Scarlett Johansson kembali memperluas kiprahnya di balik layar dengan menggarap proyek televisi terbaru. Kali ini, bintang Black Widow tersebut terlibat sebagai produser eksekutif Assassins, serial kompetisi tanpa naskah yang resmi mendapat lampu hijau dari Peacock. Mengusung strategi, tipu daya, dan permainan psikologis, acara ini akan menguji kemampuan para peserta untuk bertahan sekaligus menyingkirkan lawan.
Assassins menghadirkan konsep permainan yang membuat setiap peserta memiliki target untuk dieliminasi. Namun, mereka juga harus berhati-hati karena bisa menjadi sasaran peserta lain. Situasi tersebut menciptakan persaingan yang penuh ketegangan, ketika setiap orang harus membangun aliansi, membaca gerak-gerik lawan, dan menentukan siapa yang benar-benar bisa dipercaya.
Format acara ini terinspirasi dari permainan nyata bernama Assassins, yang dimainkan oleh berbagai kelompok di seluruh dunia. Dalam permainan tersebut, setiap orang mendapat satu target yang harus dieliminasi sebelum permainan berakhir. Pada saat bersamaan, mereka juga harus menghindari orang lain yang tengah memburu mereka.
Konsep sederhana tersebut akan dikembangkan menjadi kompetisi televisi yang mengandalkan kecerdikan dan kemampuan membaca situasi. Tidak seperti kompetisi yang berfokus pada kerja sama tim secara terbuka, Assassins menempatkan peserta dalam permainan individual yang dipenuhi target rahasia, perubahan aliansi, dan keputusan berisiko.
Serial ini diproduksi oleh B17 Entertainment, perusahaan di bawah Sony Pictures Television. Johansson akan bertindak sebagai produser eksekutif bersama Brien Meagher dan Rhett Bachner, dua pendiri B17 Entertainment yang juga terlibat langsung dalam produksi acara tersebut.
B17 Entertainment sebelumnya menggarap sejumlah program tanpa naskah dari berbagai genre, termasuk The Final Straw untuk ABC dan History of Swear Words untuk Netflix. Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi perusahaan dalam mengembangkan format kompetisi baru untuk Peacock.
Meski telah mendapat persetujuan untuk diproduksi, Assassins belum mengumumkan pembawa acara, daftar peserta, maupun jadwal penayangan. Detail mengenai mekanisme permainan dalam versi televisinya juga masih dirahasiakan.
Dengan premis yang menggabungkan strategi dan permainan psikologis, Assassins berpotensi menghadirkan persaingan yang sulit diprediksi. Tantangan terbesarnya bukan sekadar menemukan target, melainkan bertahan ketika setiap orang di sekitar bisa menjadi ancaman.





