Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Meledak ! Teori & Pendapat dari Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams

by nuty laraswaty
June 26, 2024
in Articles, Asia, Celebrity, Events, Fiksi Ilmiah dan Fantasi, Komunitas, Movie Articles, Movies, Reviews, Thriller, Trending
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Nightmares & Daydreams Hypnotized. Fachri Albar as Ali in Nightmares & Daydreams Hypnotized. Cr. Courtesy of Netflix © 2024

Nightmares & Daydreams Hypnotized. Fachri Albar as Ali in Nightmares & Daydreams Hypnotized. Cr. Courtesy of Netflix © 2024

Share on FacebookShare on Twitter

Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams

Sukses menghadirkan genre baru sci-fi supernatural, serial ini menampilkan beragam fenomena aneh dalam dunia sehari-hari yang tersaji dalam tujuh episode.

Namun pada 7 episode tersebut, timbul beragam teori , dimulai dari timeline.

Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya terkuaklah bahwa beragam teori akan timeline dan benang merah serial ini, adalah sebagaimana tergambarkan berikut ini

Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams

Apakah kalian masih punya pendapat lain?

 

Episode 6: Hypnotized.

Selain itu set lokasi yang ditampilkan juga menarik perhatian, khususnya di episode 6: Hypnotized. Disini aktor Fachri Albar,berperan sebagai Ali, harus bekerja keras untuk adegan yang penuh rintangan menggunakan sling dan set setinggi 30 meter. 

Lebih jelasnya dapat dilihat pada video ini 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Netflix Indonesia (@netflixid)

Kondisi buta warna yang dialami Ali, semacam ini hanya melihat warna sebagai hitam putih saja. Pada episode ini digambarkan ia akhirnya terpaksa menggunakan keahliannya menghipnotis orang dan momen inilah saat ia harus mengalami ujian untuk menjadi antibodi.

Pada episode ini selain harus melakukan adegan yang ekstra sulit, Fachri Albar,juga harus meyakinkan penontonnya akan kebimbangan yang harus ia jalani .

Kemudian ada beberapa pendapat pula , mengalami alasan buta warna ini yang dipilih untuk menjadi karakter yang di kedepankan.

Hal ini terkait pada pernyataan dari sutradara serial ini, Joko Anwar.

Dalam sesi preskon, ia menyampaikan bahwa ia mengangkat realita di masyarakat yang jarang tersampaikan dengan baik.

Melalui mekanisme perjalanan emosi dan naik turunnya kehidupan Ali, sutradara nampaknya ingin mengingatkan bahwa orang buta warna masih dapat berkarya.

Banyak perusahaan tidak mau memahami apa yang di alami oleh mereka yang menderita buta warna.

Baca Juga:  Tom Cruise Garap Proyek Rahasia Paramount Bersama Sutradara Wicked, Jon M. Chu

Banyak pekerjaan tidak berkaitan dengan warna malah menjadi tes buta warna sebagai syarat wajib mereka bekerja.

Kondisi yang tidak adil ini, nampaknya menjadi perhatian sutradara dan memutuskan untuk memfokuskan sifat heroik pada karakter Ali ini.

Bagi Cinemags,  episode ini termasuk salah satu yang menarik dan dapat dipuji dalam proses syuting adegan bahayanya tersebut.

Kesimpulan : Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams melalui episode 6: Hypnotized. Menohok rasa praduga tak beralasan yang biasa hinggap dalam diri manusia

Apakah ada pendapat lain? 

Joko Anwar’s Nightmares and Daydreams dapat ditonton di Netflix

 

Tags: antibodiButa WarnaFachri AlbarHypnotizedJoko Anwar’s Nightmares and Daydreamskonten netflix IndonesiaPradugaSerial Netflix
Previous Post

Review Film Algrafi Dibintangi Megan Domani & Junior Robert

Next Post

Jazz Romantis di Indonesia , Ada Di Gunung Bromo.

Related Posts

Tom Cruise Garap Proyek Rahasia Paramount Bersama Sutradara Wicked, Jon M. Chu
Barat

Tom Cruise Garap Proyek Rahasia Paramount Bersama Sutradara Wicked, Jon M. Chu

12/03/2026
Warner Bros. Discovery
Barat

Akuisisi Warner Bros. oleh Paramount Skydance Hadapi Hambatan Internasional

12/03/2026
Kathryn Hahn Resmi Jadi Mother Gothel di Remake Live-Action Tangled
Anak dan keluarga

Kathryn Hahn Resmi Jadi Mother Gothel di Remake Live-Action Tangled

12/03/2026
Serial Conan the Barbarian Sedang Dipersiapkan oleh Netflix
Action

Arnold Schwarzenegger Siap Kembali sebagai Conan di Sekuel Baru Berjudul King Conan

11/03/2026
Next Post
Jazz Romantis

Jazz Romantis di Indonesia , Ada Di Gunung Bromo.

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Serial Conan the Barbarian Sedang Dipersiapkan oleh Netflix

    Arnold Schwarzenegger Siap Kembali sebagai Conan di Sekuel Baru Berjudul King Conan

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Sylvester Stallone Dobrak Tradisi 44 Tahun Franchise Rambo Lewat Prekuel Baru

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Putri Marino dan Palari Films Bagikan Ilmu Keaktoran Bareng TikTok Indonesia: “Kreator Jadi Aktor”

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Disney Batalkan Remake Live-Action Film Animasi Klasik Robin Hood Setelah Enam Tahun Pengembangan

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Nintendo Ungkap Final Trailer dari The Super Mario Galaxy Movie

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags