Beberapa waktu lalu, Johnny Depp dikabarkan telah resmi bergabung dalam proyek film ambisius berjudul The Master and Margarita, adaptasi berbahasa Inggris pertama dari novel klasik karya Mikhail Bulgakov yang terbit pada 1967. Aktor peraih nominasi Oscar tersebut tidak hanya akan membintangi film ini, tetapi juga terlibat sebagai produser melalui perusahaan produksinya, IN.2 Film. Proses produksi dijadwalkan dimulai pada tahun 2026.
Menurut laporan Variety, proyek ini menjadi salah satu adaptasi paling dinantikan, mengingat reputasi novel The Master and Margarita sebagai karya sastra legendaris yang sarat satire, filosofi, dan kritik sosial. Hingga saat ini, film tersebut belum memiliki sutradara maupun tanggal rilis resmi, namun jajaran produser yang terlibat menunjukkan keseriusan proyek ini untuk menjadi film berskala besar.
Film The Master and Margarita akan berlatar di beberapa periode waktu sekaligus. Cerita utamanya berlangsung di Moskow pada era 1930-an, ketika iblis muncul kembali ke dunia manusia bersama seekor kucing yang bisa berbicara, menebar kekacauan di tengah masyarakat yang korup. Alur cerita lainnya membawa penonton ke Yerusalem pada masa Pontius Pilatus, sementara kisah ketiga berfokus pada seorang penulis yang tertindas oleh sistem totalitarian dan kekasihnya, Margarita, yang rela melakukan apa pun demi menyelamatkannya.
Dengan pendekatan fantasi gelap dan humor satir, film ini mengeksplorasi tema cinta, kebebasan berekspresi, serta pertarungan abadi antara kebaikan dan kejahatan. Novel aslinya dikenal sebagai karya yang berani, imajinatif, dan tetap relevan hingga saat ini, menjadikannya tantangan sekaligus peluang besar bagi adaptasi layar lebarnya.
Selain The Master and Margarita, Johnny Depp juga telah menyiapkan sejumlah proyek besar lainnya. Ia akan tampil dalam film fantasi Ebenezer: A Christmas Carol garapan Ti West, serta thriller Day Drinker arahan Marc Webb, yang akan mempertemukannya kembali dengan lawan mainnya di Pirates of the Caribbean, Penélope Cruz.
Dengan keterlibatan Depp dan materi sumber yang kuat, The Master and Margarita berpotensi menjadi salah satu adaptasi sastra paling menarik dalam beberapa tahun ke depan, terutama bagi penonton global yang belum pernah menikmati kisah ini dalam versi berbahasa Inggris.






