Film live-action Call of Duty produksi Paramount Pictures mulai menarik perhatian setelah sutradara Peter Berg mengungkapkan pendekatan yang akan digunakannya. Alih-alih sekadar menyalin permainan ke layar lebar, Berg ingin menghadirkan film perang yang berfokus pada manusia dengan segala kompleksitasnya.
Dalam wawancara dengan ComicBook.com, Berg menegaskan bahwa film Call of Duty akan mengangkat kisah manusia yang rumit di tengah peperangan. Ia ingin mempertahankan tema dan semangat dunia game tersebut tanpa memperlakukan karakter-karakternya seperti tokoh kartun atau komik.
Pendekatan ini menjadi penting karena Call of Duty merupakan franchise game populer dengan basis penggemar yang besar. Banyak pemain tentu berharap filmnya menampilkan karakter ikonis, misi terkenal, serta lokasi yang sudah mereka kenal. Namun, menyalin seluruh elemen permainan secara langsung belum tentu menghasilkan cerita yang efektif untuk film.
Adaptasi seperti Warcraft dan Assassin’s Creed kerap menjadi contoh film yang kesulitan menyeimbangkan kebutuhan penonton umum dengan banyaknya informasi dari dunia game. Ketika terlalu banyak lore dimasukkan, pengembangan cerita dan karakter berisiko kehilangan fokus.
Sebaliknya, pendekatan yang lebih bebas dapat memberikan ruang bagi pembuat film untuk menghadirkan cerita baru tanpa menghilangkan identitas sumbernya. Film Resident Evil garapan Zach Cregger menjadi contoh pendekatan tersebut dalam artikel sumber, dengan cerita mandiri yang tetap berada di semesta game.
Berg sendiri memiliki pengalaman menggarap film bertema militer, termasuk Lone Survivor dan The Mosquito Bowl. Pengalaman itu dapat menjadi bekal untuk menggambarkan bukan hanya aksi di medan perang, tetapi juga tekanan psikologis dan konsekuensi emosional yang dialami para prajurit.
Pada akhirnya, tantangan terbesar Call of Duty adalah memenuhi harapan penggemar sekaligus membangun film yang menarik bagi penonton awam. Jika Berg mampu menyeimbangkan aksi intens, karakter yang kuat, dan cerita yang berdiri sendiri, adaptasi ini berpeluang menawarkan pengalaman sinematik yang berbeda dari sekadar permainan yang dipindahkan ke layar lebar.






