Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

DILARANG MASUK, KECUALI PARA BROMOCORAH!

by Paulus Ladiarsa
August 23, 2019
in Articles, Press Release
Reading Time: 3 mins read
A A
0
ARKIPEL
Share on FacebookShare on Twitter

Malam pembukaan ARKIPEL diadakan di GoetheHaus, Goethe-Institut Jakarta pada hari Senin, 20 Agustus 2019 lampau. Sejak pukul 19.00, para pengunjung mulai memadati area foyer GoetheHaus, mengantri tak sabar untuk melihat ada apa di balik pintu auditorium yang ditempel tulisan “DILARANG MASUK – ARKIPEL 2019” itu.

Bromocorah-arkipel
Seremoni dibuka dengan penampilan performans dari 69 Performance Club berjudul The Partisan.

Karya ini, sebagai rangkaian dari proyek yang masih terus berlanjut, dirancang oleh Otty Widasari dengan Kelompok Teater.

Penampilan ini bermain-main dengan nyanyian riang “Kopral Jono” dan gerakan-gerakan seragam para kelompok bersepatu bot.

Para penampil menggunakan kilat dari kamera ponsel mereka untuk menciptakan efek-efek cahaya, diamplifikasi oleh efek gaung yang dihasilkan oleh manipulasi audio; serta rekaman live-streaming via Youtube dan proyeksinya di panggung yang berlangsung secara simultan.

bromocorah-arkipel

Kombinasi aspek-aspek tersebut menghasilkan efek khas bromocorah: ketidakterdugaan.

 

Penampilan tersebut diikuti oleh sambutan dari Direktur Festival, Yuki Aditya. Menurut penjabarannya, tahun ini terpilih 28 filem dalam seksi Kompetisi Internasional yang terseleksi dari 1.232 filem. Total terdapat 83 negara yang mengirim karyanya dalam jangka waktu 3 bulan. ARKIPEL juga akan menghadirkan program pemutaran lainnya seperti Program Kuratorial, Presentasi Khusus, Penayangan Khusus, dan Candrawala yang semuanya akan dilakukan di GoetheHaus. Selain itu, ada pula pameran Kultursinema #6 di Museum Nasional yang akan diadakan hingga 25 Agustus 2019. Program ini menampilkan arsip-arsip produksi instansi pemerintah Perum PFN pada periode 1950-an-1970an lewat seri filem berita bertajuk Gelora Indonesia. Selanjutnya, ia memperkenalkan para panitia inti yang terlibat dalam organisasi ARKIPEL 2019.

Hafiz sebagai ketua Forum Lenteng turut menyambut para penonton dengan hangat. Menurut beliau, festival tahun ini kecil dan bermakna. Mengenai tema tahun ini, bromocorah, ia berkomentar bahwa tema tersebut cukup menantang untuk direalisasikan, namun juga personal.

Baca Juga:  Terinspirasi dari Budaya dan Mitologi Filipina, Forgotten Island Ajak Penonton Menjelajahi Pulau Nakali dan Merayakan Arti Persahabatan

Bromocorah-ARKIPEL
Selanjutnya, filem-filem pembuka pun ditayangkan, antara lain:  Chinafrika.mobile karya Daniel Kotter dari Jerman; Steine (Stones) karya Jorn Staeger dari Jerman pula; Adegan Yang Hilang dari Petrus karya Arief Budiman dari Indonesia; dan akhirnya Chairs karya Avner Pinchover dari Israel.

 

Sebagaimana dikemukakan Anggraeni Widhiasih sebagai perwakilan dari tim selektor, keempat filem ini mampu mewakili konsep bromocorah yang membingkai keseluruhan festival tahun ini. Filem-filem tersebut mencoba menawarkan kemungkinan dalam membingkai realitas dengan cara-cara di luar kesepakatan sinema yang mapan. Adanya celah pengetahuan yang berasal dari teknologi mutakhir justru menciptakan bahasa sinema yang luwes dan spekulatif, yang mampu menerjemahkan gejala-gejala global terkini.

Seremoni usai sekitar pukul 20.30. Para tamu membanjir keluar dari teater, sebagian dari mereka memenuhi area foyer untuk melihat-lihat filem produksi Milisifilem yang diproyeksikan di ruangan tersebut. Sebagian besar tamu-tamu memenuhi ruang terbuka GoetheHaus, di mana para penonton, panitia, pelaku komunitas, seniman, pembuat filem, dan orang-orang lainnya membaur dan berbincang; sesekali berdansa dengan gembira diiringi musik dari DJ Theo Nugraha dan DJ Bodas Rancajale.

ARKIPEL

Peter Samson, pembuat film dokumenter The Love of Statues yang lolos kompetisi internasional tahun ini, berkomentar bahwa mengawali malam pembukaan dengan penampilan performans adalah gagasan yang di luar kebiasaan. Menurutnya, penampilan tersebut meningkatkan antusiasme penonton, dan membuat suasana jadi terkesan tidak formal. Salah satu filem yang berkesan baginya adalah Chinafrika.mobile, yang mengangkat isu eksploitasi ekonomi mulai dari pekerja tambang sampai pemulung sampah elektronik. Sentuhan pertamanya dengan filem ARKIPEL membuatnya tak sabar menonton filem-filem lainnya, mengingat ia akan hadir di festival ini hingga hari terakhir.

Bagi Roberto Rosendy dan Sribuana Mantinu, sineas-sineas muda dari ISBI Bandung, festival ini sudah tak asing lagi. Roberto adalah finalis program Candrawala tahun lalu dengan filem What’s Wrong with My Film?, sementara Tinu adalah alumni Akademi ARKIPEL yang diadakan Januari lalu.

Baca Juga:  Calon Gubenur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster BAPAK PALING JUJUR Resmi Dirilis

Film-film yang ditayangkan cukup menarik bagi mereka: Roberto mengaku terkesan dengan film Chairs karena menggambarkan kehidupan nyatanya, di mana ia sering sekali dibanting oleh kehidupan. Sebaliknya, Tinu menggarisbawahi film Adegan Yang Hilang Dari Petrus, yang dianggapnya memfilemkan konsep dari sebuah filem melalui shot list dan narasi, sementara pentonton bebas membayangkan peristiwa yang terjadi di sana.

Keduanya amat menanti program Candrawala, karena ingin tahu bagaimana bentuk-bentuk filem Indonesia yang dikurasi di dalamnya.

Beragam acara seru masih berlangsung, untuk jadwalnya dapat dilihat pada website ARKIPEL :https://arkipel.org/

Bromocorah

(cinemags/NutyLaraswaty)

Tags: Adegan Yang Hilang dari PetrusArief BudimanARKIPELArkipelBromocorahAvner PinchoverBromocorahChairsChinafrika.mobileDaniel KotterHafiz Forum LentengJorn StaegerPeter SamsonRoberto RosendySribuana MantinuSteine (Stones)The Love of StatuesThe PartisanYuki Aditya
Previous Post

Inilah Daftar Film Streaming Netflix di Bulan September

Next Post

Disney+ Akan Hadirkan Serial Live-Action She-Hulk, Moon Knight & Ms. Marvel

Related Posts

Terinspirasi dari Budaya dan Mitologi Filipina, Forgotten Island Ajak Penonton Menjelajahi Pulau Nakali dan Merayakan Arti Persahabatan
Anak dan keluarga

Terinspirasi dari Budaya dan Mitologi Filipina, Forgotten Island Ajak Penonton Menjelajahi Pulau Nakali dan Merayakan Arti Persahabatan

29/09/2026
Mengira Sudah Tahu Siapa Dalangnya Hanya dari Trailer? Jangan Terlalu PD, Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist di Film ‘Lobang Buaya’, Sukses Membuat Penonton Gala Premiere Merinding!
Drama

Mengira Sudah Tahu Siapa Dalangnya Hanya dari Trailer? Jangan Terlalu PD, Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist di Film ‘Lobang Buaya’, Sukses Membuat Penonton Gala Premiere Merinding!

29/09/2026
Film Horor Misteri Bisikan Desa Gringsing Siap Menghantui Bioskop Mulai 24 September 2026
Horor

Film Horor Misteri Bisikan Desa Gringsing Siap Menghantui Bioskop Mulai 24 September 2026

25/09/2026
Umay Shahab Keluar dari Zona Nyaman! Memburu Pemangsa Tayang dan Dapat Antusiasme Tinggi di Hari Pertama, Horror-Crime-Action yang Bikin Tegang dari Detik Pertama Film
Action

Umay Shahab Keluar dari Zona Nyaman! Memburu Pemangsa Tayang dan Dapat Antusiasme Tinggi di Hari Pertama, Horror-Crime-Action yang Bikin Tegang dari Detik Pertama Film

25/09/2026
Next Post
Disney+ Akan Hadirkan Serial Live-Action She-Hulk, Moon Knight & Ms. Marvel

Disney+ Akan Hadirkan Serial Live-Action She-Hulk, Moon Knight & Ms. Marvel

Please login to join discussion
[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Avengers: Doomsday

    Trailer Baru Avengers: Doomsday Ungkap Tampilan Mengerikan Penyihir Latveria Doctor Doom

    405 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Deborah Ann Woll Hadapi Teror Mengerikan dalam Trailer The Cycle

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Kristen Stewart & Riley Keough Bintangi Film Supernatural Spiritual World

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Werwulf Punya Game Rahasia yang Bisa Membawa Fans Mendapat Hadiah Misterius

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • 10 Film Superhero Terbaik di Luar Marvel ataupun DC

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags