Sebuah kabar yang mengejutkan dunia perfilman muncul ke permukaan, sutradara visioner Christopher Nolan ternyata pernah hampir menjadi nahkoda di balik film terbaru James Bond. Sayangnya, impian tersebut kandas setelah Barbara Broccoli, pemegang kendali utama franchise Bond saat itu, menolak permintaan Nolan.
Menurut laporan Variety, Nolan mendekati Broccoli setelah merilis Tenet pada tahun 2020 dengan harapan dapat menyutradarai film James Bond berikutnya. Namun, Broccoli menegaskan bahwa selama dirinya bertanggung jawab, hanya dia yang memiliki hak penuh dalam keputusan akhir film. Akibatnya, Nolan memilih untuk menggarap Oppenheimer, yang tidak hanya meraih kesuksesan besar tetapi juga membawanya pada kemenangan Oscar pertamanya serta gelar kehormatan dari Raja Charles.
Seandainya kesepakatan terjadi, Nolan akan menjadi sutradara paling berpengaruh dalam sejarah 63 tahun franchise James Bond. Spekulasi sempat berkembang bahwa Nolan ingin membawa kisah agen 007 ke era yang lebih klasik, kembali ke masa yang membuatnya jatuh cinta pada karakter ikonik ini.
Sebagai penggemar berat James Bond, Nolan bahkan mengakui bahwa film-filmnya banyak terinspirasi dari franchise tersebut. Ia pernah menyebut bahwa adegan aksi di pegunungan bersalju dalam Inception (2010) terinspirasi dari On Her Majesty’s Secret Service.
Dengan mundurnya Barbara Broccoli dari kursi produser utama, apakah ini menjadi peluang bagi Nolan untuk akhirnya mewujudkan mimpinya? Para penggemar tentu berharap bisa melihat sentuhan khas Nolan dalam petualangan sang agen 007 di masa depan!