Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Film Skyscraper

by Paulus Ladiarsa
July 11, 2018
in Movies, Reviews
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sulit dibantah, bahwa beberapa tahun belakangan ini nama Dwayne Johnson merupakan salah satu yang terdepan di ranah Hollywood khususnya untuk genre aksi laga. Betapa tidak, film-film yang ia bintangi umumnya selalu berhasil, tidak hanya dari segi pencapaian komersial namun juga tak jarang memiliki efek kejutan dalam koridor yang cenderung positif.

Ambil contoh ‘Jumanji: Welcome to the Jungle’ dan ‘Rampage’, yang berani taruhan menjadi paket guilty pleasure bagi banyak kalangan, karena meski tidak sampai tahap bagus-bagus amat, Johnson bisa dikatakan masih bisa lolos dari bidikan cemooh suara-suara sumbang mengarah padanya dengan elegan. Paling-paling di antara banyak filmnya sejauh ini yang paling rentan kritik adalah ‘San Andreas’.

Namun, boleh jadi lewat film terbarunya ini Johnson bisa kena batunya. Pasalnya, film yang merupakan hasil kolaborasi keduanya dengan sineas Rawson Marshall Thurber setelah ‘Central Intelligence’ ini meski secara keseluruhan sarat aksi, rasanya salah satu yang paling lemah pengeksekusiannya dibanding apa yang pernah dituangkan dalam film seorang Dwayne Johnson sebelum-sebelumnya.

‘Skyscraper’ yang mengambil setting lokasi di Hong Kong bercerita tentang seorang Will Sawyer, pria berkeluarga mantan pasukan buru sergap FBI yang dipercaya untuk memegang sistem keamanan gedung pencakar langit paling fenomenal, The Pearl yang memiliki teknologi paling mutakhir. Sayangnya, hari pertama penugasan Will berubah menjadi tantangan paling besarnya saat sebuah skema jahat yang sudah direncanakan sebelumnya, membuatnya harus bertaruh nyawa untuk menyelamatkan nasib keluarganya (yang tinggal di dalamnya)  saat gedung mulai dilalap api. Situasi semakin pelik saat Will yang tengah berpacu dengan waktu malah menjadi kejaran pihak kepolisian setempat karena dicurigai sebagai pelaku penyebab kebakaran di gedung pencakar langit tersebut.

Baca Juga:  Jason Clarke Bergabung di Proyek Film Live-Action Gundam

Memiliki formula plot cerita yang oleh kalangan “melek film” sebagai perkawinan ‘The Towering Inferno’ dan ‘Die Hard’, hasil kerjasama kedua Johnson-Thurber ini secara de facto mengusung tema yang tidak luar biasa bahkan mungkin sudah pernah diangkat di banyak film aksi lainnya (Bahkan, dalam koridor filmografi sang aktor sendiri, hal nyaris serupa sudah ia lakoni dalam’San Andreas’) meski notabene konsepnya lumayan menarik untuk dieksplorasi, yakni aksi thriller yang terjadi di gedung tertinggi di dunia.

Sungguhpun demikian, ‘Skyscraper’ sebenarnya beramunisikan banyak unsur ‘bombastis’. Mulai dari penokohan karakter yang dimainkannya (seorang pria dengan cacat fisik), medan pertempurannya (gedung imajiner berskala fantastis), setting lokasi yang mumpuni untuk mendulang raihan besar di pasar Asia, tokoh-tokoh antagonisnya, karakter-karakter pendukungnya, dialog, hingga ke misteri motif yang menjadi pemicu pergerakan cerita.

Ditinjau dari berbagai aspek yang ada, tidak bisa dipungkiri, layaknya film yang dibintangi Johnson, ‘Skyscraper’ punya potensi memadai untuk menjadi film besar, selain sekadar memerlihatkan karisma sang aktor. Dan, seperti biasa Johnson memberikan penampilan meyakinkannya, meski untuk kali ini rasanya  tetap sulit untuk menyelamatkan mutu film ini dari hujaman kritik.

Adapun titik lemahnya terletak  pada pengeksekusian Thurber. Meski di atas kertas konsepnya punya daya tarik tersendiri, sayangnya, banyak aspek yang tidak tergali secara baik dan alih alih malah tersaji dangkal. Beberapa di antaranya bahkan tak terjawab hingga pengujung cerita.

Faktor inilah yang terutama membuat penulis pribadi sulit untuk memihak pada film terbaru The Rock ini. Tidak seperti pada ‘Jumanji’ dan ‘Rampage’ di mana penulis mudah bersimpati. Dan, jika boleh mengira-ngira, rasanya hal ini mungkin juga akan mudah dialami banyak kalangan audiens usai menyaksikannya kecuali mungkin bagi kalangan penggemar berat sang aktor atau bagi yang ingin menyaksikan paket aksi menghibur bermuatan ringan. Apakah Anda setuju dengan pandangan penulis ini? Silakan tinggalkan tanggapan Anda di kolom komentar.

Baca Juga:  Film Baru Keira Knightley & Alicia Vikander Siap Bikin Penonton Tak Nyaman dalam The Worst

 

Tags: Dwayne JohnsonSan AndreasSkyscraperThe Rockthriller
Previous Post

Djimon Hounsou akan Berperan Sebagai The Wizard di Shazam!

Next Post

Sony Pictures Rilis Trailer Perdana Goosebumps 2

Related Posts

Walton Goggins Gantikan Josh Brolin di Proyek Film Thriller Berjudul ‘Mister’
Action

Walton Goggins Gantikan Josh Brolin di Proyek Film Thriller Berjudul ‘Mister’

19/02/2026
Proyek Film R-Rated TMNT: The Last Ronin Ternyata Belum Tamat, Masih Berpeluang Diproduksi
Action

Proyek Film R-Rated TMNT: The Last Ronin Ternyata Belum Tamat, Masih Berpeluang Diproduksi

19/02/2026
The Mummy Versi Baru Rilis Trailer Perdana, Hadirkan Teror Lebih Brutal dan Gelap
Barat

The Mummy Versi Baru Rilis Trailer Perdana, Hadirkan Teror Lebih Brutal dan Gelap

19/02/2026
Disney
AI

Disney Gugat Platform AI Viral yang Gunakan Karakter Star Wars dan Marvel Tanpa Izin

18/02/2026
Next Post
Sony Pictures Rilis Trailer Perdana Goosebumps 2

Sony Pictures Rilis Trailer Perdana Goosebumps 2

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • The Mummy Versi Baru Rilis Trailer Perdana, Hadirkan Teror Lebih Brutal dan Gelap

    The Mummy Versi Baru Rilis Trailer Perdana, Hadirkan Teror Lebih Brutal dan Gelap

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Teaser Something Very Bad Is Going to Happen Tampilkan Misteri Mencekam Jelang Pernikahan

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Walton Goggins Gantikan Josh Brolin di Proyek Film Thriller Berjudul ‘Mister’

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Proyek Film R-Rated TMNT: The Last Ronin Ternyata Belum Tamat, Masih Berpeluang Diproduksi

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Apa itu Unit Production Manager & Line Producer?

    1985 shares
    Share 794 Tweet 496
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags