Arnold Schwarzenegger kembali mengejutkan penggemarnya dengan menjajal bidang baru di luar dunia film. Aktor yang dikenal lewat The Terminator dan Predator tersebut akan melakukan debut sebagai penulis novel fiksi melalui sebuah proyek thriller misteri berjudul The Protector. Untuk mewujudkan cerita yang telah lama ia pikirkan, Schwarzenegger menggandeng penulis bestseller James Patterson.
Menurut laporan People, novel tersebut akan diterbitkan oleh Little, Brown and Company pada 4 Oktober 2027. Buku ini menandai pengalaman pertama Schwarzenegger menulis novel fiksi, sekaligus menjadi langkah baru dalam perjalanan kariernya yang telah mencakup dunia akting, binaraga, hingga politik.
Patterson menyambut kolaborasi tersebut dengan antusias. Penulis yang pernah bekerja sama dengan sejumlah tokoh terkenal, termasuk Bill Clinton, Viola Davis, dan Dolly Parton, menilai Schwarzenegger memiliki kemampuan bercerita yang kuat.
“Arnold sudah menjalani sekitar lima karier. Menurut saya, sudah waktunya ia menjadi novelis,” ujar Patterson kepada People.
Ia menambahkan bahwa Schwarzenegger memahami bagaimana membangun karakter pahlawan yang menarik, menghadirkan penjahat yang berbahaya, serta mempertahankan perhatian pembaca hingga akhir cerita.
Bagi Schwarzenegger sendiri, The Protector bukanlah ide yang muncul secara tiba-tiba. Ia mengungkapkan bahwa kisah tersebut telah tersimpan dalam pikirannya selama puluhan tahun. Ia akhirnya menemukan sosok yang tepat untuk membantu menuangkan visinya ke dalam bentuk novel.
Cerita The Protector berlatar di Los Angeles dan mengikuti Father Viktor Brennan, seorang pastor Katolik sekaligus veteran militer yang memimpin sebuah paroki di tengah ancaman kriminalitas. Brennan berusaha melindungi komunitas yang telah dipercayakan kepadanya, meski tindakannya menempatkan dirinya dalam bahaya. Di tengah perjuangannya, ia juga menemukan petunjuk yang mengarah pada masa lalunya yang misterius.
Novel ini turut mengambil inspirasi dari latar belakang Katolik kedua penulisnya. Schwarzenegger dan Patterson juga ingin menghadirkan antagonis yang benar-benar sepadan dengan sang protagonis, yakni sosok cerdas, berbahaya, dan cukup meyakinkan untuk mengalahkan pahlawan utama.
Dengan pengalaman Patterson dalam merangkai thriller populer dan ide cerita yang telah lama dikembangkan Schwarzenegger, The Protector berpotensi menjadi kolaborasi menarik bagi penggemar keduanya. Pembaca pun bisa melihat sisi lain Schwarzenegger, bukan sebagai pahlawan aksi di layar lebar, melainkan sebagai pencipta cerita melalui halaman-halaman novel.





