Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Pinocchio Versi Guillermo del Toro Akan Sangat Berbeda Dari yang Sebelumnya, Begini Penjelasan Sang Sutradara

by miki
August 7, 2019
in Movies, News, Uncategorized
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu impian terbesar sutradara asal Meksiko ini adalah menghadirkan cerita klasik anak-anak, Pinocchio. Usut punya usut, proyeknya telah diumumkan tahun kemarin, rencananya del Toro akan menampilkan versi stop motion animasi Pinocchio. Ia juga yang menulis, memproduseri, sekaligus menyutradarai versi terbaru dari kisah mengenai boneka yang ingin menjadi anak lelaki sungguhan ini, semua berdasarkan buku Pinocchio yang diilustrasikan Gris Grimly.

Jika Anda akrab dengan karya-karya Gris Grimly, ilustrator yang juga pernah berkolaborasi dengan Neil Gaiman (penulis The Good Omen, American Gods, Stardust) untuk buku The Dangerous Alphabet ini memiliki gaya visual ke-Tim Burton-an. Tidak seperti ilustrator buku anak pada umumnya yang bereksperimen dengan bentuk lucu serta warna colorful, Grimly seperti namanya, memiliki gaya visual yang terbilang suram bagi imajinasi anak-anak.

Hasilnya?, tentu saja Anda dapat berekspektasi Pinocchio versi del Toro nantinya akan sangat berbeda dari versi klasik animasi Diney atau versi pengarang aslinya, Carlo Collodi.

Filmnya mengambil seting di Italia pada era 1930-an, dimana negeri tersebut saat itu mengalami momen sejarah yang tengah bergejolak di bawah kuasa fasisme Benito Mussolini.

Dalam wawancara bersama Variety, del Toro menjelaskan bahwa baginya, “Pinocchio, sangat mirip dengan Frankenstein yang sama halnya seperti kanvas kosong (tabula rasa), ia mempelajari dunia sekitarnya dan bagaimana rasanya menjadi manusia. Saya sangat tertarik dengannya secara tematis – dan saya tidak ingin membocorkan spoiler mengenai apakah filmnya – it’s about something that is in all of my movies, which is choice. Itu tema yang sangat saya sukai. ”

Del Toro melanjutkan, “Saya pikir versi Collodi khususnya, sangat represif. Ini pada dasarnya adalah dongeng yang sangat brutal mengenai pembangkangan dan dosa. Dan saya pikir ketidaktaatan adalah awal dari kehendak, dan awal dari pilihan. … Saya pikir ada sesuatu yang sangat menarik tentang melihat ketidaktaatan sebagai suatu kebajikan, atau sebagai awal dari suatu kebajikan. ”

Baca Juga:  The Furious: Kandidat Film Action Terbaik Sejak The Raid

Stop-motion animasi Pinocchio baru akan tayang di Netflix pada tahun 2021.

 

Tags: Gris GrimlyGuillermo del ToroNeil GaimanPinocchio
Previous Post

6 Film Dokumenter Inspiratif Mengenai Para Seniman Ikonis

Next Post

Review Film Scary Stories to Tell in the Dark

Related Posts

Sutradara Predator Siapkan Freddy the 13th, Horor Komedi yang Siap Menghibur Keluarga
Anak dan keluarga

Sutradara Predator Siapkan Freddy the 13th, Horor Komedi yang Siap Menghibur Keluarga

24/06/2026
Tak Perlu Tunggu 2027, Film Batman Baru Siap Rilis Musim Panas 2026
Action

Batman: Knightfall Tampilkan Trailer Perdana, Kisah Paling Kelam Sang Ksatria Malam Siap Hadir!

24/06/2026
Keanu Reeves Gabung Film LEGO Baru, Siap Hadirkan Konsep Live-Action yang Belum Pernah Ada Sebelumnya
Anak dan keluarga

Keanu Reeves Gabung Film LEGO Baru, Siap Hadirkan Konsep Live-Action yang Belum Pernah Ada Sebelumnya

24/06/2026
Sutradara Supergirl Tinggalkan Dunia DC untuk Garap Homewreckers, Thriller Erotis Glen Powell
Barat

Sutradara Supergirl Tinggalkan Dunia DC untuk Garap Homewreckers, Thriller Erotis Glen Powell

24/06/2026
Next Post
Review Film Scary Stories to Tell in the Dark

Review Film Scary Stories to Tell in the Dark

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Brendan Fraser Bertemu dengan Jeff Daniels di Film Fiksi Ilmiah Starman, Kisahkan Misi Berbahaya ke Mars

    Brendan Fraser Bertemu dengan Jeff Daniels di Film Fiksi Ilmiah Starman, Kisahkan Misi Berbahaya ke Mars

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Bob Odenkirk Bintangi Remake Unik The Room, Film Kultus Terburuk yang Justru Dicintai

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Jurassic World Dominion Resmi Jadi Film Termahal Sepanjang Masa, Biayanya Tembus Rp10 Triliun!

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tim Allen Ingin Ajak Tom Hanks Bergabung di Galaxy Quest 2

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Sebelum Nonton, Kenali Dulu Ragam Kelas di Bioskop CGV

    31755 shares
    Share 12702 Tweet 7939
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags