A New Games Begins

(Lionsgate Pictures)

US Release date: October 27, 2017

Director: Peter Spierig, Michael Spierig

Starring: Tobin Bell, Mandela Van Peebles, Hannah Anderson, Laura Vandervoort, Brittany Allen, Callum Keith Rennie, Matt Passmore, Hannah Emily Anderson, Josiah Black, Shaquan Lewis, Michael Bolsvert, James Gomez

John Kramer: Now the games are simple. Best ones are. You want mercy? Play by the rules.

            Tahun 2017 memiliki makna tersendiri bagi kalangan penyuka film horor. Hal ini dikarenakan pada tahun ini terhitung beberapa franchise horor lawas hadir kembali dalam versi paling gresnya. Baik itu dalam format lanjutan, remake, maupun reboot. Setelah beberapa waktu lalu, The Mummy, It, dan Leatherface dari saga Texas Chainsaw Massacre hadir kembali di layar perak, kali yang mendapat giliran adalah Jigsaw.

Mengenai film ini sendiri, meski di belantika horror umur franchise Saw bisa dibilang masih seumur jagung, judul ini bukanlah perihal yang asing. Pasalnya, sebelum pamornya mulai meredup memasuki installment keenamnya dirilis, saga horor thriller generasi X adalah predikat yang disandangkan pada franchise ini.

Betapa tidak, apabila dibandingkan dengan berbagai kisah sejenis yang dibuat dalam kurun waktu sama, saat itu tidak ada yang bisa menyamai kebesaran saga yang mempopulerkan tokoh Jigsaw ini. Sejak pertamakali dirilis pada tahun 2004 lambat laun Saw beserta sekuel-sekuelnya menjelma menjadi cult bagi para penikmat film khususnya penyuka genre gore dan thriller horror. Belum lagi pendapatannya, yang setiap installment-nya selalu mencapai raihan $100 juta, sebelum Saw VI, yang membuat pihak kreator mengakhiri saga ini melalui Saw: The Final Chapter atau lebih dikenal sebagai Saw 3D, tujuh tahun lalu.

            Boleh jadi kebangkitan saga-saga horor lawas di tahun 2017 ini yang kemudian membuat pihak kreator menghadirkan lagi satu kisah lanjutannya ini. Sekarang berjudul Jigsaw dari judul sebelumnya yang diusung, Saw: Legacy, film ini akan digawangi oleh duo sutradara kakak-beradik Michael dan Peter Spierig. Berdasarkan pitch yang disusun Josh Stolberg (Good Luck Chuck, Piranha 3D, The Hungover Games) dan Pete Goldfinger, installment kedelapan ini akan menjadi pembentuk fondasi baru dari franchise Saw, dengan menghadirkan alur cerita dan karakter-karakter baru, meski di satu sisi juga masih berkaitan dengan film-film babak sebelumnya.      

            Dikisahkan, setelah kepolisian setempat kembali dipusingkan dengan kasus kematian misterius, di mana mayat-mayat ditemukan di sekeliling kota. Dari hasil otopsi ditemukan  kesamaan antara satu sama lainnya, yakni penyebab kematiannya adalah metode penyiksaan yang unik, seperti yang pernah dihadapi pihak kepolisian saat menangani apa yang dikenal sebagai kasus Jigsaw.

Baca Juga:  Review The End Of Oak Street – Film Dinosaurus Terbaik Dalam 10 Tahun Terakhir?

Situasi semakin bertambah rumit, karena seiring penyelidikan berjalan, bukti-bukti mengarah kuat pada sosok seseorang: John Kramer. Namun, bagaimana mungkin? Pasalnya pria yang dikenal sebagai Jigsaw itu sudah tewas selama lebih dari satu dekade. Apakah ada murid sang sosiopat yang kemudian menjadi pewaris Jigsaw,  yang mungkin bahkan seseorang di antara para anggota kepolisian sendiri?

Itulah garis besar cerita yang diketengahkan kali ini. Bila ditilik dari segi jalan cerita dan formatnya, Jigsaw ini masih mengusung formula yang telah disajikan pada kisah-kisah pendahulunya, Uniknya, meski sudah menjadi rahasia umum bahwa tokoh ikonik film ini, Jigsaw telah diceritakan tewas pada film ketiga, installment terakhir Saw ini masih akan menampilkan sosok John Kramer, yang anehnya lagi peranannya masih terbilang dominan.

Sudah bukan rahasia lagi, daya tarik utama saga ini apalagi jika bukan tambahan informasi dan jawaban-jawaban pertanyaan yang muncul pada kisah-kisah Saw terdahulu. Sedangkan, jika ditilik mengenai prospek kesuksesannya, rasanya Jigsaw besar kemungkinan akan sanggup melanjutkan kedigdayaan film-film Saw sebelumnya.

Mengingat reputasi besar yang sudah disandangnya serta tentunya daya tarik dan stimulus mengenai akan bagaimana cakrawala baru yang akan dihadirkan oleh tim kreatif Spierig bersaudara ini pada saga horor yang terkenal kerap menampilkan berbagai permainan maut kreatif yang bisa membuat penonton menahan napas menanti kejutan apa yang akan terjadi, selain sarana penyiksaan yang tentunya sangat tidak lazim.

Satu hal yang pasti, jika film ini kemudian ternyata sukses, tidak usah heran jika kelak mungkin akan muncul lagi beberapa kisah lanjutannya di masa yang akan datang, sampai jika  kalangan penikmatnya atauppun pihak kreatornya sendiri menjadi jenuh dengan saga yang penuh adegan penyiksaan yang kejam dan sadis ini.[Loe2Tea]

Baca Juga:  Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

Similar Movies:

  • Hostel
  • Copycat
  • Captivity
  • Se7en
  • Turistas

Jigsaw´s Toys: The Torturer Gadgets from The Saw Series

Salah satu ciri khas dan fokus utama dari rangkaian kisah Saw adalah berbagai macam jenis jebakan sadis yang dibuat khusus oleh Jigsaw beserta apprenticenya Amanda bagi para korban-korbannya. Jigsaw juga selalu meninggalkan petunjuk bagi pihak berwajib, di mana ia selalu membuat potongan kulit berbentuk kepingan puzzle, yang diambilnya dari kulit tubuh korban yang gagal dari permainan hasil rancangannya.

Berbagai jebakan ini, yang kerap disebut juga permainan atau tes, bisa berbentuk dua macam. Yang pertama adalah jebakan di mana alat siksaan itu dipasangkan pada tubuh korbannya, yang bisa mengakibatkan derita yang sangat fatal atau kematian jika alat tersebut tidak bisa dilepaskan korban dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Sedangkan yang kedua bisa meliputi sebuah area yang sudah diorganisir oleh Jigsaw, di mana korban harus melarikan diri dari area itu serta penentu keberhasilannya adalah dengan berinteraksi dengan orang (korban) lainnya.

Jigsaw 101

Who is John Kramer?

As peresented in: Saw:Rebirth (Comic)

Sebelum mengetahui bahwa dirinya mengidap penyakit kanker, John menjalani hari-harinya dengan bekerja di toko mainan dan menganggap hidupnya membosankan. Ia kemudian mengalami kegagalan dalam hubungan rumahtangganya dengan istrinya Jill, disebabkan ketakutannya untuk berkomitmen.

Tahun-tahun pun berlalu, tubuh John mulai digerogoti penyakit. Ia lalu mendatangi Dr Lawrence Gordon, dan diinformasikan bahwa ia ternyata mengidap penyakit kanker dan dikatakan bahwa ia akan mati. Depresi karena merasa telah menyia-nyiakan hidupnya yang tidak lama lagi, ia bertemu dengan seorang perawat pria bernama Zep, yang membawanya keliling rumah sakit. John yang merasa hidupnya tinggal sebentar lagi menjadi lebih memperhatikan hidup orang lain. Ia lalu bertemu dengan deretan orang yang dianggapnya telah menyia-nyiakan hidup: seorang con artist (Mark), gadis muda yang overdosis akibat heroin (Amanda), dan yang paling mencengangkan John adalah Paul; sesama pegawai yang mempunyai karier yang baik, istri dan anak-anak –dengan kata lain kehidupan yang ideal, namun melakukan percobaan bunuh diri dengan mengiris urat nadinya.

Baca Juga:  Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

Merasa sudah cukup, John lalu memutuskan bunuh diri dengan menabrakkan kendaraannya ke jurang, tapi ia berhasil selamat. Karena hal inilah ia menerima takdirnya, John merasa dilahirkan kembali dan memulai misinya untuk membuat orang-orang lebih menghargai hidupnya. John lalu bekerja keras, melakukan berbagai riset, dan menciptakan berbagai alat untuk menguji kehidupan orang lain berdasarkan permasalahan yang dialami oleh masing-masing korbannya.

Prediction

Story: 3 / 5

Star Factor: 2.5 / 5

Director: 3 / 5

Box Office: 4 / 5

Tags: Jigsawreview
Previous Post

Mari Mengenal Para Mutan di Film The New Mutants

Next Post

Jogja-NETPAC Asian Film Festival “Fluidity”

Related Posts

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar
Action

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

21/08/2026
Review Insidious: Out Of The Further  – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru
Barat

Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

21/08/2026
Review The End Of Oak Street  – Film Dinosaurus Terbaik Dalam 10 Tahun Terakhir?
Barat

Review The End Of Oak Street – Film Dinosaurus Terbaik Dalam 10 Tahun Terakhir?

12/08/2026
Spider-Man: Brand New Day
Action

Review ‘Spider-Man: Brand New Day’ – Petualangan Spider-Man Yang Lebih Mature Tapi Dekat Di Hati

29/07/2026
Next Post

Jogja-NETPAC Asian Film Festival “Fluidity”

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    430 shares
    Share 172 Tweet 108
  • Oki & Nirmala Resmi Diangkat ke Layar Lebar, Produksi Dimulai September 2026

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Stranger Things Hidupkan Kembali Eddie Munson dalam Spin-Off Terbaru

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Urutan Terbaik Menonton DC Universe Animated Original Movies (Bagian I)

    4953 shares
    Share 1981 Tweet 1238
  • Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

    413 shares
    Share 165 Tweet 103
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags