Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Film Bloodshot

by Paulus Ladiarsa
March 12, 2020
in Featured, Reviews, Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sejak Marvel berhasil mengembuskan tren baru sinema, yakni menjalin sharing universe, banyak studio berusaha mengikuti jejaknya, menciptakan jagat sinemanya sendiri. Kita pun kemudian mengenal, adanya DCEU, Star Wars Universe, X-Men Universe, MonsterUniverse, DarkUniverse, dan SpiderUniverse.

Berbicara mengenai sharing universe, tidak bisa dipungkiri kalau hal ini nyatanya memang ampuh memancing animo tinggi para penikmat film. Pasalnya, siapa yang tidak penasaran melihat tokoh-tokoh komersialitas tinggi secara individu / solo dipertemukan dalam satu layar.

Akan tetapi, mungkin ada satu hal yang luput disadari oleh para pemilik semesta film. Yakni, faktor penjalin kisah  dan bagaimana nantinya perkembangan untuk menjadikan sharing universe terlihat solid. Karena, jika yang terjadi adalah kebalikannya, hasilnya adalah kegagalan. Atau lebih parah lagi, layu sebelum berkembang. Celakanya, sejarah membuktikan kebanyakan sharing universe hasilnya tidak memuaskan.

Untuk tahun 2020 ini, selain dirilisnya babak-babak baru dari jagat-jagat film yang sudah ada, upaya jagat sinema baru mulai diperkenalkan Sony Pictures. Selain giat mewujudkan SpiderUniverse dengan memproduksi film-film spinoff  dari saga komik Spider-Man, Sony telah membeli hak cipta beberapa IP dari Valiant Comics dan mencanangkan akan menghadirkan lima film langsung dari IP tersebut.

Maka, hadirlah Bloodshot, installment pertama sekaligus ditujukan sebagai fondasi awal jagat film adaptasi komik terbitan Valiant. Film ini memasang aktor laga Vin Diesel yang tidak lama lagi juga akan muncul meneruskan peran ikonik Dominic Toretto di saga Fast and Furious.

Dalam Bloodshot dikisahkan, seorang anggota marinir bernama Ray Garrisonmengalami nasib naas. Serangan kelompok separatis bersenjata menewaskan sang istri dan juga dirinya. Untungnya, berkat upaya ilmuwan Dr. Emil Harting membuat Ray hidup kembali sebagai manusia super dengan teknologi nano di tubuhnya. Dengan kekuatan barunya ini, Ray mulai menyusun aksi balas dendam atas peristiwa tragis yang menimpa dirinya. Namun, belakangan terungkap apa yang terjadi sebenarnya tidak sesederhana apa yang tampak di permukaan.

Baca Juga:  Film Live-Action Astro Boy Jason Reitman Resmi Batal, Sony Hentikan Proyeknya

Film garapan sineas debutan David S. F. Wilson ini ceritanya disusun oleh Jeff Wadlow bersama EricHeiserrer. Dari jalinan kisahnya, ibarat menyaksikan kisah RoboCop, Universal Soldier, dan Wanted yang diramu menjadi satu.

Awal kisahnya terbilang sangat klise yang mungkin akan membuat rasa ketertarikan pada film ini sedikit menurun. Namun, dengan twist yang tidak terlalu buruk, sajian film ini cukup memberikan perkembangan kisah yang lumayan menggelitik dengan bumbu konspirasinya.

Aksinya juga layak mendapat apresiasi. Meski kentara benar bahwa film ini diproduksi dengan bujet yang terhitung minim, adegan-adegan aksinya bisa dikatakan tergarap baik dan bahkan salah satu di antaranya, mampu menyuguhkan adegan yang stylish dan jadi highlight paling menarik.

Sayangnya, kendala mengenai kepemilikan hak cipta sebagian lagi dari IP Valiant Comic yang dimiliki Paramount meliputi Harbinger, jelas berdampak pada sajian ini. Untuk ukuran film batu penjuru sebuah cikal bakal jagat film, Bloodshot malah terkesan sebagai film standalone.

Tidak ada informasi yang bisa menstimulus penonton untuk menantikan babak lanjutannya. Padahal, untuk kelangsungan sebuah jagat film, apalagi dari IP yang masih sangat asing, faktor ini sangatlah krusial. Karena, sebagian besar publik bisa dipastikan tidak tahu menahu mengenai Valiant Universe, yang mana ini bisa dijadikan keuntungan tersendiri.

Dari segi performa akting, selain performa Vin Diesel, film ini sedikit tertolong oleh penampilan aktor komedian Lamorne Morris yang mampu menjadi scene stealer. Juga mengabaikan karakter-karakter lainnya, bahkan kepada satu-dua karakter  potensial sebagai magnet penonton, seperti KT dan Dr. Emil Harting –red) sangat disayangkan, menjadikan Bloodshot tidak ubahnya film aksi medioker dengan bintang Vin Diesel semata.

Yang secara keseluruhan tidak jauh berbeda dengan tipikal film-film yang dibintanginya. Sarat aksi namun rapuh di segi penceritaannya.

Baca Juga:  Review The End Of Oak Street – Film Dinosaurus Terbaik Dalam 10 Tahun Terakhir?

Sebagai kepingan awal Valiant Universe,  Bloodshot belum meyakinkan dalam menunaikan misinya sebagai batu penjuru sebuah jagat sinema. Baik itu memberikan kesan pertama yang impresif maupun menarik minat penonton pada universe ini seraya membangun fondasi yang kuat untuk keping-keping lanjutannya. Semoga saja babak selanjutnya dari franchise ini bisa memperbaiki semua itu.

 

 

Tags: Bloodshotfilm standaloneHarbingerSony PicturesValiant ComicsValiant Universe
Previous Post

Sang Superhero Milenial Bertarung Melawan Sportsmaster di Promo Anyar Stargirl

Next Post

Tom Hanks Memimpin Armada Kapal Perang di Greyhound

Related Posts

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar
Action

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

21/08/2026
Review Insidious: Out Of The Further  – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru
Barat

Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

21/08/2026
5 Film Dinosaurus Terbaik di Luar Franchise Jurassic Park/World
Action

5 Film Dinosaurus Terbaik di Luar Franchise Jurassic Park/World

15/08/2026
Review The End Of Oak Street  – Film Dinosaurus Terbaik Dalam 10 Tahun Terakhir?
Barat

Review The End Of Oak Street – Film Dinosaurus Terbaik Dalam 10 Tahun Terakhir?

12/08/2026
Next Post
Tom Hanks Memimpin Armada Kapal Perang di Greyhound

Tom Hanks Memimpin Armada Kapal Perang di Greyhound

Please login to join discussion
[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    431 shares
    Share 172 Tweet 108
  • Oki & Nirmala Resmi Diangkat ke Layar Lebar, Produksi Dimulai September 2026

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Stranger Things Hidupkan Kembali Eddie Munson dalam Spin-Off Terbaru

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Urutan Terbaik Menonton DC Universe Animated Original Movies (Bagian I)

    4953 shares
    Share 1981 Tweet 1238
  • Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

    413 shares
    Share 165 Tweet 103
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags