Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Tanggapan Dewi Lestari Mengenai Peralihan Genre pada IP Filosofi Kopi

sempat bernostalgia dengan momen pertamanya menciptakan karakter Ben & Jody.

by nuty laraswaty
January 10, 2022
in Action, Articles, Drama, Movie Articles, News, Press Release
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dewi Lestari Cinemags
Share on FacebookShare on Twitter

Keputusan Angga Dwimas Sasongko melakukan peralihan genre drama pada film Filosofi Kopi menjadi genre laga menuai perhatian publik.

Dewi Lestari pemilik IP (Intelectual Property) Filosofi Kopi, turut menyampaikan kekagumannya pada pengembangan yang secara masif dikerahkan Visinema setahun terakhir. “Saya sangat terkesan dengan sepak terjang tim Visinema melebarkan semesta Filosofi Kopi hingga seperti sekarang, turun menjadi berbagai format yang tidak pernah saya bayangkan—merchandise, webseries, sepeda, dll—ini menjadi bukti bahwa karakter dan dunia mereka berhasil diterima baik oleh masyarakat dan mereka tumbuh menjadi brand yang sukses.”

Keputusan yang Berani
Dalam wawancara eksklusif Dewi Lestari dengan Visinema, ia sempat bernostalgia dengan momen
pertamanya menciptakan karakter Ben & Jody. Dewi menerangkan, “Saya bikin Ben & Jody waktu masih
kuliah. Nama ”Jody” saya ambil dari serial film kartun ”Jody & Foderwing” yang dulu tayang di TVRI waktu
saya masih kecil. Nama ”Ben” saya pilih karena ringkas dan tegas.” Ketika kabar mengenai peralihan genre
mencuat, Dewi menyambutnya dengan antusias dan mengagumi keberanian Angga Dwimas Sasongko
sebagai sang sutradara. “Keputusan Angga menurut saya keputusan yang berani. Semua keputusan kreatif
tentunya punya risiko. Namun, saya menilai keputusan membuat film laga dapat menyuntikkan darah
segar juga ke semesta Ben & Jody.” Kecintaannya terhadap Ben & Jody membuat Dewi Lestari
memutuskan untuk mengambil andil dalam pembuatan film ini, yaitu sebagai konsultan cerita. “Dalam
Ben & Jody, saya kembali mengambil peran sebagai konsultan cerita, dan yang saya ulas dan telisik adalah
skenarionya. Saya tidak punya catatan khusus mengenai pembatasan jalan cerita atau pun genrenya.
Selama skenarionya solid, minim lubang plot, logis, dan mengalir, maka film tersebut punya kans besar
untuk menjadi film yang bagus dan memikat.” Terang Dewi lagi.

Baca Juga:  Sutradara Shazam Garap Film Horor Berjudul “A Little Slice of Hell” untuk Paramount

Bromance Chemistry Terbaik
Dewi Lestari bercerita bahwa film laga merupakan genre yang cukup diminatinya. Khususnya film Ben &
Jody, yang merangkum banyak keistimewaan. Salah satunya adalah chemistry yang terjalin antar pemain,
begitu sayang dilewatkan. “Saya penyuka banyak genre film sebetulnya, dan film laga merupakan hiburan
yang kerap saya pilih. Tentunya dengan film laga akan ada faktor lain yakni koreografi laga, kualitas
produksi dan sebagainya. Pengembangan film ini merupakan kasus langka kesuksesan IP yang mampu
bertahan dan berkembang cukup lama di industri kreatif Indonesia. Untuk semua alasan itu, film Ben &
Jody tidak boleh dilewatkan.” Tutur Dewi antusias. Penasaran bagaimana dua peracik kopi penuh karisma
tiba-tiba harus berurusan dengan komplotan penebang liar berbahaya di pedalaman?

Dewi Lestari Cinemags

Tags: Ben & JodyDewi LestariFilosofi KopiVisinema
Previous Post

Keren, Don’t Look Up Pecahkan Rekor Netflix

Next Post

Ini 4 Momen Kala Lelaki Menangis dalam Now, We Are Breaking Up

Related Posts

Serial Conan the Barbarian Sedang Dipersiapkan oleh Netflix
Action

Arnold Schwarzenegger Siap Kembali sebagai Conan di Sekuel Baru Berjudul King Conan

11/03/2026
Nintendo Ungkap Final Trailer dari The Super Mario Galaxy Movie
Anak dan keluarga

Nintendo Ungkap Final Trailer dari The Super Mario Galaxy Movie

11/03/2026
Disney Batalkan Remake Live-Action Film Animasi Klasik Robin Hood Setelah Enam Tahun Pengembangan
Anak dan keluarga

Disney Batalkan Remake Live-Action Film Animasi Klasik Robin Hood Setelah Enam Tahun Pengembangan

11/03/2026
Rambo
Action

Sylvester Stallone Dobrak Tradisi 44 Tahun Franchise Rambo Lewat Prekuel Baru

11/03/2026
Next Post
Now We Are Breaking Up

Ini 4 Momen Kala Lelaki Menangis dalam Now, We Are Breaking Up

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Trailer Perdana In the Grey Tampilkan Aksi Henry Cavill dan Jake Gyllenhaal dalam Misi Perampokan Miliaran Dolar

    Trailer Perdana In the Grey Tampilkan Aksi Henry Cavill dan Jake Gyllenhaal dalam Misi Perampokan Miliaran Dolar

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Sandra Bullock Kembali ke Layar Lebar dengan Film Baru dari Sony Pictures

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Putri Marino dan Palari Films Bagikan Ilmu Keaktoran Bareng TikTok Indonesia: “Kreator Jadi Aktor”

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Josh Duhamel Terlibat Persaingan Kocak Antar Ayah di Trailer Film Preschool

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Pesta Akbar Prime Video Umumkan 13 Film dan Serial Indonesia Terbaru

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags