Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Film The General – Kisah Heroik yang Dibalut Komedi

by admin
September 26, 2016
in Featured, Reviews
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Perang Sipil Amerika atau yang lebih luas dikenal dengan Civil War saja telah terjadi ratusan tahun yang lalu. Perang yang dimenangkan oleh pihak Union (sekarang Amerika Serikat –red) itu tidak sedikit menginspirasi seniman dalam berkarya. Di ranah film, Gone with the Wind (1939) yang diadaptasi dari novel sama karangan Margaret Mitchell mungkin salah satu contoh film ber-setting Perang Sipil yang melegenda. The General pun sama melegendanya. Namun, jika Gone with the Wind kental dengan nuansa drama romantis, lain halnya dengan film bisu yang satu ini. The General menampilkan sisi lain dari perang, di mana kisah heroik dibalut dengan komedi kental khas Buster Keaton.

Insinyur kereta api Western & Atlantic Railroad Johnnie Gray (Keaton) berada di Marietta, Georgia untuk menemui dua cinta dalam hidupnya, Annabelle Lee sang tunangan (Mack) dan kereta lokomotifnya, The General, bertepatan dengan pecahnya Perang Sipil. Diminta Annabelle bergabung bersama tentara Confederate, Johnnie pun bersegera mendaftar. Namun, ketika ia menyebutkan profesinya, ia ditolak karena dianggap keberadaannya akan lebih berharga sebagai insinyur daripada tentara. Johnnie yang tidak tahu penyebab penolakannya tidak dapat menjelaskan pada Annabelle mengapa ia tidak jadi bergabung. Annabelle pun dengan dingin mengatakan tidak akan pernah mau bicara lagi padanya sebelum ia mengenakan seragam militer.

Setahun berlalu, dan Annabelle masih bersikap dingin pada Johnnie. Suatu hari, ia pergi ke utara dengan menaiki General untuk menjenguk ayahnya yang dikabarkan terluka. Tak diduga, General dicuri mata-mata Union secara diam-diam ketika seluruh penumpang turun di saat waktu istirahat makan. Tidak ada hanya itu, Annabelle yang kebetulan tengah berada di dalam General, ikut-ikutan diculik. Tanpa pikir panjang, Johnnie pun melakukan pengejaran untuk menyelamatkan dua cintanya. Di sinilah level humor The General mulai meningkat. Petualangan Johnnie selama proses pengejarannya tak pelak lagi menjadi sajian yang sangat menyenangkan untuk ditonton. Memang tak ada dialog, namun kelakar Keaton tetap terasa melalui adegan-adegan slapstick-nya yang konyol, terutama gerakan body gag-nya. Dengan keterbatasan teknologi saat itu, The General secara visual tampil memukau. Editing-nya pun tidak terlihat begitu kasar. Di satu sisi, justru menarik melihat bagaimana adegan-adegan sulit di atas kereta, misalnya, terlihat rapi mengingat teknologi yang digunakan saat itu tidak secanggih sekarang.

Baca Juga:  The Angry Birds Movie 3 Sindir "Drama" Kelly Clarkson Lewat Poster Kocak

Sebagai film komedi, The General diapresiasi menjadi salah satu yang terbaik. Terbukti dengan humornya yang masih dapat dinikmati bahkan setelah puluhan tahun film ini dirilis. Orson Welles tidak ragu menyebut The General sebagai komedi, film berlatar Perang Sipil, dan mungkin film terhebat yang pernah dibuat. Selaras dengan Welles, kritikus film Roger Ebert pun memasukkannya ke dalam daftar sepuluh teratas film terbaik yang pernah dibuat. Pada tahun 1989, The General dipilih oleh Library of Congress ke dalam National Film Registry Amerika Serikat sebagai film yang secara budaya, historis, dan estetis, penting.

Tags: Berita FilmReview Film
Previous Post

CW Hadirkan Trailer Extended The Flash Season 3

Next Post

Inilah Anggota Avengers Yang Dipilih Joss Whedon Sebagai Presiden Amerika

Related Posts

‘THE INTERN’: Remake Versi Korea yang Tetap Hangat di Hati
Drama

‘THE INTERN’: Remake Versi Korea yang Tetap Hangat di Hati

27/10/2026
‘CLAYFACE’: Body Horor Brutal Dengan Kisah Tragis Sang Musuh Ikonik Batman
Barat

‘CLAYFACE’: Body Horor Brutal Dengan Kisah Tragis Sang Musuh Ikonik Batman

21/10/2026
Review ‘The Social Reckoning’: Follow up yang cukup baik dari film Facebook yang ikonik
Barat

Review ‘The Social Reckoning’: Follow up yang cukup baik dari film Facebook yang ikonik

08/10/2026
Review ‘Verity’: Drama Thriller Manipulatif Yang Cukup Fun
Barat

Review ‘Verity’: Drama Thriller Manipulatif Yang Cukup Fun

01/10/2026
Next Post

Inilah Anggota Avengers Yang Dipilih Joss Whedon Sebagai Presiden Amerika

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Evolusi Film Horor dari Waktu ke Waktu

    465 shares
    Share 186 Tweet 116
  • 10 Kisah Keren Tentang Batman yang Mengalahkan Superman

    464 shares
    Share 186 Tweet 116
  • 10 Aktor yang Memenangkan Golden Globes Tapi Gagal Meraih Oscar di Tahun yang Sama

    441 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Sepuluh Bintang Hollywood Dalam Film Horror Sebelum Menjadi Terkenal

    422 shares
    Share 169 Tweet 106
  • Top 10 Most Handsome Vampire

    444 shares
    Share 178 Tweet 111
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags