Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Seputar film The Medium : pencapaian, interview Banjong Pisanthanakun -Narilya Gulmongkolpech & reaksi

by nuty laraswaty
November 12, 2021
in Articles, Events, Interview, Komunitas, Movie Articles, News
Reading Time: 6 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Penonton bioskop di Indonesia, siapa lah yang tak mengenal judul film The Medium, karya sutradara Banjong Pisanthanakun , yang dikenal akan filmnya The Wailing.

Dengan keberhasilan The Wailing beberapa tahun silam pun, sebenarnya nama sutradara ini, telah menarik perhatian para pencinta film Thailand. Hal ini sebagaimana diamati oleh Cinemags, bahwa sebelum film ini tayang regular 20 Oktober , sudah banyak penonton yang menanyakan kapan film ini tayang , hingga ternyata saat film ini tayang animonya sangat tinggi.

Cinemags sendiripun dalam artikel reviewnya beberapa waktu lampau , telah menyampaikan  ” … The Medium tidak ubahnya gambaran ideal supremasi film horor Asia …”

Terpantau pula bahwa hingga kini, film ini telah termasuk kategori film horor  terlaris , sebagaimana termuat pada akun instagram berikut ini

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by CBI Pictures (@cbipictures)

Hal ini pulalah yang mendasari, telah dibuatnya media interview online dengan sutradara Banjong Pisanthanakun beserta pemeran Mink yaitu Narilya Gulmongkolpech pada tanggal 10 November 2021 lampau

Banjong Pisantanakun

Sesi interview ini berlangsung cepat, dan banyak sekali media yang mengikuti , bahkan terkesan berebut-rebutan mengisi kolom chat , untuk mengajukan pertanyaan, yang walaupun diajukan dalam Bahasa Indonesia, lalu kemudian ditranslate menjadi Bahasa Thailand.

Proses penerjemahan ini berlangsung cukup memakan waktu, maka dengan waktu terbatas sehingga mau tak mau seluruh media yang hadir mendapatkan rangkuman dari keseluruhan pertanyaan.

Menjawab pertanyaan Cinemags mengenai mengapa memilih jalur pendekatan dokumenter dan apakah ada perbedaan penanganan untuk pemain dan orang umum, dijawab oleh Banjong Pisanthanakun bahwa ia mengerjakan The Medium secara bertahap dan ia juga memperhatikan kondisi sekitar pembuatan film ini, jika ada yang perlu dirubah, maka ia dengan cepat akan melakukannya. Jadi dapat dikatakan ia, sangatlah adaptif dengan kondisi sekitarnya.

Baca Juga:  Bintang House of the Dragon Resmi Jadi Joker Baru di Batman: Caped Crusader Season 2

Adapun Narilya Gulmongkolpech menyampaikan bahwa ia memerankan karakter ini dengan mempelajari dan memperhatikan peristiwa-peristiwa semacam ini, dan ia mencoba melebur dalam prespektifnya. Ia juga menyampaikan akting tersulit adalah saat ia harus menyampaikan kepada penonton, saat Mink kesurupan. Ia harus secara tepat menyampaikan hal tersebut, agar penonton percaya.

Sayangnya karena keterbatasan waktu itu pulalah, pertanyaan dari teman-teman komunitas , tidak dapat disampaikan , namun pada intinya, yang dapat dirangkum untuk komunitas adalah  :

 

  • Narilya berlatih maksimal agar dapat memerankan karakter Mink dengan baik melalui video yang diperlihatkan oleh sutradara sebagai gambaran dan bagaimana ia diharapkan mampu memerankan karakter tersebut.
  • Tidak ada masalah dramatisasi , karena film ini tidak menghakimi, jadi lebih menitik beratkan kepada kepercayaan
  • Banjong Pisanthanakun setiap kali mengerjakan suatu projek, selalu mencari tantangan baru. Untuk persiapan biasanya memerlukan waktu 2 hingga 3 tahun. Ia tak mampu memprediksi hasilnya, namun ia akan membuat yang terbaik.
  • Untuk sekuel, nampaknya susah untuk dibuat karena banyak hal yang tidak dijelaskan supaya penonton dapat memberikan penyelesaian ala mereka sendiri.   Intinya akhir film ini memang dibuat menggantung , agar penonton dapat memberikan prediksinya sendiri.
  • Ada kemungkinan untuk prekuel, namun ini masih dalam tahap pemikiran, belum difinalisasi.

 

Menarik pula adalah pertanyaan dari salah satu media yang mempertanyakan , apakah Banjong Pisanthanakun pernah menonton film horor Indonesia , dan langsung dijawab dengan semangat bahwa ia telah menonton film Impetigore  , judul internasional dari Perempuan Tanah Jahanam , dan betapa ia mengharapkan ke depannya akan dapat bekerja sama.

Bak gayung bersambut, Joko Anwar pun menanggapi melalui media sosialnya dan menjawab  ” …Hell YEAHH!! Looking forward to cook something together with my friend/idol! …”

Sontak tanggapan ini menimbulkan banyak reaksi positif dari netizen dan fans Joko Anwar, rata-rata mereka sangat berharap agar kolaborasi ini benar-benar terjadi.

Baca Juga:  Trailer Baru The Texas Chain Saw Massacre Sambut Kembalinya Film Horor Klasik ke Bioskop

Menarik untuk dikutip adalah komentar dari akun twitter @aiggoooo , yang menyatakan

” …

@jokoanwar
Ritual di The Medium dikolaborasi sama Ritual Perdukunan Indonesia, wah epic  … “
Ini sejalan dengan komentar Banjong Pisanthanakun pula bahwa jika terjadi kolaborasi, maka filmnya akan menjadi sangat kuat, hard core dan bakalan seru.
Kalian termasuk yang berharap kolaborasi ini terjadi atau tidak terjadi?
Saat ini The Medium masih ditayangkan di beberapa bioskop, antara lain CGV , di tengah pemutaran film-film dari Barat dan tentunya Indonesia. Jadi jangan sampai terlewatkan, segera tonton salah satu karya horor modern yang brilian ini
Tags: Banjong PisanthanakunCGVImpetigoreJoko AnwarNarilya GulmongkolpechThe Medium
Previous Post

Tengok dulu teaser Film Galang

Next Post

Bedah Karier Jang Ki Yong, Bintang Now We Are Breaking Up

Related Posts

Stephen King dan Sam Raimi Akhirnya Bersatu Garap Film Horor Baru
Barat

Stephen King dan Sam Raimi Akhirnya Bersatu Garap Film Horor Baru

03/08/2026
Netflix Tersandung Gugatan Hukum Akibat Hilangnya Film Nicolas Cage
Barat

Netflix Tersandung Gugatan Hukum Akibat Hilangnya Film Nicolas Cage

03/08/2026
Marvel Rekrut Samara Weaving untuk Peran Emma Frost di Film X-Men
Action

Marvel Rekrut Samara Weaving untuk Peran Emma Frost di Film X-Men

01/08/2026
The Odyssey Pecahkan Rekor Box Office, Lampaui Avengers hingga Spider-Man
Action

The Odyssey Pecahkan Rekor Box Office, Lampaui Avengers hingga Spider-Man

31/07/2026
Next Post
Jang Ki Yong

Bedah Karier Jang Ki Yong, Bintang Now We Are Breaking Up

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • The Odyssey Pecahkan Rekor Box Office, Lampaui Avengers hingga Spider-Man

    The Odyssey Pecahkan Rekor Box Office, Lampaui Avengers hingga Spider-Man

    424 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Marvel Rekrut Samara Weaving untuk Peran Emma Frost di Film X-Men

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Sebelum Nonton, Kenali Dulu Ragam Kelas di Bioskop CGV

    31920 shares
    Share 12768 Tweet 7980
  • Netflix Tersandung Gugatan Hukum Akibat Hilangnya Film Nicolas Cage

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Olivia Colman dan Alexander Skarsgård Jalani Romansa Aneh di Trailer Wicker

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags