Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Scott Pilgrim vs the World. Retro Review 10th Anniversary

by Paulus Ladiarsa
August 12, 2020
in Action, Articles, Barat, Drama, Fiksi Ilmiah dan Fantasi, Klasik, Movie Articles, Musik dan Musikal, Pemenang Penghargaan, Percintaan, Reviews, Streaming, Superhero, Trending
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Scott Pilgrim vs the World tepat tanggal 13 Agustus 2020 genap satu dekade sejak film adaptasi komik karya Brian Lee O’Malley ini dirilis. Dalam rentang 10 tahun, film garapan Edgar Wright ini sudah menjelma menjadi cult klasik bagi para penikmat film.

Hal ini dikarenakan film ini sarat dengan perihal absurd pun ‘ajaib’ yang bakal sulit dimaklumi dari kacamata normal siapapun. Film ini juga dikarenakan loyalitasnya yang tergolong tinggi pada sumber adaptasinya membuatnya menjadi kemasan sebuah film unik yang karena kekhasannya yang teramat kental, sulit dicari padanannya, bahkan hingga sekarang.

Sebagaimana halnya film teen flick remaja pada umumnya, Scott Pilgrim vs the World menyoroti dinamika kehidupan remaja yang kerap diwarnai problematika cinta. Di mana,  jatuh cinta, patah hati, putus cinta, persaingan untuk mendapatkan sang pujaan hati, cinta bertepuk sebelah tangan, maupun penolakan cinta merupakan aspek-aspek yang bisa dikembangkan menjadi  pondasi cerita yang menarik baik dari proses awal mula pendekatan hingga ke suka duka yang dijalani para pelakunya dan juga dampak yang timbul pada lingkungan maupun orang-orang terdekat mereka.

Melalui kisah ini kita akan diperkenalkan dengan tokoh pemuda bernama Scott Pilgrim (Michael Cera). Untuk ukuran seorang pemuda seusianya, kehidupan Scott sangatlah mengagumkan. Pasalnya pemuda kota Toronto ini satu kalipun belum pernah mengalami kesulitan memikat lawan jenisnya meski ia belum memiliki penghasilan tetap, berwajah rata-rata, dan sehari-harinya tinggal menumpang di flat milik sahabat baiknya; Wallace Wells (Kieran Culkin).

Hingga suatu ketika kehidupan pemuda yang berstatus pemetik bass dari kelompok band Sex-Bob-Omp ini berubah drastis kala ia tertarik pada Ramona Flowers (Elizabeth Winstead); gadis cantik berpenampilan unik  yang  kerap muncul dalam mimpinya. Untungnya, cinta Scott tidak bertepuk sebelah tangan karena Ramona memberi respon balik yang positif. Akan tetapi, berawal dari sinilah masalah timbul, karena untuk bisa menjadi pasangan Ramona, Scott harus terlebih dahulu mengalahkan tujuh mantan kekasih sang gadis. Belum lagi Scott sendiri sebenarnya sudah menjalin hubungan dengan penggemar fanatiknya, seorang gadis muda bernama Knives Chau (Ellen Wong) yang sangat memujanya.

Baca Juga:  Harrison Ford Resmi Kembali sebagai Indiana Jones dalam Proyek Baru Disney

Scott Pilgrim vs the World pada hakikatnya adalah sebuah drama romansa remaja. Bedanya, selaras dengan apa yang tertuang di kisah bukunya, karakter-karakter yang ada di dalamnya berisikan individu-individu yang memiliki kekuatan istimewa yang biasanya dapat ditemui pada karakter-karakter superhero.

Tidak hanya itu saja, dikarenakan daya imajinasi liar O’Malley, membuat film ini penuangan kisahnya sangatlah kaya – dengan unsur videogame, anime, rom-com, musikal rock, sitcom, film kung-fu, Bollywood, di mana sang tokoh utama tumbuh semakin kuat seiring pengalaman dan reward yang diterimanya. Dengan formula yang unik dan belum pernah diangkat sebelumnya, materi film ini makin membuatnya istimewa dibanding-film-film drama remaja lain yang ada, meski otomatis sajian filmnya yang ajaib ini tidak secara mudah dapat diterima penonton semua golongan.

Walaupun kemudian dari segi komersialnya memang terbukti tidak meraup raihan yang menggembirakan, melalui Scott Pilgrim vs the World, Edgar Wright punya pencapaian mengagumkan. Dari visual yang sangat gila, dialog-dialog yang jadi populer di kalangan anak muda Amerika, tembang-tembang Sex-Bob-ombs yang ditulis oleh Beck hingga penampilan apik komposisi pemain idaman, selain dua bintang utamanya, Michael Cera dan Mary Elizabeth Winstead, mulai dari Chris Evans (sudah menjadi Johnny “Human Torch” Storm tapi sebelum memainkan Captain America), Brie Larson sebelum menjadi aktris kaliber Oscar dan Captain Marvel, Brandon Routh setelah menjadi Superman, Anna Kendrick, Jason Schwartzman, Aubrey Plaza, Kieran Culkin, Mae Whitman dan aktor komedian Bill Hader sebagai narratornya.

Tidak hanya itu saja, Scott Pilgrim vs the World hingga sekarang diakui sebagai salah satu film adaptasi komik terbaik yang pernah dibuat. Bersanding dengan judul-judul populer lainnya, seperti Watchmen, Snowpiercer, dan film-film superhero Marvel maupun DC.

Baca Juga:  Netflix Mulai Produksi Grown Ups 3, Para Pemeran Original Dipastikan Kembali

Scott Pilgrim vs the World dapat disaksikan secara streaming di Netflix

Tags: Chris EvansComic Book AdaptationMary Elizabeth WinsteadMichael CeraNetflixScott Pilgrim
Previous Post

Ini dia 6 Tipe Saudara Berdasarkan Film dan Serial Netflix

Next Post

Bad Genius The Series: Ketika Contek Menyontek Menjadi Bahan Cerita Yang Menegangkan

Related Posts

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar
Action

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

21/08/2026
Review Insidious: Out Of The Further  – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru
Barat

Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

21/08/2026
Trailer The Terminal List Season 2 Tampilkan Chris Pratt dalam Misi Global yang Lebih Berbahaya
Action

Trailer The Terminal List Season 2 Tampilkan Chris Pratt dalam Misi Global yang Lebih Berbahaya

21/08/2026
Legends: Bintang Sons of Anarchy Reuni dalam Cerita yang Bikin Batas Fiksi dan Nyata Kabur
Action

Legends: Bintang Sons of Anarchy Reuni dalam Cerita yang Bikin Batas Fiksi dan Nyata Kabur

21/08/2026
Next Post
Bad Genius The Series: Ketika Contek Menyontek Menjadi Bahan Cerita Yang Menegangkan

Bad Genius The Series: Ketika Contek Menyontek Menjadi Bahan Cerita Yang Menegangkan

Please login to join discussion
[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Film Adaptasi Sleeping Dogs Akhirnya Mendapat Kabar Terbaru dari Simu Liu

    Film Adaptasi Sleeping Dogs Akhirnya Mendapat Kabar Terbaru dari Simu Liu

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Jason Isaacs Gabung dengan Proyek Film Netflix Kevin Hart dan Henry Cavill, Ini Detail Ceritanya

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Teaser Dune: Part Three Ungkap Ancaman Besar untuk Paul Atreides

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Tom Hanks Siap Bintangi Proyek Film Adaptasi Novel Theo of Golden

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags