Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Film God Help the Girl – Ringan, Manis, dan Menghibur

by admin
March 23, 2016
in News, Reviews
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Review Film God Help the Girl
Share on FacebookShare on Twitter

Review Film God Help the Girl

Semuanya berawal dari tahun 2005, ketika Stuart Murdoch, pentolan grup band indie asal Skotlandia, Belle and Sebastian mendapatkan ide tentang sejumlah tembang yang cukup berbeda style dengan grup musiknya ketika sedang berolahraga lari. Beruntun menuntun pada terciptanya sejumlah lagu apik lainnya, rangkaian tembang ini lantas menjelma menjadi sebuah cerita, dan lahirlah tokoh Eve, James, dan Cassie yang membuat Murdoch yakin bahwa ia ingin menciptakan sebuah film musikal. Berkebalikan dengan Belle and Sebastian yang didominasi pria, pada tahun 2007 Murdoch mulai mencari penyanyi-penyanyi wanita sebagai vokalis utama proyek ini, dan dengan dukungan produser Bary Mendel (The Sixth Sense, The Royal Tenenbaums), album bertajuk God Help The Girl akhirnya terwujud pada tahun 2009. Sementara, proyek filmnya yang sekaligus menjadi kiprah penulisan dan penyutradaraan perdana bagi Murdoch sendiri sukses terealisasi berkat situs Kickstarter yang berhasil menggalang dana sebesar $121.084 dari gol $100.000 yang menjadi target semula mereka.

“If you gotta grow up, sometime, you have to do it on your own…” Demikianlah penggalan tembang Act Of The Apostle yang dilantunkan Eve (Browning), gadis penderita anoreksia nervosa, seraya melarikan diri dari rumah sakit psikiatri tempatnya dirawat. Menikmati musik sebagai caranya untuk mengobati diri sendiri, Eve yang bersuara emas dan piawai menggubah lagu ini lantas bertemu dan menjalin persahabatan dengan James (Alexander) dan Cassie (Murray), dua musisi pemula yang juga punya cara sendiri-sendiri dalam menjalani hidup. Melalui lantunan melodi dan waktu yang mereka habiskan bersama, ketiganya lantas belajar akan arti persahabatan, cinta, dan mimpi dalam menyongsong kedewasaan.

Ringan, manis, dan menghibur, God Help the Girl memang tidak menghadirkan perenungan atau cerita yang berat, melainkan lebih dikemas seperti sebuah film remaja yang menyenangkan untuk dinikmati. Rasanya wajar jika sebagian pihak merasa durasinya terlalu panjang untuk sebuah cerita yang terbilang sederhana, belum lagi dengan kisahnya yang dinilai dangkal, terkadang konyol, dan memiliki cara penyampaiannya sendiri yang mungkin unik, tidak konsisten, dan mungkin aneh, karena seperti musik-musik Belle and Sebastian sendiri, film yang diinspirasi dari gerakan French New Wave, awal post-punk dalam dunia musik, film-film pop tahun 1970 dan 80an, dan bahkan hingga komedi-komedi British Bruce Robinson dan John Hughes hingga kota Glasgow sendiri yang menjadi setting-nya ini mengambil napas musik indie, di mana meski mempertahankan idealisme masing-masing, gaung mereka masih tetap dapat terdengar, setidaknya oleh kalangan tertentu.

Baca Juga:  Paramount Kian Dekat Kuasai Warner Bros., Gugatan Antimonopoli Jadi Halangan Terakhir
Tags: Review Film
Previous Post

Simak Galeri Foto Behind the Scene Terbaru dari Batman v Superman

Next Post

Teror Bom Brussel Tidak Menghalangi Bintang Batman v Superman Hadir Dalam Premiere Eropa

Related Posts

Oki & Nirmala Resmi Diangkat ke Layar Lebar, Produksi Dimulai September 2026
Anak dan Keluarga

Oki & Nirmala Resmi Diangkat ke Layar Lebar, Produksi Dimulai September 2026

22/08/2026
Stranger Things Hidupkan Kembali Eddie Munson dalam Spin-Off Terbaru
Action

Stranger Things Hidupkan Kembali Eddie Munson dalam Spin-Off Terbaru

22/08/2026
Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar
Action

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

21/08/2026
Review Insidious: Out Of The Further  – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru
Barat

Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

21/08/2026
Next Post
Batman v Superman Londo Premiere

Teror Bom Brussel Tidak Menghalangi Bintang Batman v Superman Hadir Dalam Premiere Eropa

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    430 shares
    Share 172 Tweet 108
  • Oki & Nirmala Resmi Diangkat ke Layar Lebar, Produksi Dimulai September 2026

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Stranger Things Hidupkan Kembali Eddie Munson dalam Spin-Off Terbaru

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

    413 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Urutan Terbaik Menonton DC Universe Animated Original Movies (Bagian I)

    4953 shares
    Share 1981 Tweet 1238
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags