Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Film The Curse of Weeping Woman

by Paulus Ladiarsa
May 10, 2019
in Movies, Reviews
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jika ranah film superhero dikuasai oleh MCU, maka di kancah film horor rasanya tidak ada yang bisa menyangkal bahwa The Conjuring Universe (TCU) adalah penguasanya. Mengawali sepak terjangnya pada tahun 2013 lewat dramatisasi aksi kisah nyata duo cenayang religius Ed dan Lorraine Warren, James Wan beserta para kolaboratornya sukses menorehkan pencapaian yang impresif dengan sajian-sajian lanjutannya.

Akibatnya mudah ditebak, walaupun jika mau dihitung sang mastermind hanya membidani dua film awalnya saja dan selebihnya ia hanya memproduseri, kepingan-kepingan TCU selalu sukses menarik animo tinggi dan nyatanya terbukti komersial, walaupun kalau mau ditelaah lebih seksama formula yang dikedepankan tidak hanya satu –dua kali diangkat dan tema jalan ceritanya tidak terlalu istimewa. Tidak terkecuali rilisan paling bungsunya, The Curse of Weeping Woman ini.  Berkisah tentang perjuangan survival menghadapi entitas jahat yang menyasar anak-anak kecil, sedikit banyak apa yang disajikan di sini mungkin akan mengingatkan para penikmat horor pada Mama, film horor garapan Andy Muschietti yang premisnya kurang lebih sama.

                Di sini, Wan kembali bertindak sebagai produser sedangkan bangku penyutradaraan diduduki oleh Michael Chaves, penata spesial efek kolaboratornya di The Conjuring universe yang kini beralih membidani film layar lebar. Adapun kisahnya, dengan setting era 1970an mengetengahkan perjuangan seorang ibu muda berprofesi sebagai petugas kesejahteraan sosial anak dalam menyelamatkan dua buah hatinya dari hantu Wanita Menangis yang mengincar mereka.

Memiliki judul asli The Curse of La Llorona dan sebelumnya sempat mengusung judul The Children, Wan sepertinya makin menyadari bahwa bumbu horor dengan unsur budaya eksotis adalah paduan pas. Apalagi formula ini terbukti cukup mumpuni saat diterapkan di kepingan Conjuring universe lainnya, yakni Annabelle Creation dan The Nun. Adapun, kali ini yang dikedepankan adalah La Llorona, yang merupakan salah satu figur urban legend paling populer sepanjang masa di daratan Amerika dan dunia (meski pada kenyataannya tidak familier di Asia dan juga tanah air –red), yang kerap diceritakan pada anak kecil agar mereka tidak berkeliaran di malam hari maupun bermain di aliran air berbahaya.

Baca Juga:  Teyonah Parris Bergabung dengan Denzel Washington dalam Film Thriller Christopher McQuarrie

              Sebagai paket horor, khas Conjuring Universe, apa yang disajikan, lumayan mampu menghibur para audiens penyuka kisah horor. Sebagaimana film horor pada umumnya, The Curse of La Llrona sangat mengandalkan rangkaian adegan jump scare yang beberapa di antaranya terbukti efektif, suara keras pintu yang berderit, dan beragam bunyi-bunyian yang ditujukan untuk mengganggu benak penontonnya. Meski, jika ditelaah lagi, sebenarnya ada aspek subplot potensial mengenai tema penyiksaan anak yang sayangnya tidak tereksplorasi akibat kualitas skrip yang ada. Akibatnya, seperti disinggung di awal paragraf ini, apa yang dikedepankan ibarat hanya sekadar menyuguhkan sajian horor hiburan semata.

Untungnya, skrip yang pada kenyataannya lemah ini dapat diakali oleh sineas Michael Chaves lewat penyajiannya, yang bisa dikatakan membuktikan kapasitasnya mengapa ia dipercaya James Wan sebagai suksesornya di The Conjuring 3. Adapun, elemen paling menarik dan kuat di sini hadir lewat perkenalan terhadap tokoh Rafael Olivera, mantan pendeta yang kemudian menjadi pengusir hantu ala Meksiko dengan ritual eksorsismenya yang unik. Melalui karakter inilah Chaves bisa menggelontorkan humor-humor lumayan segar yang mampu memancing tawa penonton. Sementara itu, sebagai ujung tombak utama, Linda Cardellini tidak tampil mengecewakan.

               Dengan durasi 90 menit, kesabaran Chaves dalam memaparkan storyline membuat pace hasil garapannya ini menjadi agak lambat. Namun, untungnya dalam mengeksekusi aura horor yang dibutuhkan, sang sineas yang merupakan ‘anak didik’ James Wan, mampu menatanya dengan lumayan impresif.

Secara general, The Curse of La Llorona memiliki seluruh amunisi untuk menjadi sebuah filmm horor yang brilian dengan tampilan sinematografi dan arahan yang apik. Sayangnya, kualitas naskah menjadi permasalahan signifikan. Meski demikian, bagi para penyuka universe The Conjuring, dan mengingat bagaimana Wan selaku otak di balik universe sinematik ini mampu menjalin keterkaitan signifikan antara kepingannya dalam metode yang jauh dari perkiraan namun tidak terasa dipaksakan, The Curse of La Llorona sayang dilewatkan begitu saja.

Baca Juga:  Sutradara Obsession Hadirkan Mama Bear, Film Horor Pendek yang Bisa Ditonton Gratis
Tags: Film HororJames WanMichael ChavesThe ConjuringThe Curse oThe Curse of La Llorona
Previous Post

Review 27 Steps of May

Next Post

Trailer dan Poster Perdana IT Chapter Two Membangkitkan Kembali Pennywise!

Related Posts

Film Baru G.I. Joe yang Dibintangi Bradley Cooper Resmi Punya Tanggal Rilis
Action

Film Baru G.I. Joe yang Dibintangi Bradley Cooper Resmi Punya Tanggal Rilis

07/11/2026
Chad Stahelski Garap Film Aksi Samurai Karōshi, Trailer Perdana Tampilkan Pertarungan Brutal
Action

Chad Stahelski Garap Film Aksi Samurai Karōshi, Trailer Perdana Tampilkan Pertarungan Brutal

07/11/2026
James Wan dan Jason Blum Perkuat Bisnis Horor dengan Nama Baru
Barat

James Wan dan Jason Blum Perkuat Bisnis Horor dengan Nama Baru

06/11/2026
Trailer The 12 Dates of Christmas Dirilis, Lucy Hale Hadapi Kencan-Kencan Paling Kacau
Barat

Trailer The 12 Dates of Christmas Dirilis, Lucy Hale Hadapi Kencan-Kencan Paling Kacau

06/11/2026
Next Post
Trailer Baru IT Chapter Two Telah Diluncurkan dan Pennywise Kembali untuk Pembalasan Berdarah

Trailer dan Poster Perdana IT Chapter Two Membangkitkan Kembali Pennywise!

Please login to join discussion
[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Chad Stahelski Garap Film Aksi Samurai Karōshi, Trailer Perdana Tampilkan Pertarungan Brutal

    Chad Stahelski Garap Film Aksi Samurai Karōshi, Trailer Perdana Tampilkan Pertarungan Brutal

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Film Baru G.I. Joe yang Dibintangi Bradley Cooper Resmi Punya Tanggal Rilis

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • It: Welcome to Derry Tunjukkan Cara Baru HBO Menjaga Minat Penonton Serial Streaming

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • James Wan dan Jason Blum Perkuat Bisnis Horor dengan Nama Baru

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Trailer The Mongoose Buktikan Liam Neeson Belum Kehabisan Aksi, Kini Jadi Buronan Paling Diburu

    509 shares
    Share 204 Tweet 127
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags