Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Film Gundala dan Bangkitnya Industri Kreatif Pendukungnya

by nuty laraswaty
September 11, 2019
in Articles, Fiksi Ilmiah dan Fantasi, Indonesia, Reviews
Reading Time: 4 mins read
A A
0
gundala
Share on FacebookShare on Twitter

Pembukaan

Film pembuka Bumi Langit Universe : Gundala resmi telah dilakukan dan langsung mendapat banyak perhatian dari kalangan perfilman dan pelaku industri kreatif. Bagaimana tidak, film Gundala dapat di ibaratkan merupakan salah satu film Indonesia yang membuka jalan bagi berkembangnya sektor pendukung dan pembangun industri kreatif.

gundala

Ini tidak saja berputar di sekitar dunia film, namun merambah ke suvenir, komik , dunia kreatif terkait lainnya , sebagaimana ditampilkan pertama kali dalam pemutaran perdana yang dilakukan di Epicentrum XXI pada tanggal 28 Agustus 2019.

Pemutaran film ini hanya diperuntukkan bagi para undangan dan terlihat sangat ketat diberlakukan banyak pemeriksaan , serta dengan tegas melakukan penolakan bagi para tamu antusias yang tak dapat menunjukan undangannya.

Gundala

Terlihat dalam ruang publik, banyak terdapat booth-booth yang berisi industri kreatif yang mendukung Bumi Langit Universe. Hal ini dikarenakan , karena dalam beberapa bulan sebelum pemutaran film Gundala, telah banyak dilakukan promo dan menyebar hingga lini masyarakat yang jarang bersentuhan dengan industri film.

 

Acara Car Free Day, jumpa fans dengan para pemain film Gundala, diskusi yang melibatkan komunitas hingga dunia pendidikan rutin dilakukan oleh Bumi Langit.

Gundala

Antusias inipun terbangun semakin memuncak hingga hari pemutaran , dengan berharap pada tangan dingin Joko Anwar, namun tanpa ekspektasi apapun, film Gundala pun siap ditonton dan mendapatkan komentarnya dari segala penjuru.

 

 

Review :Awal yang meredup , namun tetap mengundang 

Gundala menceritakan mengenai sebuah perjalanan hidup manusia dalam sebuah lini waktu yang penuh kekacauan , lengkap dengan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat, keluarga hingga pribadi seseorang. Dampak yang timbul, akibat pengalaman-pengalaman masa kecil, membentuk serta menjadikan karakter tertentu saat dewasa. Digambarkan pula, pada lini masa ini para tokoh masyarakat yang diharapkan melindungi rakyatnya, malah justru melakukan penindasan terhadap rakyat dengan mengatasnamakan rakyat. Haus kekuasaan, uang hingga ambisi pribadi menjadi nafas alur cerita dalam Gundala.

Baca Juga:  Trailer Terbaru Serial Harry Potter Ungkap Perubahan Besar di Hogwarts

 

Kritik sosial sedalam ini, mengikuti perkembangan dan memberikan potret kehidupan nyata saat ini yang berlaku. Konon , Indonesia  dalam kondisi sesuai lini waktu tersebut, sehingga alur cerita dalam film ini , tidak terasa membosankan bahkan terasa sangat dikenal , serta familiar .

 

Tokoh sentral dalam cerita ini, Sancaka berulang kali mengalami perjalanan hidup yang pahit yang menyebabkan dirinya (seolah) terlibat konflik bathin, namun sebenarnya itu hanya merupakan salah satu potret dari lini waktu yang penuh kekacauan tersebut. Di depan akan ada tanggung jawab yang harus dipikul dan hanya dapat dilakukan oleh dirinya sendiri, sayangnya (seolah) Sancaka tidak mengetahui.

 

Dalam perjalanan cerita, alur cerita yang menarik ini, perlahan seolah meredup. Hal ini, bisa jadi merupakan salah satu strategi dari Joko Anwar dalam menerjemahkan karya Hasmi sesuai tuntutan pengembangan Bumi Langit Universe , atau karena terlalu padatnya karakter yang dimunculkan. Penonton seolah dipadati dengan banyak kemungkinan dan diharapkan memahami dalam sekali penglihatan , tanpa perlu memperdulikan banyaknya lompatan waktu yang hanya bisa dijawab dalam film lanjutannya.

 

Warna sangat berperan dalam film ini, dan dalam beberapa hal, mewakili pesan yang diberikan dalam lini waktu ini, namun saat itu digabungkan dengan obrolan yang diharapkan menjadi pemecah tawa ataupun senyum. Malah membuat kesan aneh dan tidak pas. Terasa ada kejanggalan dan sedikit pemaksaan karakter.

 

Dengan tema patriot, tentunya diharapkan ada kekuatan dalam setiap gerakan perkelahian antara pihak yang baik dengan pihak yang jahat. namun sayangnya, kurang begitu terasa dan terkesan tanggung. Bagi penonton yang mengharapkan banyak aksi kekerasan, juga bisa jadi merasa ambigu, di antara mendefinisikan suatu  gerakan sebagai seni atau penjabaran adegan kekerasan.

Baca Juga:  Serial Harry Potter Temukan Pemeran Voldemort Muda untuk Season 2

 

Pelipur lara yang amt tinggi, hanyalah pada suar yang dihasilkan , namun sayangnya terbatas hanya bagi bioskop yang memiliki teknologi pendukungnya. Apabila tidak mempunyai, maka penekanan pada suara menjadi berkurang dan tidak mendapatkan hasil yang diharapkan.

Kesimpulan , ada beberapa hal yang menjadi perhatian sehabis film Gundala selesai ditonton, yaitu:

  1. Adegan perkelahian dan kekerasan yang ditampilkan cenderung halus dan banyak memuat simbol yang hanya dapat difahami oleh penonton yang juga telah mengikuti dan memahami alur cerita Gundala versi komik karya  Hasmi
  2. Tampilan warna dalam film , diibaratkan mewakili dunia yang rapuh, kelam dengan penekanan alasan  perlunya  diperlukan patriot di lini masa waktu yang diseting oleh Bumi Langit . Namun entah mengapa, kurang begitu menggigit dan memberikan efek yang diharapkan.
  3. Suara yang dihasilkan amat bagus, disesuaikan dengan beberapa bioskop yang memiliki teknologi dolby atmos.
  4. Gundala , sebagai film pembuka cukup memberikan banyak teaser , akan munculnya para tokoh – tokoh dari Bumi Langit Universe.

 

Adapun kehadiran film-film selanjutnya yang membahas mengenai Bumi Langit Universe selanjutnya, selain didukung oleh aktor dan aktris yang memerankannya, tentunya diharapkan lebih baik lagi dari film Gundala sebagai pembuka jalan.

Sebagai penutup, film Gundala sebagi pembuka sangat menarik di awal, namun setelah beberapa waktu menonton , antusias menjadi semakin meredup dan alur cerita hanya menarik dan semestinya hanya akan dapat difahami oleh penonton yang membaca pula komiknya atau mengetahui jalan ceritanya.

Kehadiran tokoh-tokoh super hero Indonesia dalam beragam lini waktu ini, sangatlah perlu dukungan dari segala lapisan masyarakat, namun diharapkan tetap pada jati diri , menonjolkan budaya lokal Indonesia , tanpa terpengaruh dampak internasional tokoh-tokoh super hero dari negara di luar Indonesia.

Baca Juga:  Samara Weaving dan Nicholas Braun Hadapi Gerombolan Tawon Pembunuh di Film Thriller Hivemind

 

(cinemags/nutylaraswaty)

Tags: Berita FilmBumi LangitBumi Langit UniverseGundalaJoko AnwarMovie Review
Previous Post

(BEKRAF) Dana bantuan insentif pemerintah 2019 bagi 5 peserta sektor film

Next Post

Menurut Todd Phillips, Joker Tidak Akan Bertemu Batman Versi Robert Pattinson

Related Posts

PENGABDI SETAN 3: ORIGIN Memasuki Tahap Produksi, Siap Tayang di Bioskop 2027
Horor

PENGABDI SETAN 3: ORIGIN Memasuki Tahap Produksi, Siap Tayang di Bioskop 2027

03/09/2026
WARGA RUSUN 609 Rilis Trailer dan Poster Resmi, Ketika Hantu Tak Mau Pergi Bertemu Warga yang Tak Mau Digusur
Horor

WARGA RUSUN 609 Rilis Trailer dan Poster Resmi, Ketika Hantu Tak Mau Pergi Bertemu Warga yang Tak Mau Digusur

03/09/2026
Kisah Nyata yang Mewakili Perjuangan Para Pejuang Garis Dua, ‘Baby Udon’ Resmi Tayang di Bioskop Seluruh Indonesia Mulai Hari Ini!
Drama

Kisah Nyata yang Mewakili Perjuangan Para Pejuang Garis Dua, ‘Baby Udon’ Resmi Tayang di Bioskop Seluruh Indonesia Mulai Hari Ini!

03/09/2026
Komedinya Gila, Dramanya Bikin Hati Hangat, Film Agensi Rumah Tangga Satukan Enzy Storia dan Afgan dengan Rekor 7 Komika Perempuan di Satu Layar
Drama

Komedinya Gila, Dramanya Bikin Hati Hangat, Film Agensi Rumah Tangga Satukan Enzy Storia dan Afgan dengan Rekor 7 Komika Perempuan di Satu Layar

03/09/2026
Next Post
Menurut Todd Phillips, Joker Tidak Akan Bertemu Batman Versi Robert Pattinson

Menurut Todd Phillips, Joker Tidak Akan Bertemu Batman Versi Robert Pattinson

Please login to join discussion
[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Trailer The Mongoose Buktikan Liam Neeson Belum Kehabisan Aksi, Kini Jadi Buronan Paling Diburu

    Trailer The Mongoose Buktikan Liam Neeson Belum Kehabisan Aksi, Kini Jadi Buronan Paling Diburu

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • CINEMAGS AWARDS 2026: PILIH FAVORITMU DAN RAYAKAN FILM INDONESIA!

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • The Odyssey Jadi Film Hollywood Pertama dalam 17 Tahun yang Capai Rekor Box Office Ini

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Rebecca Ferguson dan Greta Lee Bintangi Rom-Com Baru Honeymoon/Funeral

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Inde Navarrette Makin Bersinar, Bintang X-Men Ini Gabung Film Sci-Fi The Waffle House Index

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags