Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Film Pixels – Film yang Salah Era

by Paulus Ladiarsa
June 20, 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Review Film Pixels

Invasi makhluk luar angkasa sekali lagi menjadi tema yang dikedepankan dalam film yang digawangi Chris Columbus dan dibintangi Adam Sandler ini. Namun, bedanya dibandingkan dengan film-film mengenai invasi makhluk luar angkasa lainnya yang rata-rata menjurus serius cenderung horor  ataupun bertipe disaster movie, Pixels ditujukan untuk mengundang tawa dan menghibur, selain juga berusaha menggali perasaan nostalgia, khususnya bagi kalangan yang dulu mengalami masa kejayaan mesin-mesin game arcade.  Hal ini dikarenakan, selain dikemas dalam frame aksi komedi, makhluk luar angkasa yang ditampilkan dalam Pixels mengambil wujud tokoh-tokoh game populer sepanjang masa dan tokoh-tokoh legendaris, tanpa memperlihatkan bagaimana wujud asli mereka hingga film usai, pun motivasi invasinya yang hanya sekadar akibat kesalahpahaman semata.

Imbasnya sudah tentu, film hasil presentasi layar lebar dari film pendek berjudul sama karya Patrick Jean yang dibuatnya lima tahun silam ini coraknya sangat berbeda dengan film-film Sandler lainnya, meski tentunya sudah merupakan rahasia umum bahwa Pixels meski bujet produksinya mencapai lebih dari $100 juta masih mendapat cap karakteristik film sang aktor, yakni dikredit buruk. Apalagi kondisi ini diperparah dengan ulasan awal yang tidak mengenakkan perihal film ini

Berangkat dengan ekspektasi yang diset rendah meski jika dilihat dari materi promosinya menawarkan hal yang sangat menarik, secara keseluruhan Pixels, hasilnya tidaklah seburuk ulasan yang membombardirnya di awal perilisannya. Usai menyaksikannya, kesan yang didapat adalah film ini ibarat persilangan Ghostbusters, Wreck-It-Ralph, TRON, dan juga premis komik Street Fighter zadul (yang mengetengahkan jiwa seorang anak kecil yang masuk ke dunia game dan berusaha mencegah sistem jahat di dunia tersebut yang ingin menguasai dunia manusia). Jika diurai konsep maupun unsur-unsur yang ada di filmnya, memang harus diakui bahwa begitu banyak klise film-film lain yang ada di sini, namun perlu ditekankan pula bahwa Pixels juga memiliki sisi uniknya tersendiri.  Adapun mengenai minusnya, yang paling kentara adalah kualitas skrip karya Tim Herlihy, yang imbasnya membuat berada di rating mana film ini seharusnya, di mana sisipan humor-humor menjurus dewasanya membuat film ini kurang pantas ditonton anak di bawah umur meski premis utama maupun pengeksekusiannya jelas-jelas ibarat ditujukan sebagai tontonan keluarga.

Baca Juga:  Regina Hall Bergabung dengan Jennifer Aniston di Film Naughty

Columbus bisa dinilai berhasil dalam memberi suguhan menghibur yang juga mampu memancing rasa nostalgia. Apalagi dalam mengemasnya, sang sineas mengemasnya secara sederhana, tanpa kedalaman apapun yang menjadikan siapapun akan dapat dengan mudah mengikuti kisahnya. Selain referensi maupun tribut untuk game-game klasik yang dihadirkan di sini pun tidak hanya sekadar tempelan semata,  Pixels juga memiliki keimpresifannya sendiri yang rasanya bakal menjadikannya kandidat film cult di masa datang. The charm of Pixels is that it is pure, 100% dumb fun. Sedangkan, dosa paling besar dari Pixels adalah film ini bisa dibilang perilisannya salah era. Hal ini dikarenakan sajian yang nuansa film tahun 1980-annya sangat kental ini sebenarnya punya potensi menjadi film bereputasi besar dan tidak menutup kemungkinan memberikan banyak pengaruh ke ranah perfilman, jika saja dirilis dua-tiga dekade sebelumnya.

Tags: Review Film
Previous Post

Menurut Roland Emmerich Film Superhero Marvel Sangat Konyol

Next Post

Ini Dia Tanggal Rilis How to Train Your Dragon 3

Related Posts

Greta Gerwig Berhasil Bujuk Led Zeppelin Izinkan Stairway to Heaven untuk Trailer Narnia
Anak dan keluarga

Greta Gerwig Berhasil Bujuk Led Zeppelin Izinkan Stairway to Heaven untuk Trailer Narnia

17/10/2026
The Greatest: Perjalanan Muhammad Ali dari Cassius Clay hingga Menjadi Legenda Tinju
Barat

The Greatest: Perjalanan Muhammad Ali dari Cassius Clay hingga Menjadi Legenda Tinju

16/10/2026
The Mummy 4
Action

Universal Pictures Umumkan Judul Resmi dari Film The Mummy 4

16/10/2026
Channing Tatum dan Gemma Chan Hadapi Trauma Berat Sang Anak di Trailer Josephine
Barat

Channing Tatum dan Gemma Chan Hadapi Trauma Berat Sang Anak di Trailer Josephine

16/10/2026
Next Post

Ini Dia Tanggal Rilis How to Train Your Dragon 3

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • The Mummy 4

    Universal Pictures Umumkan Judul Resmi dari Film The Mummy 4

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Trailer Baru ‘The Housemaid’: Sydney Sweeney & Amanda Seyfried Adu Akting dalam Thriller Psikologis Penuh Misteri

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • 10 Film Orisinal yang Berhasil Menjadi Franchise Raksasa: Dari Ide Sederhana Menjadi Fenomena Global

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Trailer Baru ‘The SpongeBob Movie: Search for SquarePants’ Hadirkan Petualangan Besar

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • 10 Film dengan Konten Dewasa yang Bisa Kamu Tonton di Netflix (US)

    21717 shares
    Share 8687 Tweet 5429
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags