Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Petualangan seru Disney’s “Raya and the Last Dragon” sudah dapat ditonton di bioskop

by nuty laraswaty
March 3, 2021
in Anak dan Keluarga, Animasi, Articles, Asia, Featured, Komunitas, Movie Articles, Movies
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Walt Disney Animation Studios mempersembahkan film animasi pertama yang terinspirasi dari budaya Asia Tenggara, Disney’s “Raya and the Last Dragon”. Berlatar sebuah negeri fantasi bernama Kumandra yang terinspirasi dari keanekaragaman budaya Asia Tenggara, termasuk Indonesia, para penonton diajak untuk berpetualang bersama seorang pendekar tangguh bernama Raya. Disney’s “Raya and the Last Dragon” dibintangi oleh Kelly Marie Tran sebagai pengisi suara Raya dan Awkwafina sebagai Sisu, sang naga legendaris.

Dahulu kala, manusia dan naga hidup berdampingan di negeri Kumandra. Namun, ketika kekuatan jahat mengancam negeri itu, para naga harus berjuang mengorbankan diri mereka demi menyelamatkan manusia. Kini, 500 tahun kemudian, kekuatan jahat itu kembali mengusik kedamaian Kumandra dan nasib mereka bergantung pada Raya. Bersama sahabat setianya, Tuk Tuk, dan beberapa teman yang Ia temui selama di perjalanan, mereka berjuang bersama sang naga terakhir demi mempersatukan kembali tanah Kumandra.

Film Disney’s “Raya and the Last Dragon” menyuguhkan berbagai elemen unik yang terinspirasi dari keindahan alam serta kekayaan budaya khas Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Keragaman ini tercermin dalam motif, warna, arsitektur, makanan, hingga nilai, kebiasaan dan adat istiadat yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Asia Tenggara. Rasa percaya akan satu sama lain dan gotong royong menjadi inti cerita dari film ini.

Sang sutradara, Carlos López Estrada menjelaskan, “Kami ingin memastikan bahwa ketika penonton menyaksikan film ini, mereka dapat turut merasakan kekayaan alam dan budaya Asia Tenggara yang indah. Meskipun Kumandra adalah dunia fantasi yang fiktif, kami merancang Kumandra agar tetap dinamis dan menggambarkan kehidupan sehari-hari yang begitu dekat dengan masyarakat di Asia Tenggara. Kami ingin memberi penghormatan kepada budaya yang menginspirasi cerita dan dunia Kumandra ini.”

Baca Juga:  Florence Pugh Bintangi Film Fantasi Emosional The Midnight Library, Angkat Kisah Kehidupan Alternatif

Untuk mendapatkan elemen budaya, adat, dan alam yang sesuai, para kru film melakukan perjalanan ke seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Laos, Thailand, Vietnam, Kamboja, Malaysia dan Singapura. Selain itu, proses produksi film ini juga melibatkan sekelompok ahli yang membantu memberikan wawasan budaya dan adat dari tiap negara, terdiri dari antropolog, arsitek, linguis, penari, dan pemain musik tradisional.

Produksi film Disney’s “Raya and the Last Dragon” sendiri, melibatkan langsung beberapa talenta terbaik dari Indonesia. Seniman asal Indonesia, Griselda Sastrawinata, kembali terlibat dalam pembuatan film ini sebagai visual development artist bersama Luis Logam sebagai story artist. Selain itu, beberapa tokoh pegiat budaya juga terlibat dalam film ini, seperti Dewa Berata dan Emiko Susilo. Keduanya menjadi bagian dari tim konsultan, khususnya dalam hal budaya Indonesia, tari dan upacara tradisional, serta musik gamelan.

Petualangan seru penuh aksi Raya dan teman-temannya ini menyuguhkan perpaduan unik antara kekayaan budaya, alam, adat, dan nilai-nilai kehidupan. Hal ini menjadikan Disney’s “Raya and the Last Dragon” sebuah sajian spesial yang segar, tak terduga, dan juga menginspirasi.

“Semangat persatuan demi kebaikan, terlepas dari perbedaan, merupakan prioritas kita bersama saat ini. Kami harap, film ini dapat benar-benar memperlihatkan pentingnya nilai gotong-royong, kebersamaan, dan saling percaya,” ujar Osnat Shurer sang Produser.

Menyambut film Disney’s “Raya and the Last Dragon”, Disney Indonesia menghadirkan rangkaian kolaborasi bersama talenta-talenta terbaik untuk menghadirkan persembahan spesial yang akan membawa kisah ini lebih dekat dengan para penggemar. Rangkaian kolaborasi spesial ini melibatkan penyanyi seperti Via Vallen dan Raisa, Gibran Nicholau yang merupakan dalang muda, para penggemar spesial Disney, hingga Iwan Tirta Private Collection sebagai Batik House untuk membuat ragam karya yang terinspirasi dari kisah dan karakter film tersebut. Seluruh karya mereka dapat dinikmati mulai dari  perilisan original soundtrack Disney’s “Raya and the Last Dragon” oleh Via Vallen yang dirilis pada 26 Februari silam.

Baca Juga:  Trailer Voicemails for Isabelle: Zoey Deutch dan Nick Robinson Hadirkan Romansa Menyentuh tentang Duka dan Harapan

Disutradarai oleh Don Hall dan Carlos Lopez Estrada bersama Paul Briggs dan John Ripa, serta diproduseri oleh Osnat Shurer dan Peter Del Vecho, Disney’s “Raya and the Last Dragon” dibintangi oleh Kelly Marie Tran sebagai pengisi suara Raya dan Awkwafina sebagai Sisu. Petualangan seru Disney’s “Raya and the Last Dragon” akan hadir di seluruh bioskop di Indonesia mulai tanggal 3 Maret 2021.

Tags: Disney’s ‘Raya and the Last Dragon’
Previous Post

Tayangan WarnerMedia bulan Maret 2021

Next Post

Michael B. Jordan Menjelma Menjadi “Punisher” dalam Trailer Perdana Without Remorse

Related Posts

Trailer Victorian Psycho Suguhkan Horor Psikologis Kelam dengan Sentuhan Gotik
Barat

Trailer Victorian Psycho Suguhkan Horor Psikologis Kelam dengan Sentuhan Gotik

25/05/2026
Film Baru Pete Davidson, Casey Affleck dan Gal Gadot, Bitcoin Sindir Jeff Bezos hingga Zuckerberg dengan Teknologi AI
Barat

Film Baru Pete Davidson, Casey Affleck dan Gal Gadot, Bitcoin Sindir Jeff Bezos hingga Zuckerberg dengan Teknologi AI

25/05/2026
Matt Damon Gantikan Ryan Gosling di Film Sci-Fi Baru Garapan Daniels
Action

Matt Damon Gantikan Ryan Gosling di Film Sci-Fi Baru Garapan Daniels

25/05/2026
The Other Sister Tayang 29 Mei, MAXStream TV dan iQIYI Hadirkan Drama Misteri yang Dekat dengan Realita Relasi Masa Kini
Drama

The Other Sister Tayang 29 Mei, MAXStream TV dan iQIYI Hadirkan Drama Misteri yang Dekat dengan Realita Relasi Masa Kini

22/05/2026
Next Post
Michael B. Jordan Menjelma Menjadi “Punisher” dalam Trailer Perdana Without Remorse

Michael B. Jordan Menjelma Menjadi “Punisher” dalam Trailer Perdana Without Remorse

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Scandalous

    Sydney Sweeney Akan Membintangi Film Scandalous, Salah Satu Kisah Cinta Paling Kontroversial di Hollywood

    488 shares
    Share 195 Tweet 122
  • Chad Stahelski Akan Mengadaptasi Novel Fantasi Spellslinger Menjadi Serial TV

    441 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Talks: Diskusi Terbuka untuk Memahami Isu-Isu Terkini Industri Film

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Belum Rilis, Film Masters of the Universe Sudah Pecahkan Rekor Dunia Guinness

    413 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Pengepungan di Bukit Duri (The Siege at Thorn High) Itu Apa?

    554 shares
    Share 222 Tweet 139
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags