Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Film SIN

by Paulus Ladiarsa
October 11, 2019
in Featured, Indonesia, Percintaan, Reviews
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Satu lagi film drama remaja hadir meramaikan peta perfilman tanah air. Bertajuk SIN, film terbaru garapan Herwin Novianto ini memplot dua nama bintang muda yang sebelumnya ikut ambil bagian di Bumi Manusia, Mawar Eva De Jongh dengan Bryan Domani. Film persembahan terbaru Falcon Pictures ini mengisahkan kisah cinta anak muda yang  tidak biasa dan cenderung provokatif, karena dua insan yang saling mencinta ini memiliki hubungan kakak beradik. Film ini sendiri merupakan hasil adaptasi kisah novel di platform Wattpad berjudul sama karya Faradita yang pertama kali terbit di tahun 2017.

Metta yang baru duduk di bangku SMA hidup sendirian setelah sang ibu meninggal dunia. Namun, meski demikian, dari segi materi, gadis berparas cantik ini bergelimang harta, karena sang ayah yang sejak ia lahir belum pernah diketemuinya selalu memastikan keperluan finansialnya terpenuhi. Sebagai pengganti kehadirannya, sang ayah menugaskan salah satu pengawal pribadi untuk secara konsisten menjaga putrinya itu.

Hingga suatu malam, di sebuah pesta, Metta yang tengah mabuk bertengkar dengan salah satu teman prianya. Pada momen itulah, seorang pemuda bernama Raga datang menolongnya. Terkesan dengan kejadian itu, Metta mulai menaruh hati pada Raga, yang ternyata satu sekolah dengannya.

Awalnya, Raga sama sekali tidak menyukai Metta, karena sifatnya yang kekanak-kanakan, terlalu banyak drama dan cenderung berlebihan. Meski tahu akan hal itu, Metta pantang mundur. Justru malah menjadi-jadi, sampai-sampai ia menyambangi aktivitas sehari-hari Raga yang menggeluti aktivitas sebagai petinju. Totalitas sang gadis akhirnya berbuah hasil, mereka pun sepakat menjalin kasih.

Karena ditentang keluarga Raga, hubungan asmara dua insan muda ini tidak semulus yang diharapkan. Hingga akhirnya tanpa alasan yang jelas, Raga memutuskan hubungan dan menghilang. Belakangan Metta yang dikabulkan keinginannya oleh sang ayah untuk dapat tinggal bersama, harus menghadapi kenyataan pahit karena sosok yang dirindukannya sejak lama itu juga merupakan ayah dari Raga. Tak pelak hal ini menghadirkan prahara hebat bagi Raga dan Metta, karena mereka mau tidak mau harus memupus perasaan cinta satu sama lain yang sudah lebih dulu terjalin menjadi sebatas hubungan kakak-adik. Adakah kemungkinan kisah cinta mereka berakhir bahagia?

Baca Juga:  Review ‘The Social Reckoning’: Follow up yang cukup baik dari film Facebook yang ikonik

Walaupun sudah disinggung sebelumnya bahwa SIN merupakan hasil adaptasi novel, namun bukan berarti kisah film ini hanya bisa dinikmati oleh kalangan yang sudah membaca bukunya saja. Hal ini dikarenakan kisah filmnya bisa dibilang sederhana dan mudah diikuti. Malah, dari kacamata pribadi, tidak tahu perihal materi aslinya justru banyak membantu saat menontonnya, karena jadi tidak mengetahui apakah ada aspek yang mengalami tambal-sulam atau juga dihilangkan dari versi bukunya. Apalagi, film ini juga sudah punya daya tarik potensial, yakni tema nyeleneh yang mengusik rasa penasaran.

Dari segi visual sinematik, masih ada kekurangan dari segi pengambilan gambar dan editing yang beberapa terlihat kesan diburu-buru memang, namun secara keseluruhan, SIN lumayan memanja mata. Pasalnya, sineas Herwin Novianto menggunakan color palette yang membuat adegan-adegan film ini makin impresif dan cantik, serta sangat sesuai dengan storyline yang disajikan. Kombinasi warna ini juga terbukti efektif untuk menambah kesan dramatis filmnya.Dan, hal ini cukup berhasil membuat ceritanya lebih hidup dan menarik, sekalipun untuk penonton yang pernah membaca novel aslinya.

Namun, tentu saja premis kisah dan visual indah saja tidak cukup tanpa ditunjang performa para pemainnya. Karena sekalipun berdasarkan novel yang memang sudah terbentuk sifat dan tabiat karakter masing – masing, pem-visualan karakter baik tokoh utama maupun tokoh pendukung oleh para pemainnya tetap memegang kunci penting.

Beruntung, dua bintang utamanya mampu bermain baik, terutama Mawar De Jongh yang jika sesuai pengakuannya, bahwa karakter Metta sama sekali kontras dengan kepribadian asli dirinya, ia berhasil tampil meyakinkan di sini dan mampu menjangkau hampir semua tuntutan emosi dari karakter yang dimainkannya. Chemistry yang dibangunnya dengan Bryan Domani juga lumayan terlihat natural.

Baca Juga:  Film Hasut Tayang Hari Ini di Bioskop! Jadi Momen Reflektif untuk Dengarkan Suara Mereka yang Memiliki Luka dan Trauma Batin Jelang World Mental Health Day

Seperti film drama pada umumnya, terlepas dari premis kisahnya yang menimbulkan kesan negatif (spoiler: tidaklah senegatif apa yang dikira-red), SIN merupakan film ringan yang bisa dinikmati tanpa berpikir keras. Drama yang dibawakan sangat kental dan adegan manis antara Metta dan Raga sesekali sukses bikin baper. Meski akting para pemain pendukung lainnya tidak terlalu dominan, namun film ini termasuk sukses mengaduk isi hati penontonnya.

 

Tags: adaptasi novelBryan DomaniDrama remajaFalcon PicturesFilm SINHerwin NoviantoMawar De JonghWattpad
Previous Post

Mahasiswa DKV UPH Intip Dunia Perfilman Indonesia Lewat Paparan Joko Anwar

Next Post

Trailer Anyar Charlie’s Angels Kembali Menghentak

Related Posts

Hasut Membawa Kesegaran Genre Horor Baru, Dibuat oleh Sutradara Perempuan, Debut dari Ilya Sigma
Events

Cinépolis dan KlikFilm Perluas Akses Sinema Dunia: Hadirkan Malang World Cinema dan Sala de Arte

14/10/2026
Film Hasut Tayang Hari Ini di Bioskop! Jadi Momen Reflektif untuk Dengarkan Suara Mereka yang Memiliki Luka dan Trauma Batin Jelang World Mental Health Day
Horor

Hasut Membawa Kesegaran Genre Horor Baru, Dibuat oleh Sutradara Perempuan, Debut dari Ilya Sigma

14/10/2026
Film Laut Bercerita Disambut Hangat saat World Premiere  di Busan International Film Festival
Drama

Film Laut Bercerita Disambut Hangat saat World Premiere di Busan International Film Festival

14/10/2026
Film Hasut Tayang Hari Ini di Bioskop! Jadi Momen Reflektif untuk Dengarkan Suara Mereka yang Memiliki Luka dan Trauma Batin Jelang World Mental Health Day
Drama

Film Hasut Tayang Hari Ini di Bioskop! Jadi Momen Reflektif untuk Dengarkan Suara Mereka yang Memiliki Luka dan Trauma Batin Jelang World Mental Health Day

08/10/2026
Next Post
Trailer Anyar Charlie’s Angels Kembali Menghentak

Trailer Anyar Charlie's Angels Kembali Menghentak

Please login to join discussion
[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • 10 Film dengan Konten Dewasa yang Bisa Kamu Tonton di Netflix (US)

    21717 shares
    Share 8687 Tweet 5429
  • 10 Serial Keren Orisinal Netflix

    431 shares
    Share 172 Tweet 108
  • 10 Aktor Hebat Selain DiCaprio yang Belum Pernah Memenangkan Oscar

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • 10 Rahasia Film Hollywood yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

    422 shares
    Share 169 Tweet 106
  • 10 Kisah Keren Tentang Batman yang Mengalahkan Superman

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags