Film sci-fi komedi terbaru Dave Bautista, Alpha Gang, mulai menarik perhatian karena pendekatan produksinya yang tidak biasa. Film yang disutradarai David dan Nathan Zellner ini bahkan mulai dibandingkan dengan The Odyssey karya Christopher Nolan, terutama karena keduanya menggunakan banyak lokasi nyata untuk menciptakan skala visual yang lebih epik.
Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, David Zellner mengungkapkan bahwa Alpha Gang sepenuhnya melakukan syuting di lokasi nyata. Para pembuat film sengaja memilih pendekatan tersebut karena ingin menghadirkan film dengan tingkat keseriusan dan ketulusan yang tinggi.
Tim produksi mendatangi berbagai lokasi unik dan sulit dijangkau, termasuk benteng Romawi berusia sekitar 2.000 tahun, reruntuhan gereja abad pertengahan, serta sejumlah monumen brutalist. Meskipun lokasi-lokasi tersebut menyulitkan proses syuting, Zellner menilai hasilnya sepadan karena tempat-tempat tersebut jarang digunakan dalam produksi film. Hal ini memberikan Alpha Gang nuansa epik dan seperti sebuah mitologi.
Pendekatan tersebut mengingatkan pada The Odyssey garapan Christopher Nolan yang juga melakukan pengambilan gambar di berbagai lokasi nyata di sejumlah negara. Nolan sebelumnya menjelaskan bahwa penggunaan lokasi fisik bertujuan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyata bagi karakter dan penonton.
Selain Bautista, Alpha Gang dibintangi Cate Blanchett, Chris Pine, Léa Seydoux, Lily-Rose Depp, dan sejumlah aktor lainnya.
Sementara itu, Bautista juga tengah mempersiapkan peran besar sebagai Kratos dalam serial God of War. Ia telah mulai menjalani latihan untuk memerankan karakter ikonik dari franchise video game tersebut. Bautista menggantikan Ryan Hurst setelah Hurst mengalami cedera bisep saat melakukan stunt.
Serial God of War akan mengikuti Kratos dan putranya, Atreus, dalam perjalanan menuju puncak tertinggi sembilan alam untuk menyebarkan abu Faye, istri Kratos sekaligus ibu Atreus. Kisah tersebut juga berfokus pada hubungan ayah dan anak serta usaha keduanya untuk saling mengajarkan arti menjadi manusia dan dewa yang lebih baik.






