#NinoFernandez meluncurkan #kruuu,

Platform industri perfilman berbasis blockchain itu dirancang untuk menghubungkan kreator, talenta, dan kru dengan produksi secara transparan, aman, dan efisien.
Termasuk, memberikan kesempatan bagi investor untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek kreatif dan mendapatkan royalti.
Platform KRUUU dibuat sebagai marketplace, yang bisa menghubungkan antara talenta atau kru yang mencari pekerjaan di industri hiburan seperti perfilman, dengan rumah produksi yang mencari tim untuk proyeknya.
Talenta bisa menuliskan profil dan portofolionya, begitupun rumah produksi yang bisa menjabarkan detail proyek produksinya.
KRUUU membuka pintu bagi talenta untuk terhubung dengan proyek-proyek menarik, melampaui batasan jaringan konvensional.
Pencocokan berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) juga akan membantu menghubungkan talenta yang tepat dengan proyek yang sesuai, menciptakan peluang yang lebih luas.
Proses tersebut difasilitasi dengan beberapa fitur seperti profil untuk talenta, profil untuk pemberi kerja, listing kerjaan dan chat system. KRUUU juga memfasilitasi kreator untuk membuat hak kekayaan intelektual (HaKI) melalui teknologi blockchain. Fitur ini menjadi solusi bagi kreator untuk menciptakan aset digital yang aman, terjamin, dan transparan sehingga tidak bisa digugat ataupun dipindahtangankan.
Fitur lainnya yang juga dihadirkan KRUUU adalah crowdfunding berbasis blockchain, yang memungkinkan kreator independen untuk mengumpulkan dana langsung dari investor global. Dengan fitur ini, investor bisa berinvestasi untuk berbagai IP, dengan proses pembagian royalti yang transparan lewat aplikasi.
KRUUU juga akan menampilkan rekam jejak (track record) rumah produksi, berikut dengan detail proyek film mereka mulai dari sinopsis cerita, kru, dan para pemain. “Dalam aplikasi sudah ada nantinya, misalnya untuk film ini penjualan sekian, saham kalian sekian, langsung ditransfer ke dalam aplikasi. Ini semua dalam perkembangan ya,” jelas Nino.
Nino menjelaskan saat ini aplikasi KRUUU sudah bisa diunduh baik di Google Play Store ataupun App Store.
Namun, grand launching aplikasi tersebut baru akan dilakukan pada 29 Agustus 2025.
Nantinya, KRUUU akan diluncurkan tak hanya di Indonesia, tapi juga rencana ekspansi ke Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika.
“Aplikasi ini memang diperuntukkan untuk pasar Asia sama Afrika, di negara yang berkembang. Karena kita masih butuh sistem. Di Eropa dan Amerika sudah ada aplikasi yang mirip seperti ini, namun tidak sekomprehensif yang tadi saya jelasin. Biasanya yang mereka sediakan hanya marketplace,” katanya.
KRUUU didukung oleh tim ahli di industri perfilman:
- Bront Palarae sebagai Investment Strategy Advisor,
- Tommy Dewo sebagai Assistant Director & Script Advisor,
- Reza Rahadian sebagai Actor Advisor.
KRUUU juga bermitra dengan LISK melalui LISK Blockchain Grant, Asosiasi Casting Indonesia (ACI), Bengkel Akting Kuma dan Rumah Peran Indonesia.