Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Busan International Film Festival 2021, tayangkan 4 film Indonesia

by nuty laraswaty
September 15, 2021
in Events, Featured, Movie Articles, News, Trending
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Busan International Film Festival 2021 kembali hadir. Kali ini Busan International Film Festival kembali mengumumkan seleksinya, dan empat film Indonesia terseleksi masuk ke dalamnya.

Tiga film ini akan ditayangkan di Busan International Film Festival (BIFF), yang digelar di Busan, Korea Selatan pada 6-15 Oktober 2021.

Ketiga film itu adalah Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas; Yuni; dan film pendek Laut Memanggilku.

Seperti Dendam Rindu
Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas adalah sebuah film adaptasi novel Eka Kurniawan yang disutradarai oleh Edwin dan sebelumnya telah berhasil meraih Golden Leopard di Locarno International Film Festival Agustus lalu.

yuni Kamila andini

Yuni adalah karya sutradara Kamila Andini, dan film ini telah terpilih untuk berkompetisi di Toronto International Film Festival yang diadakan September ini.

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas dan Yuni terseleksi masuk ke program A Window on Asian Cinema. Sementara film pendek Laut Memanggilku adalah besutan Tumpal Tampubolon, yang terseleksi masuk ke
kompetisi film pendek di BIFF dalam program Wide Angle.

Bagi Laut Memanggilku, BIFF akan menjadi world premiere.

Laut Memanggilku
“Saya selalu mencari-cari alasan untuk bisa kembali ke Busan International Film Festival yang sudah saya anggap sebagai ‘rumah’ untuk saya. Jadi, senang sekali tahun ini Yuni bisa Asian Premiere di Busan,” tutur Ifa Isfansyah, produser dari film Yuni.

Produser Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas memiliki nostalgia yang sama,
“Busan akan selalu menempati tempat yang spesial karena film pertama kami, Babi Buta Yang Ingin Terbang, 2008, sutradara Edwin dan saya sebagai produser, berkompetisi dalam program New Currents, sebuah program kompetisi untuk film pertama dan kedua yang didedikasikan untuk new discovery sutradara-sutradara muda Asia,” tutur Meiske Taurisia.

Baca Juga:  Badan Perfilman Indonesia Umumkan Susunan Pengurus 2026-2030, Siap Perkuat Ekosistem Film Nasional

Nada serupa juga disampaikan oleh Mandy Marahimin, produser film pendek Laut Memanggilku, “Busan International Film Festival adalah sebuah festival film yang secara konsisten mendukung film-film Asia, dan kami merasa bangga bisa terpilih untuk berkompetisi di sana.”

Ketiga film ini secara bersama menampilkan kisah manusia Indonesia walau masing-masing menuturkannya dengan latar belakang (dan waktu) yang berbeda.

Laut Memanggilku bertutur tentang kerinduan seorang anak kecil, Yuni bicara tentang mimpi dan batasan yang
dialami perempuan di Indonesia, sementara Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas bercerita tentang toxic masculinity dan budaya pop.

“Bisakah saya membuat film yang mendefinisikan ulang dampak dari budaya populer sambil juga mengkritik ide toxic masculinity? Saya selalu mempertanyakan di mana tempat bagi para manusia sensitif di Indonesia, yang mengagungkan machismo dan kerap menggunakan ‘bahasa kekerasan’ sebagai ekspresi kesehariannya,” Edwin menjelaskan motivasinya menyutradarai film ini.

Bagi Kamila Andini, “Yuni terinspirasi dari salah satu puisi terkenal karya Sapardi Djoko Damono berjudul ‘Hujan di Bulan Juni’. Hujan yang jatuh di musim yang tidak tepat. Saya membangun karakter Yuni sebagai seorang remaja yang dipaksa untuk dewasa tidak pada waktunya. Seorang remaja yang penuh mimpi, dengan media sosial saat ini yang menunjukkan dunia ada di genggamannya, tetapi yang harus dipikirkannya adalah menghadapi lamaran dan menikah. Saya mendengar begitu banyak cerita tentang gadis remaja yang punya potensi dan prestasi tapi harus gagal karena pernikahan, dan saya merasa perlu untuk membicarakan isu ini.”

Sementara bagi Tumpal, “Film ini lahir dari rasa kehilangan akan hal-hal sederhana yang telah dirampas dari kita oleh pandemi ini; jabat erat, rangkulan, pelukan, ciuman. Melalui film ini saya memikirkan ulang makna dari sentuhan, bagaimana selama ini sentuhan dari orang-orang dan makhluk hidup lainnya, telah membentuk, merawat, mengobati, dan menemani saya. Saya belajar bahwa saya tidak sendirian,” ujarnya tentang inspirasi dari Laut Memanggilku.

Baca Juga:  Guy Ritchie Kembali dengan In The Grey, Film Aksi Ambisius Bertabur Bintang Siap Tayang Mei 2026

Tahun ini ada empat film Indonesia yang akan diputar di Busan. “Tidak ada yang lebih menyenangkan selain merayakan ini bersama teman-teman pembuat film di Indonesia. Kebahagiaan tersendiri justru di masa krisis ini banyak film Indonesia memperoleh pencapaian yang membanggakan,” ujar Ifa.

Selain ketiga film ini ada juga film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja yang sebelumnya telah diumumkan terseleksi masuk ke Busan International Film Festival program New Currents.

Film Penyalin Cahaya menjadi wakil film Indonesia ketiga yang lolos setelah Edwin (Babi Buta Yang Ingin Terbang) pada 2008 dan Kamila Andini (The Mirror Never Lies) pada 2011 berkompetisi di program yang sama.

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas diperkirakan akan tayang di bioskop-bioskop di Indonesia pada akhir 2021, sementara Yuni direncanakan akan tayang pada 2022. (cinemags)

Tags: Busan International Film Festival 2021Laut MemanggilkuPenyalin CahayaRindu Harus Dibayar Tuntasseperti dendamYuni
Previous Post

What’s on VIU minggu ini di twitter

Next Post

Film Black Widow dipastikan tayang di bioskop-bioskop Indonesia

Related Posts

Final Trailer Minions & Monsters Dirilis, Kekacauan Siap Guncang Hollywood
Anak dan keluarga

Final Trailer Minions & Monsters Dirilis, Kekacauan Siap Guncang Hollywood

09/05/2026
Teaser Trailer Elle Resmi Dirilis, Prekuel Legally Blonde Tampilkan Masa Remaja Elle Woods
Barat

Teaser Trailer Elle Resmi Dirilis, Prekuel Legally Blonde Tampilkan Masa Remaja Elle Woods

08/05/2026
Scarlett Johansson Bintangi Film Baru Ari Aster “Scapegoat”, Proyek Misterius A24 yang Bikin Penasaran
Barat

Scarlett Johansson Bintangi Film Baru Ari Aster “Scapegoat”, Proyek Misterius A24 yang Bikin Penasaran

08/05/2026
Charlize Theron Siapkan Film Aksi Baru Six Clean Kills, Reuni dengan Sutradara Apex
Action

Charlize Theron Siapkan Film Aksi Baru Six Clean Kills, Reuni dengan Sutradara Apex

08/05/2026
Next Post
Black Widow cinemags

Film Black Widow dipastikan tayang di bioskop-bioskop Indonesia

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Final Trailer Minions & Monsters Dirilis, Kekacauan Siap Guncang Hollywood

    Final Trailer Minions & Monsters Dirilis, Kekacauan Siap Guncang Hollywood

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Sebelum Nonton, Kenali Dulu Ragam Kelas di Bioskop CGV

    31685 shares
    Share 12674 Tweet 7921
  • Teaser Trailer Elle Resmi Dirilis, Prekuel Legally Blonde Tampilkan Masa Remaja Elle Woods

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Film Baru Planet of the Apes Siap Digarap, Sutradara MCU Siapkan Cerita Orisinal Baru

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Scarlett Johansson Bintangi Film Baru Ari Aster “Scapegoat”, Proyek Misterius A24 yang Bikin Penasaran

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags