Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Just Mercy: Lawan Kata Kemiskinan Bukanlah Kekayaan

by Asep Kurniawan
April 30, 2020
in Barat, Drama, Kriminal, Movies, Reviews
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bryan Stevenson (Michael B. Jordan) adalah pengacara muda berkulit hitam lulusan Harvard Law of School. Ia mendirikan ‘Equal Justice Initiative’ dengan seorang aktivis sosial, Eva Ansley (Brie Larson), untuk memberikan bantuan hukum kepada para napi tak bersalah yang mendapat vonis hukuman mati.

Salah satunya adalah Walter McMillian (Jamie Foxx), penebang kayu berkulit hitam yang dijatuhi hukuman mati setelah dituduh membunuh gadis berkulit putih, hanya berdasarkan kesaksian palsu seorang kriminal. Bryan pun berusaha membantu Walter agar bisa bebas. Itulah premis dari Just Mercy.

Film ini merupakan adaptasi dari memoar Bryan Stevenson yaitu “Just Mercy: A Story of Justice and Redemption,” diangkat dari kisah nyata dan isinya menyoroti impelementasi hukum Amerika yang rasis.

Di Alabama, kalangan kulit hitam awalnya menolak Bryan, sedangkan kaum kulit putih bukan hanya menolaknya melainkan juga menghina dan mengintimidasi. Hal ini bisa dimengerti karena di kota ini, pada tahun 1955, terjadi sebuah insiden di mana perempuan berkulit hitam Rosa Parks, menolak memberikan tempat duduknya kepada penumpang kulit putih. Keributan di dalam bus berlanjut dalam bentuk aksi mogok supir bus – tercatat dalam sejarah sebagai Montgomery Bus Boycott – dan protes terhadap rasisme yang meluas ke lingkup nasional.

Di beberapa adegan yang sangat mengaduk emosi, Michael tampil terlalu elegan dan terkontrol. Bisa jadi karakter Bryan di dunia nyata memang seperti itu karena sebelum syuting, Michael mempelajari cara bicara dan bahasa tubuh Bryan. Dan usaha Michael membuahkan hasil, di mana sosok asli yang ia perankan memberikan respon positif. “Michael berhasil menunjukkan betapa tak nyamannya saya saat digeledah polisi,” puji Bryan Stevenson. “Ia juga tertekan saat syuting tentang pengadilan terakhir…ia sangat menghayati perannya, dan itu membuat saya melakukan kilas balik,” lanjutnya.

Baca Juga:  Netflix Gandeng David Fincher Lagi, Rilis Game Horor Interaktif Unhinged yang Ubah Cara Bermain di Layanan Streaming

Akting cemerlang lainnya ditunjukkan oleh Rob Morgan. Aktor dengan tubuh setinggi 183 cm ini memerankan Herbert Richardson, napi yang mengalami trauma perang. Kegelisahannya saat menunggu giliran hukuman mati, dan rasa takutnya ketika duduk di kursi listrik, patut diberi acungan jempol.

Walau masuk dalam kategori legal movies, adegan di ruang pengadilan jarang dimunculkan. Tapi dalam kemunculannya yang jarang itu, detil adegannya terekam dengan baik. Misalnya, saksi palsu yang merasa takut mengakui kebohongannya karena terus-menerus ditatap seorang polisi. Bryan lalu bergeser, berdiri di tempat yang menghalangi pandangan polisi itu, sehingga saksi merasa bebas bicara. Jammie Foxx, pemeran Walter yang meraih Oscar sebagai aktor terbaik pada 2005, bahkan kerap berkomunikasi hanya lewat tatapan mata.

Just Mercy merekam ketidakadilan, ketimpangan sosial, dan rasisme yang begitu mendarah daging dalam kehidupan warga. Alabama (di kala itu) memang sarat dengan prasangka, dan bayi berkulit hitam lahir dengan stigma “You’re guilty from the day you’re born.” Banyak adegan emosional karena film ini menyampaikan trauma yang ditimbulkan oleh rasisme, dan hancurnya hidup karena keadilan yang tidak hadir. “Di Amerika, lebih baik orang menjadi kaya tapi bersalah daripada miskin tapi tidak bersalah,” tutur Bryan.

Walau disebut legal drama, Just Mercy bergerak bukan hanya di tataran hukum, melainkan juga masuk ke wilayah personal korban. Ada istri yang kendati dikhianati tapi tak rela suaminya jadi korban ketidakadilan; pengacara dari universitas nomor satu dunia yang nyaris disodomi polisi; hingga napi yang dihukum mati bukan karena ia berbuat salah, tapi karena ia lahir dalam warna kulit yang tidak disukai penguasa.

Bryan, di akhir film, merangkum itu semua dengan baik. “Lawan kata kemiskinan bukanlah kekayaan,” tuturnya. “Lawan kata kemiskinan adalah keadilan.” [Meicky Shoreamanis Panggabean]

Baca Juga:  Trailer Mutiny Mengungkap Misi Tergelap Jason Statham yang Penuh Darah dan Konspirasi
Tags: Brie LarsonBryan StevensonEqual Justice InitiativeEva AnsleyHarvard Law of SchoolJamie FoxxJust MercyJust Mercy: A Story of Justice and RedemptionMichael B. JordanMontgomery Bus BoycottRob MorganRosa ParksWalter McMillian
Previous Post

Panggilan Suara dan Video di WhatsApp Sekarang Bisa Hingga Delapan Partisipan

Next Post

Regal Cinemas Ikuti Jejak AMC Memboikot Universal

Related Posts

Kabar Duka! Sam Neill, Pemeran Dr. Alan Grant di Jurassic Park, Meninggal Dunia
Barat

Kabar Duka! Sam Neill, Pemeran Dr. Alan Grant di Jurassic Park, Meninggal Dunia

14/07/2026
Elle Fanning dan Julianne Moore Bintangi Film Biopik Penulis Legendaris Margaret Wise Brown
Barat

Elle Fanning dan Julianne Moore Bintangi Film Biopik Penulis Legendaris Margaret Wise Brown

14/07/2026
Full Trailer Perdana Digger Tampilkan Transformasi Tom Cruise yang Nyaris Tak Dikenali, Misi Selamatkan Dunia Dimulai
Barat

Full Trailer Perdana Digger Tampilkan Transformasi Tom Cruise yang Nyaris Tak Dikenali, Misi Selamatkan Dunia Dimulai

14/07/2026
Trailer Above & Below: Teror Hiu Putih dan Kartel Narkoba dalam Thriller Penuh Ketegangan
Action

Trailer Above & Below: Teror Hiu Putih dan Kartel Narkoba dalam Thriller Penuh Ketegangan

13/07/2026
Next Post
Regal Cinemas Ikuti Jejak AMC Memboikot Universal

Regal Cinemas Ikuti Jejak AMC Memboikot Universal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Trailer Above & Below: Teror Hiu Putih dan Kartel Narkoba dalam Thriller Penuh Ketegangan

    Trailer Above & Below: Teror Hiu Putih dan Kartel Narkoba dalam Thriller Penuh Ketegangan

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Ryan Reynolds Gandeng Disney+ Adaptasi Franchise Novel Terlaris Spy School Jadi Serial TV

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Sutradara Avengers: Doomsday Siapkan Remake Free Willy untuk Warner Bros.

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Full Trailer Perdana Digger Tampilkan Transformasi Tom Cruise yang Nyaris Tak Dikenali, Misi Selamatkan Dunia Dimulai

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Michael Bay dan David Lowery Siapkan Adaptasi Horor The Fisherman yang Penuh Misteri

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags