Adaptasi film Mistborn akhirnya menunjukkan perkembangan penting setelah sekian lama dinantikan penggemar novel fantasi karya Brandon Sanderson. Proyek yang dikembangkan Apple TV ini telah melewati tahap penulisan draf pertama, dan kini Sanderson mulai merevisi naskah berdasarkan masukan dari pihak studio.
Kabar tersebut disampaikan Sanderson dalam wawancara dengan Collider. Sang penulis mengungkapkan bahwa ia menyerahkan draf naskah pada Juli 2026, bertepatan dengan bulan peringatan 20 tahun penerbitan The Final Empire, novel pertama dalam saga Mistborn.
Apple telah memberikan tanggapan terhadap naskah tersebut, sehingga Sanderson kini berfokus menyempurnakan cerita tanpa kehilangan visi kreatifnya. Ia sendiri mendapat kendali kreatif yang besar dalam proyek ini, termasuk kesempatan menulis skenario adaptasi dari karya yang ia ciptakan.
Sanderson bahkan menjelaskan bahwa naskah yang diserahkan sebenarnya sudah melewati banyak revisi sebelumnya. Ia menyebut draf tersebut sebagai versi yang telah berkali-kali diperbaiki, bukan sekadar draf kedua.
Film ini akan mengadaptasi The Final Empire, buku yang memperkenalkan dunia Mistborn sekaligus menjadi salah satu fondasi bagi Cosmere, semesta fiksi yang menghubungkan sejumlah karya fantasi Sanderson.
Salah satu tantangan terbesarnya adalah merangkum novel yang memiliki sekitar 200.000 kata menjadi cerita berdurasi film layar lebar. Menurut Sanderson, Mistborn menggabungkan beberapa elemen sekaligus: kisah perampokan, dinamika sosial yang mengingatkan pada My Fair Lady, serta petualangan fantasi epik.
Karena itu, ia harus menentukan bagian mana yang dapat dipangkas dan unsur apa yang wajib dipertahankan. Meski banyak detail perlu disederhanakan, Sanderson merasa memiliki keuntungan karena memahami karakter, tema, dan inti cerita yang ingin disampaikan.
Sebagian penggemar mungkin menilai format serial televisi lebih cocok untuk mengadaptasi keseluruhan kisah Mistborn. Dengan beberapa episode, pengembangan karakter dan alur cerita dapat memperoleh ruang lebih luas. Namun, Sanderson sejak awal lebih memilih format film layar lebar, antara lain karena pengalamannya mengamati berbagai adaptasi fantasi untuk layanan streaming.
Meski demikian, keberadaan Sanderson sebagai penulis skenario dan besarnya kendali kreatif yang diberikan Apple menjadi faktor menarik bagi para penggemar. Ia memahami secara langsung bagian terpenting dari ceritanya, sehingga dapat menentukan bagaimana kisah tersebut diterjemahkan ke medium baru.
Saat ini, film Mistborn masih berada dalam tahap pengembangan naskah. Belum ada pengumuman mengenai sutradara, pemeran, jadwal produksi, maupun tanggal rilis. Namun, dimulainya proses revisi menandai langkah nyata menuju adaptasi layar lebar yang telah lama dinantikan.






