Penggemar horor bersiap menyambut adaptasi layar lebar dari salah satu game horor psikologis yang dikenal mampu memacu adrenalin pemain. MADiSON, game horor garapan Bloodious Games yang menghadirkan teror supranatural dan ritual berdarah, tengah dikembangkan menjadi film panjang oleh Story Kitchen.
Menurut laporan Variety, Story Kitchen telah menjalin kerja sama dengan Bloodious Games untuk membawa dunia menyeramkan MADiSON ke layar lebar. Film ini direncanakan tayang di bioskop, tetapi belum memiliki sutradara, penulis skenario, pemeran, maupun jadwal produksi resmi. Distributor yang akan menangani penayangannya juga belum diumumkan.
Dalam game aslinya, pemain mengikuti kisah Luca Maxwell, seorang remaja yang menerima kamera instan sebagai hadiah ulang tahunnya yang ke-16. Namun, benda yang tampak biasa tersebut ternyata memiliki hubungan dengan entitas iblis yang memaksanya melanjutkan ritual mengerikan.
Ritual itu bermula puluhan tahun sebelumnya dan berkaitan dengan Madison, seorang pembunuh berantai yang terus meneror Luca melalui kehadiran supranaturalnya. Luca pun harus mengungkap rahasia di balik ritual tersebut sambil menghadapi berbagai kejadian misterius yang mengancam keselamatannya.
Kamera instan menjadi elemen penting dalam permainan. Pemain harus memanfaatkannya untuk menemukan petunjuk, memecahkan teka-teki, dan mengungkap kebenaran di balik teror yang dialami Luca. Konsep ini memberikan pengalaman horor yang mengandalkan ketegangan psikologis, eksplorasi, dan kejutan supernatural.
Dmitri M. Johnson dan Mike Goldberg, salah satu pendiri Story Kitchen, menyebut MADiSON memiliki daya tarik yang melampaui ceritanya. Menurut mereka, pemain mengingat bukan hanya alur permainan, tetapi juga sensasi ketakutan yang dirasakan selama bermain.
Keduanya ingin membawa pengalaman tersebut ke bioskop tanpa menghilangkan identitas dunia yang dibangun Bloodious Games.
Meski detail adaptasinya masih terbatas, MADiSON memiliki potensi untuk menjadi film horor atmosferik dengan teror psikologis yang kuat. Tantangan utamanya adalah menerjemahkan pengalaman interaktif permainan menjadi cerita sinematik yang tetap menegangkan bagi penonton.






