Sutradara sekaligus penulis berbakat Emerald Fennell dikabarkan tengah dalam tahap negosiasi untuk menggarap remake film thriller erotis legendaris Basic Instinct. Kabar ini langsung memicu antusiasme sekaligus kontroversi, mengingat status film aslinya yang ikonik sekaligus provokatif.
Dalam wawancara dengan The Guardian, penulis naskah asli Joe Eszterhas mengungkapkan bahwa Fennell dianggap sebagai pilihan tepat untuk menghidupkan kembali cerita tersebut.
Menurut Eszterhas, Fennell memiliki sensitivitas yang sesuai karena tidak takut mengeksplorasi tema kontroversial dan seksual—dua elemen utama yang membuat Basic Instinct begitu terkenal.
Fennell sendiri sebelumnya sukses lewat film Promising Young Woman, serta proyek terbarunya Wuthering Heights yang dibintangi Margot Robbie dan Jacob Elordi.
Remake ini akan diproduksi oleh Amazon MGM Studios, dengan Joe Eszterhas kembali menulis naskahnya. Ia bahkan dilaporkan menerima bayaran jutaan dolar untuk proyek ini.
Meski detail cerita masih dirahasiakan, film ini disebut akan mengusung pendekatan berbeda dan berani—bahkan digambarkan sebagai “anti-woke”, yang berpotensi memicu perdebatan sejak awal produksi.
Film Basic Instinct versi original disutradarai oleh Paul Verhoeven dan dibintangi Michael Douglas serta Sharon Stone.
Ceritanya mengikuti detektif yang menyelidiki kasus pembunuhan dan terlibat hubungan berbahaya dengan seorang penulis misterius. Film ini menjadi fenomena global dengan pendapatan lebih dari 350 juta dolar AS, sekaligus menuai kontroversi karena konten seksual eksplisit dan adegan ikonik yang hingga kini masih sering dibicarakan.
Upaya reboot ini bukan tanpa risiko. Sekuel sebelumnya, Basic Instinct 2, gagal total baik secara kritik maupun komersial.
Kini, dengan kemungkinan keterlibatan Emerald Fennell, proyek ini diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru yang relevan dengan zaman, tanpa kehilangan sisi berani yang menjadi ciri khasnya.
Apakah remake ini akan sukses mengulang kejayaan—atau justru kembali menuai kontroversi? Jawabannya masih menunggu keputusan final dari sang sutradara.




