Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Film Yuni dan kegelisahan Kamila Andini

by nuty laraswaty
December 7, 2021
in Articles, Drama, Featured, Movie Articles, Movies, Pemenang Penghargaan
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Film YUNI yang disutradarai Kamila Andini akhirnya kembali ke Indonesia dan akan tayang di bioskop tanah air mulai 9 Desember 2021.

Film ini ditulis oleh Kamila Andini dan Prima Rusdi, diproduseri oleh Ifa Isfansyah dan Chand Parwez Servia, dan diproduksi oleh Fourcolours Films dan Starvision bekerja sama dengan Akanga Film Asia (Singapura), Manny Films (Perancis), dengan dukungan pendanaan dari Aide Aux Cinémas Du Monde CNC Perancis, Infocomm Media Development Authority Singapura, Visions Sud Est Swiss, Program Pendukungan Film Indonesia untuk Distribusi Internasional Direktorat PMMB Kemendikbud Ristek Republik Indonesia, MPA APSA Academy Film Fund Australia, dan Purin Pictures Thailand.

yuni

Film YUNI berkisah tentang Yuni, seorang gadis remaja cerdas dengan impian besar untuk kuliah. Ketika dua pria yang hampir tidak dikenalnya datang melamar, ia menolak lamaran mereka. Penolakan itu memicu gosip tentang mitos bahwa seorang perempuan yang menolak tiga lamaran tidak akan pernah menikah. Tekanan semakin meningkat ketika pria ketiga melamarnya, dan Yuni harus memilih antara mempercayai mitos atau mengejar impiannya.

Film YUNI diperankan oleh Arawinda Kirana, Kevin Ardilova, Dimas Aditya, Marissa Anita, Asmara Abigail, Muhammad Khan, Nazla Thoyib, Neneng Risma, Vania Aurell, Boah Sartika, Anne Yasmine, Toto ST. Radik, Mian Tiara, Ayu Laksmi, dan Sekar Sari.

Film kolaborasi Fourcolours Films dan Starvision ini telah diputar di berbagai festival film internasional dan mendapatkan nominasi, termasuk 14 nominasi Piala Citra di Festival Film Indonesia 2021 dan nominasi Achievement in Directing di Asia Pacific Screen Awards.

Selain itu, film YUNI telah memenangkan beberapa penghargaan, antara lain Platform Prize di Toronto International Film Festival 2021, Snow Leopard untuk Aktris Terbaik di Asian World Film Festival 2021, Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dan Silver Hanoman di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2021.

Baca Juga:  Film Live-Action Naruto Rekrut Charles Melton sebagai Kakashi Hatake

yuni

Ifa Isfansyah, produser film YUNI mengungkapkan kegembiraannya atas penayangan film YUNI di bioskop, karena kerja sama antara Fourcolours Films dan Starvision merupakan kerja sama yang sudah ia nantikan sejak lama. “Senang sekali bahwa akhirnya kolaborasi yang sudah saya tunggu antara Fourcolours Films dengan Starvision akhirnya bisa diksaksikan secara luas oleh penonton Indonesia. Film adalah kerja kolaboratif. Dengan kerja sama ini, semoga membuka kemungkinan-kemungkinan film Indonesia semakin mempunyai keberagaman bentuk dan mudah diakses oleh penontonnya. Masyarakat sering memberi label dan membuat garis tegas antara ‘FIlm Festival’ dan ‘Film Komersial’ yang justru merugikan film itu sendiri. Film baik adalah film yang mampu menyentuh penontonnya. Untuk itu saya berharap dengan kerja sama ini, film YUNI akan semakin mudah ditonton agar apa yang disuarakan di film YUNI tersampaikan”. 

yuni

Menurut Chand Parwez Servia, produser Starvision, “Starvision selalu menampilkan film yang baik secara kualitas, pesan, dan bisa ditonton secara luas oleh masyarakat. Film YUNI memiliki seluruh potensi untuk menjadi tontonan favorit remaja dan keluarga. YUNI adalah karya istimewa yang menghadirkan hiburan sehat, bukan sekadar menonton lalu melupakannya. Namun, menonton dan mengusik untuk membawanya ke ruang diskusi pribadi, juga keluarga. Film yang sangat penting untuk ditonton di saat menghabiskan waktu berkualitas dengan orang-orang tersayang”. 

Kamila Andini selaku sutradara film YUNI tidak sabar menanti penayangan film YUNI di Indonesia, “Senang sekali bisa menayangkan film yang memang dibuat untuk bioskop, setelah apa yang terjadi selama pandemi dan juga setelah film ini ditayangkan di negara lain. Film ini saya buat untuk Indonesia, dan tidak ada hal yang lebih membahagiakan daripada merayakannya di Indonesia. Cerita YUNI dimulai dari sebuah percakapan sederhana dengan seorang ibu, dan cerita ini telah berkembang menjadi cerita yang membebaskan diri. Semoga cerita ini bisa menjadi refleksi kita semua”.

Baca Juga:  Film Horor Baru Ini Kalahkan Obsession, Raih Rating Fantastis di Rotten Tomatoes

Menjawab pertanyaan dari Cinemags, Kamila Andini menyampaikan bahwa film Yuni membawa muatan kebebasan dari sudut pandang perempuan yang relevan dengan isyu sosial yang terjadi pada seluruh dunia, hal inilah yang memudahkan penonton untuk menerima pesan yang hendak ia sampaikan. Pada film ini akan dirasakan bahwa ada kebingungan konflik struktural, korban dari sistem patriarki yang ternyata turut juga menimpa lelaki tidak hanya perempuan, serta sepenggal pengertian bahwa perempuan akan melakukan apapun agar orang tua bangga terhadap diri mereka sendiri, walaupun mungkin itu merugikan perempuan itu sendiri.

Kebebasan yang diusung pada film Yuni ini menyentil pemikiran sejauh mana seseorang mau hidup demi orang lain dan akhirnya hidup untuk diri sendiri. Film Yuni memang akan menimbulkan multi tafsir ,dan Kamila Andini menyerahkan kepada masing-masing penonton untuk bebas pula mengekspresikan pendapatnya akan film ini.

yuni Kamila andini

Film YUNI juga menjadi perwakilan Indonesia untuk kategori Best International Feature Film di ajang penghargaan Academy Awards ke-94 atau Piala Oscar 2022. 

 

 

Tags: Academy Awards ke-94film YuniKamila Andinipiala citraPiala Oscar 2022Silver HanomanSnow LeopardToronto International Film Festival 2021
Previous Post

Opini film Kadet 1947

Next Post

Bincang santai bersama Leslie Tobing , seputar Disney Encanto

Related Posts

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar
Action

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

21/08/2026
Review Insidious: Out Of The Further  – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru
Barat

Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

21/08/2026
Nicolas Cage Hadapi Kelompok Kanibal dalam Film Aksi Pasca-Apokaliptik Parish
Barat

Nicolas Cage Hadapi Kelompok Kanibal dalam Film Aksi Pasca-Apokaliptik Parish

21/08/2026
Film Live-Action Naruto Rekrut Charles Melton sebagai Kakashi Hatake
Action

Film Live-Action Naruto Rekrut Charles Melton sebagai Kakashi Hatake

21/08/2026
Next Post
Bincang santai bersama Leslie Tobing , seputar Disney Encanto

Bincang santai bersama Leslie Tobing , seputar Disney Encanto

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • Trailer The Terminal List Season 2 Tampilkan Chris Pratt dalam Misi Global yang Lebih Berbahaya

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Nicolas Cage Hadapi Kelompok Kanibal dalam Film Aksi Pasca-Apokaliptik Parish

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Legends: Bintang Sons of Anarchy Reuni dalam Cerita yang Bikin Batas Fiksi dan Nyata Kabur

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags