Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Film West Side Story menurut Steven Spielberg

by nuty laraswaty
December 8, 2021
in Articles, Barat, Featured, Klasik, Movie Articles, Musik dan Musikal, News
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Film West Side Story telah diadaptasi untuk layar dari pertunjukan Broadway 1957 yang asli. Film ini dikoreografi asli oleh Jerome Robbins, berdasarkan sandiwara panggung, buku oleh Arthur Laurents, musik oleh
Lenard Bernstein, lirik oleh Stephen Sondheim, drama yang disusun, disutradarai dan dikoreografi oleh Jerome
Robbins, lirik oleh Stephen Sondheim, musik oleh Leonard Bernstein.

West Side Story Steven Spielberg

Film ini bagi Steven Spielberg membawa beban tersendiri bahkan cenderung menakutkan. Sebagaimana dikutip 

“… Sangat menakutkan untuk mengambil sebuah mahakarya dan membuatnya melalui sudut pandang  yang berbeda  tanpa mengorbankan integritas dari apa yang umumnya dianggap sebagai musik terbesar yang pernah ada ditulis untuk teater. Tetapi saya percaya bahwa kisah-kisah hebat harus diceritakan berulang-ulang, …. “Saya suka film asli yang dibuat oleh Robert Wise dengan Jerome Robbins dan Walter Mirsch, yang menghasilkan ‘West Side Story’ [1961], … Tetapi semua orang yang terlibat memasuki proyek ini dengan cinta dan rasa hormat yang luar biasa, dengan rasa hormat untuk pencipta legendarisnya. Tapi kami juga tahu kami harus membuat film untuk zaman kami dan membuatnya dengan pemahaman kontemporer dan dengan nilai-nilai kontemporer yang kita anut… “

Musikal “West Side Story” lebih dari sekadar film klasik dan merupakan sebuah produksi Broadway yang bersejarah. Ini adalah simbol budaya Amerika, dicintai oleh publik internasional yang luas; sejak ditampilkan di Broadway pada tahun 1957, telah terus dihidupkan kembali baik secara profesional maupun dalam produksi amatir di negara di seluruh dunia.

Spielberg menekankan, “Di teater, ‘West Side Story’ telah ditampilkan di seluruh dunia, dari sekolah menengah hingga teater komunitas hingga kebangkitan Broadway. Bagian dari kekuatannya adalah kemampuannya untuk ditata ulang dan ditata ulang.”

Baca Juga:  Fox News Digugat Warner Bros. Soal The Vow, Acara Baru Chris Harrison yang Disebut Mirip The Bachelor

“Ibuku memainkan piano, dan musik adalah cinta yang besar dari kedua orang tuaku,” kata Spielberg.
“Saya dan saudara perempuan saya tumbuh dengan mendengarkan repertoar ibu saya: Schuman, Beethoven, Brahms, Chopin dan Shostakovich. Saya pikir itu adalah kecintaannya pada musik, dikombinasikan dengan selera saya yang tak terpuaskan untuk memahami segala sesuatu tentang film dan pembuatan film, yang membuat saya mulai mengumpulkan album soundtrack film ketika saya masih muda, sekitar sepuluh atau sebelas tahun. Saya tidak yakin siapa yang mendapatkan album soundtrack untuk ‘West Side Story,’ atau jika orang tua saya sudah membeli album penampilan di Broadway sebelum film itu dirilis, tetapi saya tahu saya menyukainya saat pertama kali mendengarkannya.

“Sebagai seorang anak saya bisa menyanyikan setiap lagunya dengan hati – dan saya menyanyikannya, saat makan malam, sampai saya menghabiskan kesabaran semua orang di keluarga saya.  Saya tidak tahu bagaimana tepatnya, tetapi itu selalu terbawa pada diri saya , hingga pada akhirnya saya akan menemukan cara untuk mengerjakan ‘West Side Story.’”

Pada saat keinginan Spielberg untuk menampilkan kembali “West Side Story” timbul dan makin menguat, dia  mulai membahas kolaborasi dengan salah satu kolaborator lamanya, pemenang Hadiah Pulitzer Tony Kushner, untuk menulis skenario. Kushner telah menulis naskah untuk dua karya Spielberg hits sebelumnya, “Munich” dan “Lincoln.”

Tony Kusher pun menyampaikan bahwa ia mengetahui bahwa Spielberg ingin sekali membuat film West Side Story dan ia tersentuh oleh betapa banyak perjuangan  yang dirasakan oleh dirinya dan Spielberg mengeksplorasi dalam cara yang baik, dikarenakan film ini mengandung muatan rasisme, xenofobia, warisan kolonialisme, efek kemiskinan, kejahatan yang mengkatalisasi penciptaan musik, dan lain-lain. Hingga akhirnya Spielberg merasa waktunya tepat untuk membuat ‘West Side Story’ versi baru ke layar lebar.

Baca Juga:  Werwulf Punya Game Rahasia yang Bisa Membawa Fans Mendapat Hadiah Misterius

west side story

Film West Side Story hadir di bioskop Indonesia mulai hari ini tanggal 8 Desember 2021 dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Catatan

“West Side Story” berlatar di lingkungan yang terletak di Upper West Side, sebuah lingkungan multi ras yang terdiri dari pekerja buruh. Pada awal 1950-an, daerah tersebut akan diratakan untuk pembangunan Lincoln Center for the Performing Arts, Universitas Fordham, dan proyek lainnya.

Cerita ini mengeksplorasi persaingan antara Jets dan Shark, dua geng remaja jalanan dari ras yang berbeda. Kedua kelompok ini mengalami perjalanan penuh emosi dalam memperebutkan teritori yang akan hilang.

Cerita juga semakin rumit ketika Tony, mantan anggota Jets dan sahabat sang pemimpin geng, Riff, jatuh cinta dengan Maria, saudara perempuan Bernardo, pemimpin Sharks.

Cerita yang bertemakan masalah sosial antar ras inilah yang menjadikan “West Side Story” sebuah drama musikal yang legendaris.

Diciptakan oleh empat talenta legendaris, sutradara dan koreografer Jerome Robbins, komposer Leonard Bernstein, penulis lirik Stephen Sondheim dan penulis drama Arthur Laurents – “West Side Story” ditayangkan perdana di Broadway pada 26 September 1957 di Winter Garden Theatre dan telah ditampilkan dalam 732 pertunjukan.

Drama musikal “West Side Story” tidak hanya sebuah cerita klasik, tetapi juga merupakan produksi Broadway bersejarah dan simbol budaya Amerika yang dicintai oleh masyarakat internasional. Sebelumnya, “West Side Story” sudah pernah diadaptasi menjadi film pada tahun 1961 oleh Robert Wise dan Jerome Robbins, yang menjadikannya sebuah fenomena budaya, di mana film tersebut memenangkan sepuluh Academy Award®.

Tags: Steven SpielbergTony KushnerWest Side Story
Previous Post

Serial WeTV Original Dikta dan Hukum

Next Post

Dave Bautista Akan Membintangi Film Terbaru M. Night Shyamalan, Knock at the Cabin

Related Posts

Barat

Jeffrey Dollmer Hadirkan Jeffrey Dahmer sebagai Boneka Pembunuh dalam Trailer Terbaru

06/10/2026
The SCP Foundation Siap Jadi Film Horor Antologi dari NEON, Saingi Tren Backrooms
Barat

The SCP Foundation Siap Jadi Film Horor Antologi dari NEON, Saingi Tren Backrooms

06/10/2026
Jurassic World Rebirth
Action

J.A. Bayona Dikabarkan Kembali Sutradarai Film Jurassic World Terbaru

06/10/2026
The Batman Part II
Action

Proyek The Batman Part II Mendadak Hentikan Syuting! Matt Reeves Tinggalkan Produksi

06/10/2026
Next Post
dave bautista

Dave Bautista Akan Membintangi Film Terbaru M. Night Shyamalan, Knock at the Cabin

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Portrait of God: Film Horor Viral YouTube Resmi Diangkat ke Layar Lebar oleh Jordan Peele dan Sam Raimi

    Portrait of God: Film Horor Viral YouTube Resmi Diangkat ke Layar Lebar oleh Jordan Peele dan Sam Raimi

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Bradley Cooper Jadi Duke di Film G.I. Joe Terbaru Garapan Danny McBride

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Sepuluh Serial Televisi yang Banyak Mengandung Konten Seksual

    5824 shares
    Share 2330 Tweet 1456
  • Fox News Digugat Warner Bros. Soal The Vow, Acara Baru Chris Harrison yang Disebut Mirip The Bachelor

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Proyek The Batman Part II Mendadak Hentikan Syuting! Matt Reeves Tinggalkan Produksi

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags