Film The Mandalorian and Grogu resmi mencetak sejarah unik dalam franchise Star Wars. Untuk pertama kalinya sejak Star Wars: Episode IV – A New Hope dirilis pada 1977, sebuah film layar lebar Star Wars hadir tanpa satu pun lightsaber.
Keputusan besar ini langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar, sekaligus menandai arah baru franchise ikonik milik Disney dan Lucasfilm.
Selama hampir lima dekade, lightsaber menjadi simbol utama Star Wars. Duel legendaris antara Jedi dan Sith telah menjadi bagian penting franchise, mulai dari pertarungan Darth Vader dan Luke Skywalker hingga konflik Rey melawan Kylo Ren. Namun berbeda dari film-film sebelumnya, The Mandalorian and Grogu sama sekali tidak menampilkan senjata khas Jedi tersebut.
Bahkan film spin-off seperti Rogue One: A Star Wars Story dan Solo: A Star Wars Story tetap menyisipkan adegan lightsaber ikonik, termasuk kemunculan Darth Maul dan aksi brutal Darth Vader.
Absennya lightsaber di film baru ini dianggap sebagai langkah berani untuk memperluas dunia Star Wars di luar kisah Jedi dan Sith.
Film ini kembali menghadirkan Pedro Pascal sebagai Din Djarin alias The Mandalorian bersama Grogu, karakter favorit penggemar yang sebelumnya populer lewat serial The Mandalorian di Disney+.
Selain Pascal, film ini juga dibintangi oleh Sigourney Weaver sebagai Colonel Ward, Jeremy Allen White sebagai Rotta the Hutt, dan Jonny Coyne sebagai Janu Coin
Film tersebut lebih menyoroti dunia kriminal galaksi, konflik antarfaksi, dan petualangan Mandalorian ketimbang pertarungan Force tradisional.
Meski tanpa lightsaber dan Jedi, The Mandalorian and Grogu tetap membuka debut kuat di box office. Film ini meraup sekitar 102 juta dolar AS di Amerika Utara selama libur Memorial Day dan total 165 juta dolar AS secara global pada pekan pertama penayangannya.
Memang, angka tersebut menjadi pembukaan terendah untuk film Star Wars era Disney, berada di bawah Solo: A Star Wars Story. Namun laporan menyebut biaya produksi film ini jauh lebih kecil dibanding beberapa film Star Wars sebelumnya, membuat performanya tetap dianggap solid.
Keputusan menghilangkan lightsaber memunculkan spekulasi bahwa Disney ingin membawa Star Wars ke arah baru yang tidak selalu bergantung pada Jedi.
Kesuksesan serial seperti Andor dan The Mandalorian sebelumnya memang membuktikan bahwa kisah Star Wars tetap bisa menarik tanpa harus berpusat pada Force atau keluarga Skywalker.
Kini, The Mandalorian and Grogu tampaknya menjadi bukti terbesar bahwa franchise Star Wars siap berevolusi memasuki era baru.






