Spoiler Alert!
Marvel Studios membuat perubahan mengejutkan pada salah satu momen paling penting dalam sejarah MCU melalui Avengers: Endgame Encore. Alih-alih sekadar menghadirkan footage tambahan, versi terbaru film tersebut mengubah bagian akhir kisah Steve Rogers dan Peggy Carter dengan sebuah adegan yang secara langsung mengarah menuju Avengers: Doomsday.
Dalam versi asli Avengers: Endgame, Steve Rogers kembali ke masa lalu dan memilih menjalani kehidupan bersama Peggy. Film kemudian ditutup dengan adegan romantis ketika keduanya menari bersama, memberikan akhir yang dianggap sebagai penutup perjalanan panjang karakter Steve Rogers.
Namun, Endgame Encore memperluas adegan tersebut. Di tengah kehidupan baru Steve dan Peggy, muncul Loki yang merupakan seorang agen TVA. Ia menawarkan bantuan kepada Steve dan Peggy, sekaligus membuka jalan menuju konflik yang lebih besar.
Menurut sutradara Anthony Russo, adegan tambahan tersebut merupakan momen “where Doomsday is born”, atau titik awal lahirnya peristiwa yang akan membawa MCU menuju Avengers: Doomsday.
Perubahan ini menarik karena Endgame sebelumnya sudah memiliki akhir yang relatif final. Film tersebut sukses besar secara kritik maupun komersial dan menjadi penutup era penting bagi sejumlah karakter utama MCU.
Kini, Marvel menunjukkan bahwa bahkan ending dari film sebesar Endgame masih dapat diperluas atau diubah untuk kebutuhan cerita berikutnya.
Dalam sejarah perfilman, mengubah atau melakukan retcon terhadap cerita lama bukan sesuatu yang benar-benar baru. Beberapa film bahkan berhasil menggunakan teknik tersebut untuk memperkuat cerita. Namun, tidak semua retcon diterima dengan baik oleh penonton.
Kasus Endgame Encore menjadi lebih menarik karena respons terhadap perilisan ulang ini justru sangat positif. Film tersebut berhasil memuncaki box office pada akhir pekan perilisannya, menunjukkan bahwa penonton masih memiliki minat besar untuk kembali menyaksikan film MCU yang sudah mereka kenal.
Keberhasilan tersebut berpotensi memberikan sinyal kepada Marvel dan studio lain bahwa perilisan ulang dengan materi baru dapat menjadi strategi yang menarik.
Namun, muncul pertanyaan mengenai batasnya. Jika Marvel dapat mengubah atau menambahkan elemen penting ke ending Endgame, apakah film-film MCU lainnya juga bisa mendapatkan perlakuan serupa di masa depan?
Hal ini tentu dapat menjadi tantangan tersendiri bagi kesinambungan cerita MCU. Ending yang sebelumnya dianggap final bisa saja suatu hari diperluas untuk menyiapkan proyek baru.
Untuk saat ini, Endgame Encore tampaknya berhasil menggunakan strategi tersebut tanpa mengurangi antusiasme penonton. Pertanyaannya adalah apakah Marvel akan menjadikannya sebuah eksperimen sekali saja atau justru membuka pola baru dalam cara MCU mengembangkan ceritanya.






