Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Ford v Ferrari

by nuty laraswaty
November 13, 2019
in Articles, Movie Articles, Movies, Reviews
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ford v Ferrari
Share on FacebookShare on Twitter

Film biopic memang selalu merupakan film yang menarik untuk ditonton, terlebih jika hal ini terkait dengan kisah nyata di dunia balap beserta lika liku politik di balik layar. Kali ini lokasi yang menjadi ajang pertaruhan pun tak main main adalah balap ketahanan kendaraan selama jangka waktu 24 jam di kota Le Mans, Prancis antara pembuat mobil ternama Ford dari Amerika dengan Ferrari dari Italia.

Ford v Ferrari

 

“Ford v Ferrari” dibintangi oleh  Matt Damon (Carroll Shelby )    dan  Christian Bale ( Ken Miles ). Kedua aktor ini dikenal sebagai aktor pemain watak yang telah memenangkan Academy Award.

Ford v Ferrari

Kisah dimulai dari salah satu tokoh ikonik dalam dunia balap, Carroll Shelby, yang menjuarai ajang balapan Le Mans 24 Jam pada tahun 1959. Sayangnya, setelah kemenangan tersebut, Carroll Shelby harus menghadapi kenyataan bahwa ia tidak bisa melanjutkan karirnya sebagai pembalap karena kondisi jantungnya. Namun, ia tetap melanjutkan karirnya dalam dunia balap sebagai perancang mobil bersama timnya, termasuk Ken Miles, salah satu pembalap paling berbakat yang dikenal Shelby.

Pada tahun itu pula, Ford Motor Company sebuah perusahaan mobil dari Amerika sedang berekspansi untuk menaikkan penjualannya . Merasa dipermalukan oleh Ferrari, sebuah perusahaan mobil dari Italia, membuat petinggi dari Ford memutuskan untuk menjajal ajang balap mobil, sebagai salah satu cara untuk membalas Ferrari.

Carroll Shelby dan Ken Miles kemudian bekerja sama untuk Ford Motor Company dalam menciptakan sebuah mobil revolusioner yang dapat mengalahkan salah satu mobil balap terbaik, Ferrari, yang sebelumnya telah memenangkan kejuaraan Le Mans 24 jam selama lima tahun berturut-turut. Le Mans 24 jam adalah kejuaraan balap mobil sport paling penting di dunia, pada era tahun 1960-an.

Baca Juga:  Review The End Of Oak Street – Film Dinosaurus Terbaik Dalam 10 Tahun Terakhir?

 

 

 

Film “Ford v Ferrari” akan menghadirkan keseruan laga di arena balap yang memacu adrenalin serta menampilkan deretan mobil-mobil antik yang menarik untuk para penonton, terutama penggemar otomotif.

Kisah ini juga dilengkapi dengan sentuhan drama yang penuh emosi serta humor yang terinspirasi dari kisah persahabatan Shelby and Miles.

“Kisah ini menjadi salah satu cerita legendaris karena menghadirkan konflik yang menarik, dimana manusia melawan dewa, bukan? Ferrari dapat diibaratkan sebagai dewa. Ia seperti monster, orang yang terpandang dalam dunia balap. Dan sebagai sosok yang dikucilkan, Ford berani melawan, dan mereka berhasil melakukannya dengan baik,”

ungkap sang aktor pemeran Ken Miles, Christian Bale.

Sutradara film ini diberikan kepada James Mangold , yang dikenal melalui film-filmnya seperti The Wolverine (2013) dan Logan (2017) yang telah meraih nominasi pada ajang bergengsi Academy Award untuk skenario adaptasi terbaik , sehingga menimbulkan ekspektasi pula akan adanya peluang bahwa film Ford v Ferrari menjadi ajang Oscar  di tahun mendatang dan berpotensi untuk memenangkan beberapa kategori penghargaan. Terlebih saat pemutaran perdana di Telluride Film Festival 2019 dan Toronto International Film Festival 2019 , film ini mendapat sambutan luar biasa dari para kritikus film .

Naskah cerita dibuat oleh Jez Butterworth, John-Henry Butterworth dan Jason Keller, serta  dibintangi juga oleh aktor dan aktris papan atas Tracey Letts, Jon Bernthal, Caitriona Balfe, Josh Lucas, Noah Jupe, Remo Girone, Ray McKinnon, JJ Field, dan Jack McMullen

Pada akhirnya dedikasi Ford Motor Company terbayar, dengan momen bersejarah  pertama pada tahun 1966 ketika GT40 memenangkan kejuaraan 1-2-3  Le Mans , dan kemudian terulang lagi pada tahun 1967 dengan kemenangan seluruh Amerika oleh pembalap Dan Gurney dan A.J. Foyt di Ford Mark IV. Dilanjutkan lima puluh tahun kemudian, saat Mark IV – dkembali memenangkan kejuaraan Le Mans.

Baca Juga:  Nicolas Cage Hadapi Kelompok Kanibal dalam Film Aksi Pasca-Apokaliptik Parish

Adapun fokus cerita dalam film Ford v Perrari adalah pada termin waktu tahun 1966 GT40 memenangkan kejuaraan Le Mans sebagai juara 1-2-3 , disertai pemaparan intrik politik para elit pengambil keputusan  dalam perusahaan Ford Motor Company  dan Ferrari.

Dengan unsur komedi dan dialog ringan namun sarat makna, maka durasi film Ford V Ferrari sepanjang dua jam tiga puluh dua menit pun tak terasa , terlebih saat penonton dibawa menyaksikan parade mobil-mobil klasik dengan lika liku di arena balap yang tak jarang membuat penonton merasakan empati terhadap perjuangan yang dilakukan oleh para pembalap dalam menghadapi medan yang tak terduga dengan taruhan nyawa sebagai salah satu permainannya.

Film Ford v Ferrari banyak memberikan pula edukasi akan pentingnya “safety” dalam ajang balap kendaraan dan kondisi mental pikiran para pembalap yang harus terjaga dengan baik, sebagai salah satu kunci utama dalam memenangkan sebuah ajang perlombaan.

Film Ford v Ferrari akan tayang di bioskop pada tanggal 15 November 2019 . (cinemags/NutyLaraswaty)


								
								
																
Tags: Academy AwardCaitriona BalfeCarroll ShelbyFerrariFordFord v FerrariGT40Jack McMullenJJ FieldJon BernthalJosh LucasKen MilesLe MansNoah JupeRay McKinnonRemo GironeTracey Letts
Previous Post

Lionsgate Rilis Movie Clip Anyar Knives Out

Next Post

Review Charlie’s Angels

Related Posts

Oki & Nirmala Resmi Diangkat ke Layar Lebar, Produksi Dimulai September 2026
Anak dan Keluarga

Oki & Nirmala Resmi Diangkat ke Layar Lebar, Produksi Dimulai September 2026

22/08/2026
Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar
Action

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

21/08/2026
Review Insidious: Out Of The Further  – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru
Barat

Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

21/08/2026
Nicolas Cage Hadapi Kelompok Kanibal dalam Film Aksi Pasca-Apokaliptik Parish
Barat

Nicolas Cage Hadapi Kelompok Kanibal dalam Film Aksi Pasca-Apokaliptik Parish

21/08/2026
Next Post
Review Charlie’s Angels

Review Charlie’s Angels

Please login to join discussion
[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    423 shares
    Share 169 Tweet 106
  • Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Trailer The Terminal List Season 2 Tampilkan Chris Pratt dalam Misi Global yang Lebih Berbahaya

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • Stranger Things Hidupkan Kembali Eddie Munson dalam Spin-Off Terbaru

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Oki & Nirmala Resmi Diangkat ke Layar Lebar, Produksi Dimulai September 2026

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags