Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Dune: Part One – Ulasan Film

by Paulus Ladiarsa
October 11, 2021
in Action, Articles, Barat, Drama, Featured, Fiksi Ilmiah dan Fantasi, Movie Articles, Movies, Reviews
Reading Time: 3 mins read
A A
0
film Dune
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam konteks film adaptasi novel, terdapat beberapa judul buku yang sebelumnya dianggap tidak bisa difilmkan menurut kalangan film luas, dikarenakan sebab yang beralasan. Sumber materi kisahnya begitu kaya, kompleks, dan dalam hingga nyaris mustahil untuk hasil yang memuaskan bahkan jika dituangkan dalam satu film berdurasi tiga jam sekalipun, salah satunya Dune, novel karya Frank Herbert, yang kini tengah dihidupkan kembali oleh Denis Villeneuve lewat Dune: Part One.

Space opera yang berkisah tentang intrik politik tiga klan besar untuk penguasaan sebuah planet dan transformasi seorang tokoh yang dianggap sebagai orang yang terpilih ini punya level tantangan yang luar biasa. Selain isi materi novel laris ini jauh melampaui zamannya, penuangan Frank Herbert di sini punya kompleksitas yang sangat tinggi. Sebagai salah satu saga orisinal, Dune menginspirasi banyak saga populer, dari Star Wars hingga serial fenomenal Game of Thrones. (Baca sinopsis resmi film ini di sini)

Upaya memfilmkan Dune sendiri sudah dimulai sejak era 1970an. Yang pertama lewat upaya ambisius Alejandro Jodorowsky yang kandas di tengah jalan, sedangkan yang kedua adalah lewat arahan David Lynch yang meski berhasil memfilmkannya, namun sang sineas sendiri tidak puas dan kecewa dengan hasilnya, walaupun film Dune arahannya itu kini menjadi salah satu cult classic.

Pasalnya ada dua cara untuk menuangkan kisah Dune. Yang pertama, sebagai surat cinta pada genre fiksi ilmiah kelas berat dengan intrik politik ala abad pertengahan. Sedangkan, yang kedua, sebagai sajian audio-visual yang menghadirkan lansekap estetik yang spektakuler, teknologi masa depan, dan warisan keluarga ke dalam plot yang emosional dan filosofis. Untungnya, sekarang lewat remake besutan Denis Villeneuve dua hal itu mampu dicapai, para penggemar Dune rasanya mendapatkan versi penuangan ideal yang mungkin sudah lama dinanti-nantikan.

Baca Juga:  Gabriel Basso Dikabarkan Akan Bergabung dengan Sydney Sweeney di Film Live-Action Gundam

Membidik sebagai saga berkelanjutan, Villeneuve menyajikan kisah Dune ini dalam rancangan beberapa part. Dan, dari apa yang terlihat dari Dune: Part One ini, sepertinya sebuah saga besar nan epik, sejatinya telah lahir.

Dengan paduan gaya khas penyutradaraannya, seperti yang ia lakukan sebelumnya di Arrival dan Blade Runner 2049, tidak seperti di versi Lynch, Villeneuve memaparkan fondasi universe Dune dengan cara yang lebih detail dan panjang. Paruh awalnya seakan ditujukan mengedukasi audiens yang mungkin belum mengetahui perihal Dune untuk lebih mudah masuk ke dunianya.

Dengan banyaknya istilah scifi baru di Dune: Part One ini, mungkin tidak semua orang akan menikmati injeksi informasi-informasi fiksi tersebut, namun Villeneuve mampu menyeimbangkannya dengan pelbagai aspek visual yang didukung score musik  Hans Zimmer yang terbukti sangat efektif menambah nyawa seluruh adegannya. Menjadikan Dune film yang benar-benar tampak indah, memanjakan diri dalam beberapa lansekap visual terbaik yang pernah ada di layar lebar. Kostumnya menakjubkan, castingnya beragam dan karakterisasinya lumayan bagus karena banyak tokoh dan konsep diumpankan ke penonton.

Dari jajaran pemainnya, selain chemistry apik Timothée Chalamet dan Rebecca Ferguson, jajaran pemain pendukungnya yang terdiri dari banyak nama besar terbukti mampu mengeskalasi kenikmatan menonton. Jason Momoa, Oscar Isaac, dan Josh Brolin sukses menjadi three musketeers yang impresif dalam setiap porsi adegan mereka.

Tanpa perlu panjang lebar, penulis sendiri yang tadinya sedikit skeptis dengan film ini (karena khawatir film ini hanya menjadi sekadar versi Lynch dengan ‘make up’ yang lebih baik-red) harus mengakui bahwa Dune: Part One di luar dugaan adalah film yang nyaris sempurna. Dan, rasanya di antara film-film scifi besutan Villeneuve lainnya, ini adalah yang paling asyik dinikmati. Harapan pun melambung tinggi dengan sajian babak kelanjutannya kelak.

Baca Juga:  Penampilan Penuh Jason Momoa sebagai Lobo Terungkap di Teaser Terbaru Supergirl

Hanya ada satu kritik nyata terhadap Dune: Part One. Rasa haus Villeneuve akan sekuel menjadikan pace penceritaan saga ini terasa sedikit lama untuk menyentuh audiensnya. Mirip dengan eksekusi Peter Jackson di babak pertama The Lord of the Rings dan The Hobbit, Dune menyiapkan begitu banyak eksposisi sehingga banyak komponen konflik didorong ke bagian kedua, dan (spoiler kecil) jenis film yang baru mengungkap sebagian kecil jalan ceritanya saja.

Sebagai penutup, menurut penulis, dengan Dune: Part One, Villeneuve melakukan pekerjaan awal yang luar biasa dalam memberikan versi yang ditunggu-tunggu oleh penggemar setia Dune. Tapi pertanyaannya… Apakah itu mumpuni untuk menarik kalangan non fans peduli dengan kebangkitan saga luar angkasa epik lawas ini sehingga bisa dibuat sekuelnya di masa depan? Mengingat pihak kreator baru akan memberi lampu hijau jika performa film babak pertama ini dinilai memuaskan secara komersial.

Dune: Part One akan tayang di bioskop tanah air mulai 13 Otober 2021

Tags: Denis VilleneuveFrank HerbertHans ZimmerJason MomoaJosh BrolinOscar IsaacRebecca FergusonTimothee Chalamet
Previous Post

Buat geger netizen , penampakan lelaki dalam Story of Dinda : A Second Chance of Happiness

Next Post

Tips : Kenali Lebih Dekat Fitur Profil di Netflix

Related Posts

Film Dirty Dancing Dapat Sekuel Setelah 40 Tahun
Barat

Film Dirty Dancing Dapat Sekuel Setelah 40 Tahun

29/01/2026
Keke Palmer dan Demi Moore Beradu Akting di Teaser Trailer Film Sci-Fi Komedi I Love Boosters
Barat

Keke Palmer dan Demi Moore Beradu Akting di Teaser Trailer Film Sci-Fi Komedi I Love Boosters

29/01/2026
Bintang Fantastic Four MCU Gabung Film Baru Charlize Theron Berjudul Tyrant
Barat

Bintang Fantastic Four MCU Gabung Film Baru Charlize Theron Berjudul Tyrant

29/01/2026
Ready or Not 2: Here I Come
Barat

Film Ready or Not 2: Here I Come Maju Jadwal Rilis, Siap Tayang Lebih Cepat dan Premier di SXSW

28/01/2026
Next Post
Netflix

Tips : Kenali Lebih Dekat Fitur Profil di Netflix

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Ready or Not 2: Here I Come

    Film Ready or Not 2: Here I Come Maju Jadwal Rilis, Siap Tayang Lebih Cepat dan Premier di SXSW

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Sepuluh Film Tentang Perselingkuhan

    1825 shares
    Share 730 Tweet 456
  • Keke Palmer dan Demi Moore Beradu Akting di Teaser Trailer Film Sci-Fi Komedi I Love Boosters

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Fenomena Brat Charli xcx Menggila, Film A24 The Moment Pecahkan Rekor Penjualan

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Film Dirty Dancing Dapat Sekuel Setelah 40 Tahun

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags