Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Fear Street Part One: 1994 – Ulasan Film

by Paulus Ladiarsa
July 2, 2021
in Action, Articles, Barat, Drama, Featured, Horor, Kriminal, Movie Articles, Movies, Percintaan, Reviews, Streaming, Thriller, Trending
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Film babak pertama Fear Street, Fear Street Part One: 1994 akhirnya hadir. trilogi horor adaptasi dari seri novel horor remaja ini menghidupkan kisah saga Fear Street yang ditulis R.L.Stine. Seri novelnya pertama kali dipublikasikan dan beredar dari tahun 1989 hingga 1999, dengan variasi penghidupan kembali hingga 2014. Kalau mau ditotal, mungkin ada sekitar lebih dari 100 buku yang ditulis pada dua kurun waktu itu, yang terbukti masih digemari dan dihormati fansnya sampai sekarang. Terlebih dengan upaya Netflix mengembuskan kembali kepopulerannya lewat perilisan tiga babak filmnya yang masing-masingnya dirilis selama tiga minggu berturut-turut pada bulan Juli ini oleh Netflix.

Fear Street merupakan karya populer lain Stine selain Goosebumps, yang juga sudah diadaptasi ke medium serial televisi dan juga film layar lebar. Meski penuangan layar lebarnya lebih ke arah pendekatan horor komedi, alih-alih horor murni.

Kembali pada Fear Street, ketiga film ini sudah dipercayakan pada sineas Leigh Janiak, yang sebelumnya mengawali debut penyutradaraannya lewat film misteri horor berjudul Honeymoon yang dibintangi Rose Leslie dan Harry Treadaway. Tanpa berpanjang lebar lagi, mari kita simak bagaimana performa film Fear Street babak pertama ini.

Dengan setting kota Shadyshide, Ohio pada tahun 1994, film babak pertama ini berfokus pada sepak terjang sekelompok remaja yang berhasil menguak kebenaran yang berkaitan dengan peristiwa perburuan penyihir di masa lalu. Rasa penasaran mereka membawa penemuan pada sosok jahat dari masa lalu yang bertanggung jawab pada serangkaian peristiwa pembunuhan brutal yang menghantui kota itu selama lebih dari 300 tahun. Apakah para remaja ini bisa mengakhiri kutukan berabad-abad ini tepat pada waktunya sebelum mereka sendiri menjadi korbannya?

Baca Juga:  Bukan Lewat Film, Drew Barrymore Justru Pecahkan Rekor Penonton di Layar Kaca

Sedikit banyak, sajian film ini mungkin akan mengingatkan audiens pada seri It, yang berhasil dihidupkan kembali dengan gemilang oleh Andy Muschietti ataupun Scream, seri film horor slasher remaja 1990an. Sama seperti dua judul tersebut, terasa benar nuansa dan vibe film horor era 1990an di sini. Mulai dari dandanan para karakternya hingga musik-musik yang dipilih mewarnai adegan-adegannya, dijamin akan mengundang perasaan nostalgia.

Salah satu hal yang paling menarik di sini adalah, Fear Street Part One: 1994 berhasil dalam memadukan apa yang tersaji di versi novelnya dengan atmosfer thriller film-film slasher remaja era 1990an yang, pada masa itu mencapai sukses besar, seperti seluruh seri Scream, seri I Know What You Did Last Summer, Halloween H20, maupun Urban Legends. Namun, dengan rating R yang diusungnya, karena sajiannya dibuat jauh lebih tajam, dengan tambahan kata-kata umpatan kotor, adegan seks, dan kesadisan yang lebih tinggi.

Sama seperti Scream menggunakan pengetahuan penonton tentang klise horor 80-an untuk menumbangkan harapan, Fear Street Part One: 1994 memanfaatkan banyak kiasan terkenal dari film slasher 90-an untuk menyesatkan audiens, memberikan rasa nyaman sesaat sebelum memberikan kejutan yang di luar dugaan. Dan, meskipun novel-novel yang menjadi inspirasi film ini ditujukan langsung pada penonton remaja, sang sineas ibarat tidak mengerem dalam hal memberikan adegan gore.

Sebagai film babak pertama dalam trilogi, Fear Street Part One: 1994 bisa dikatakan berhasil menunaikan misinya film yang menghibur seraya menjadi pembuka yang bagus dan menarik. Yang rasanya bakal membuat penontonnya, terlepas itu kalangan awam atau penggemar seri novelnya menaruh harapan yang lebih besar lagi pada dua film babak lanjutannya.

Baca Juga:  Steven Soderbergh Gantikan Matt Reeves untuk Selesaikan Syuting The Batman: Part II

Fear Street Part One: 1994 dapat disaksikan secara streaming di Netflix

Tags: Andy MuschiettiLeigh JaniakNetflix 2021R.L. Stineteen slasher
Previous Post

Kabar baik! dari “Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas”

Next Post

Film Superhero Terburuk Sepanjang Masa Menurut IMDb (Bagian 1)

Related Posts

Julie Plec Garap Rally, Serial Drama Tenis Prime Video yang Diproduseri Andre Agassi
Barat

Julie Plec Garap Rally, Serial Drama Tenis Prime Video yang Diproduseri Andre Agassi

20/10/2026
The Angry Birds Movie 3 Sindir “Drama” Kelly Clarkson Lewat Poster Kocak
Anak dan keluarga

The Angry Birds Movie 3 Sindir “Drama” Kelly Clarkson Lewat Poster Kocak

20/10/2026
Durango: Cooper Hoffman dan Kathryn Newton Bintangi Drama Kriminal Hulu Bergaya Bonnie and Clyde
Action

Durango: Cooper Hoffman dan Kathryn Newton Bintangi Drama Kriminal Hulu Bergaya Bonnie and Clyde

20/10/2026
Timo Tjahjanto Garap The Burnout, Kisah Mantan Agen CIA yang Kembali Beraksi
Action

Timo Tjahjanto Garap The Burnout, Kisah Mantan Agen CIA yang Kembali Beraksi

20/10/2026
Next Post
Film Superhero Terburuk Sepanjang Masa Menurut IMDb (Bagian 1)

Film Superhero Terburuk Sepanjang Masa Menurut IMDb (Bagian 1)

Please login to join discussion
[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • 10 Aktor Hebat Selain DiCaprio yang Belum Pernah Memenangkan Oscar

    429 shares
    Share 172 Tweet 107
  • 10 Superhero Marvel & DC Heroes Dengan Kekuatan Superpower yang Hampir Sama

    462 shares
    Share 185 Tweet 116
  • 10 Film dengan Konten Dewasa yang Bisa Kamu Tonton di Netflix (US)

    21738 shares
    Share 8695 Tweet 5435
  • 10 Rahasia Film Hollywood yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

    432 shares
    Share 173 Tweet 108
  • Steven Soderbergh Gantikan Matt Reeves untuk Selesaikan Syuting The Batman: Part II

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags