Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Film Munich: The Edge of War

by Paulus Ladiarsa
January 26, 2022
in Articles, Barat, Biopic, Drama, Featured, Movie Articles, Movies, Reviews, Streaming, Thriller
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Munich: the Edge of War
Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum membahas perihal Munich: The Edge of War lebih lanjut, sudah bukan rahasia lagi untuk segi tanah tontonan, Perang Dunia II adalah yang paling sering diangkat dalam film-film drama aksi perang. Mulai dari Saving Private Ryan yang epik dan intens, hingga ke Downfall dan Schindler’s List yang traumatis, bahkan mini-seri Band of Brothers ibarat membuktikan bahwa Perang Dunia II mungkin merupakan satu-satunya perang yang sepertinya tidak pernah bosan disaksikan oleh audiens.

Sejatinya, gambaran perang itu sendiri bisa dikatakan tidak pernah berubah. Bahkan jika kita berbicara mengenai konteks formula penuangan Perang Dunia II yang dituangkan di pelbagai film layar lebar sekalipun apapun genrenya. Pun juga yang disajikan dalam film drama fiksi sejarah ini.

Munich: the Edge of WarSatu perihal yang tidak bisa dibantah adalah melalui Munich: The Edge of War, audiens dibawa kembali ke masa Perang Dunia II namun kali ini di saat sebelum malam pertempuran. Adapun yang dikedepankan di sini adalah dua tahun sebelum kejadian yang dituangkan dalam film The Darkest Hour yang dirilis pada tahun 2017, bagi mereka yang tertarik untuk mengetahuinya.

Pada saat itu Jerman tengah berdiri di ambang perang. Dipicu dengan makin meningkatnya kekuasaan Hitler, pimpinan Nazi ini mulai berencana untuk menyerang Cekoslowakia (sekarang Republik Ceko-red). Pemerintah Inggris kala itu dipimpin oleh Neville Chamberlain (Jeremy Irons), yang berupaya sangat keras mencari solusi damai agar bisa menghindarkan Inggris ikut terjun dalam perang besar yang oleh banyak orang dianggap tidak bisa dihindari ini.

Munich: the Edge of WarDi tengah-tengah konflik ini terdapat dua mantan teman sekelas – pejabat sipil Inggris bernama Hugh Legat (George MacKay) dan diplomat Jerman bernama Paul von Hartman (Jannis Niewöhner). Kedua orang ini pergi ke Munich sebagai dua kubu yang berseberangan untuk melakukan pembicaraan dan mencari jalan damai guna menghentikan perang sebelum meluas ke Eropa.

Baca Juga:  DC Studios Rilis Trailer Baru Lanterns, Green Lantern Berubah Jadi Detektif Kosmik

Sebagaimana sudah terungkap dalam sejarah, cerita ini tidak memiliki akhir yang bahagia dan ini menjadi fokus utama yang disajikan dalam Munich: The Edge of War. Film sejarah ini memiliki drama yang gamblang, debat politiknya intens namun karena sudah begitu dikenalnya periode sejarah ini, membuat sajiannya mudah diprediksi.

Munich: the Edge of War

Munich: The Edge Of War disutradarai oleh Christian Schwochow dan berdasarkan novel Robert Harris berjudul Munich dan diadaptasi oleh Ben Power. Harris menggunakan lisensi kreatifnya untuk memanipulasi peristiwa sejarah dan film mengikutinya. Ini mungkin merusak pandangan penggemar sejarah tentang Munich: The Edge Of War, yang perlu mengesampingkan akurasi sejarah.

Pemeran dan penampilan yang kuat mendorong film ini. Para pemain terkemuka MacKay, Niewöhner, dan Irons memberikan penampilan yang penuh semangat selama masa tegang dalam sejarah ini. Sayangnya, Legat MacKay adalah yang paling pemalu di grup dan penampilannya dibayangi, terutama oleh Niewöhner. Von Hartman adalah karakter berkemauan keras dan menempatkan semua keyakinannya yang Niewöhner berikan dengan sempurna. Sementara pertunjukan dapat mendorong film, ‘thriller mata-mata’ ini tidak memiliki spionase dan sensasi. Film ini menyeret pada poin yang tidak benar-benar menggambarkan dampak historis dari para pemainnya.

Munich: the Edge of WarDesain produksinya brilian, kostumnya akurat dan ada skor musik yang benar-benar menyeramkan dan bersahaja yang lumayan efektif mengeskalasi adegan di film ini. Sayangnya hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk pekerjaan kamera, di mana untuk ukuran film genre ini, camera work nya terasa agak berlebihan dan sedikit mengganggu.

Di luar penampilan Jeremy Irons yang menjadi personifikasi Neville Chamberlain dan beberapa adegan pertemuan yang menegangkan di paruh akhirnya, tidak banyak hal lain di sini yang benar-benar menonjol. Tapi, jangan salah paham, secara overall film ini menarik untuk disaksikan, terutama bagi kalangan yang menyukai tipe film-film drama sejarah terutama yang berkenaan dengan masa Perang Dunia II.

Baca Juga:  Trailer Perdana Matchbox The Movie Dirilis, John Cena Pimpin Petualangan Aksi Penuh Ledakan

Munich: The Edge of War dapat disaksikan secara streaming di Netflix

Tags: George MacKayJeremy IronsMunichNetflix 2022
Previous Post

Viu akan Merilis Lebih dari 30 Viu Original untuk Pasar Asia

Next Post

Tayang Besok! Film Ben & Jody Siap Beraksi di Seluruh Bioskop Indonesia

Related Posts

Netflix Kurung Pria di Dalam Billboard Selama 3 Hari demi Promosikan Film Horor The Last House
Barat

Netflix Kurung Pria di Dalam Billboard Selama 3 Hari demi Promosikan Film Horor The Last House

07/08/2026
Joel Kinnaman Buru Saddam Hussein di Trailer Intens High Value Target: The Hunt for Saddam
Barat

Joel Kinnaman Buru Saddam Hussein di Trailer Intens High Value Target: The Hunt for Saddam

07/08/2026
Trailer Insidious: Out of the Further Ungkap Cara Baru Iblis Meneror Dunia Manusia
Barat

Trailer Insidious: Out of the Further Ungkap Cara Baru Iblis Meneror Dunia Manusia

07/08/2026
Jamie Foxx Bakal Hadapi Krisis Penyanderaan Mematikan di Proyek Film Baru Berjudul Deadlocked
Action

Jamie Foxx Bakal Hadapi Krisis Penyanderaan Mematikan di Proyek Film Baru Berjudul Deadlocked

07/08/2026
Next Post
Ben Jody cinemags

Tayang Besok! Film Ben & Jody Siap Beraksi di Seluruh Bioskop Indonesia

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Destin Daniel Cretton Luruskan Rumor Jackie Chan di Spider-Man: Brand New Day

    Destin Daniel Cretton Luruskan Rumor Jackie Chan di Spider-Man: Brand New Day

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Sebelum Nonton, Kenali Dulu Ragam Kelas di Bioskop CGV

    31943 shares
    Share 12777 Tweet 7986
  • Brittany Snow Bergabung dengan Sydney Sweeney di The Housemaid’s Secret

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Amazon Perluas Semesta Warhammer 40.000 Lewat Spin-off Animasi Baru

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Final Trailer Star Wars: The Ninth Jedi Tampilkan Duel Lightsaber Spektakuler

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags