Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Film Ant-Man and the Wasp

by Paulus Ladiarsa
July 7, 2018
in Reviews
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum memulai Review Film Ant-Man and the Wasp ini, perlu diingat saat membidani Ant-Man, sineas Peyton Reed adalah muka baru dalam hal menyutradarai film blockbuster sarat special effect. Tidak hanya itu, ia bisa dibilang ‘mendapat sokongan’ kinerja Edgar Wright, yang tadinya menukangi proyek tersebut namun hengkang karena perbedaan visi dengan pihak studio.

Dan, memang hal itu terlihat dalam hasil akhirnya, di mana dalam Ant-Man pertama ia seakan mencampuradukkan unsur komedi, aksi, dan mitologi kisah asal usul ke dalam sebuah film yang menjurus ringan dan sederhana alih-alih punya citarasa tinggi. Sungguhpun demikian, meski sebagian kalangan masih berandai-andai apa jadinya jika Wright yang menyutradarainya, film sepak terjang perdana Ant-Man arahan Reed ini umumnya rilisan Marvel lainnya, mendapat apresiasi yang lumayan positif hingga lampu hijau untuk proyek sekuelnya diberikan.

Tanpa keterlibatan Wright di dalamnya kali ini, Ant-Man and the Wasp tidak ubahnya kesempatan kedua bagi Reed untuk membuktikan kapasitasnya kepada khalayak, bahwa seiring waktu dan bertambahnya jam terbang, ia mampu menyuguhkan paket hiburan yang berkelas. Apakah ia berhasil kali ini?

Melanjutkan fondasi kisah maupun formula yang dikedepankan di film pertamanya, Reed kentara tampak lebih leluasa membidani film babak kedua Ant-Man ini. Sebagai film aksi fantasi Ant-Man and the Wasp mampu berevolusi menjadi paket unik yang punya ciri khas tersendiri.

Segala aspek yang ada di film ini, teknologi membesarkan-menyusutkan, parade special effect, adegan laga dinamis (dengan memanfaatkan ciri khas kemampuan karakter sentralnya), dialog antar pemain Reed arahkan sedemikian rupa menjadi adegan yang menghibur. Siapa yang menyangka benda yang menjadi rebutan di sini notabene adalah sebuah gedung yang ukurannya disusutkan ataupun penggunaan dispenser Pez Hello Kitty yang digunakan sebagai senjata ampuh.

Baca Juga:  The Furious: Kandidat Film Action Terbaik Sejak The Raid

Sang sineas juga ibarat telah mempelajari bagaimana menahkodai sebuah film superhero Marvel dengan tetap menjaga koridor kisahnya ringan dan mudah diterima banyak lapisan kalangan. (meski sejatinya, dialog dan konflik utamanya menggunakan bahasa fiksi ilmiah intelek).

Sebagai pemain ujungtombaknya, Paul Rudd kembali menampilkan performa baik. Sedangkan, Lilly mampu mengimbangi nama-nama yang jauh lebih tenar di sini seiring membangun perkembangan karakter sesuai perkembangan ceritanya.

Layaknya kepingan MCU, referensi kaitan dengan event Marvel sebelumya, juga dihadirkan Reed di sini. Reed juga menyertakan nuansa girl power yang tengah dikumandangkan kencang di Hollywood, selain kehadiran karakter sentral the Wasp, juga memodifikasi karakter Ghost menjadi villain wanita.

Sayangnya, kespektakuleran di sektor visual tidak didukung dengan storyline yang apik. Dan, hal ini sangat terasa saat film memasuki paruh keduanya. Akibatnya, meski tidak bisa disangkal komedinya berhasil, jalinan kisahnya lemah, dengan ada beberapa adegan yang sebenarnya tidak perlu dan jika dihilangkan tidak berpengaruh pada kesinambungan plotnya.

Kelemahan lainnya adalah apa yang dihadirkan lagi-lagi adalah paket tontonan yang besar kemungkinan sudah berulangkali disaksikan oleh audiens. Kebanyakan elemen dasarnya bahkan sangat klise. Sementata, tokoh antagonisnya sangat lemah karakternya dan  merupakan salah satu penjahat MCU paling standar pun tidak penting,

Meski demikian, film sekuel Ant-Man ini bukanlah film yang buruk. Aksinya menghibur dan komedinya hidup, Hanya saja, sajiannya masih terasa sekadar pengulangan, yang menjadikan bagi MCU ini ibarat langkah mundur jika dibandingkan apa yang sudah mereka capai sebelumnya melalui Black Panther.

Tags: Ant-Man and the WaspFilm SuperheromarvelPaul RuddPeyton ReedReview Film
Previous Post

Legendary Pictures Sedang Mempersiapkan Film Live Action Gundam

Next Post

Konferensi Film Drama Komedi “Rocker Balik Kampung”

Related Posts

The Furious: Kandidat Film Action Terbaik Sejak The Raid
Action

The Furious: Kandidat Film Action Terbaik Sejak The Raid

17/06/2026
COLONY: Konsep Baru Zombie yang Berhasil Menjadi Roller Coaster Emosi
Horor

COLONY: Konsep Baru Zombie yang Berhasil Menjadi Roller Coaster Emosi

04/06/2026
MASTERS OF THE UNIVERSE: PENGENALAN GENERASI BARU SERTA FAN SERVICE GENERASI LAMA YANG SANGAT MENGHIBUR!
Action

MASTERS OF THE UNIVERSE: PENGENALAN GENERASI BARU SERTA FAN SERVICE GENERASI LAMA YANG SANGAT MENGHIBUR!

03/06/2026
NORMAL: FILM ACTION-THRILLER YANG MEMILIKI POTENSI BESAR
Action

NORMAL: FILM ACTION-THRILLER YANG MEMILIKI POTENSI BESAR

02/06/2026
Next Post
Konferensi Film Drama Komedi “Rocker Balik Kampung”

Konferensi Film Drama Komedi “Rocker Balik Kampung”

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Spider-Man: Brand New Day

    Belum Tayang, Spider-Man: Brand New Day Sudah Cetak Rekor Fantastis

    408 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Bradley Cooper Diincar Jadi Bintang di Film Thriller Polisi tentang Kerusuhan Gedung Capitol AS

    407 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Mengenal Film The Bell: Panggilan untuk Mati

    443 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Warner Bros. Resmi Garap Film Shatter Me, Adaptasi Novel Distopia Populer yang Disebut Bisa Jadi The Hunger Games Berikutnya

    408 shares
    Share 163 Tweet 102
  • The Furious: Kandidat Film Action Terbaik Sejak The Raid

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags