Film fantasi Children of Blood and Bone yang diproduksi Paramount Pictures mendadak menjadi sorotan setelah sang penulis novel, Tomi Adeyemi, secara terbuka menyatakan tidak akan menonton maupun mempromosikan adaptasi layar lebarnya. Pernyataan tersebut memicu perbincangan luas di kalangan penggemar, mengingat Adeyemi sebelumnya terlibat langsung dalam pengembangan proyek tersebut.
Novel Children of Blood and Bone, yang terbit pada 2018, merupakan buku pertama dalam trilogi Legacy of Orïsha dan sukses menjadi salah satu novel fantasi remaja paling populer. Ketika Paramount mengumumkan adaptasi filmnya, Adeyemi bahkan ikut menulis naskah bersama sutradara Gina Prince-Bythewood serta menjabat sebagai produser eksekutif.
Namun, situasi berubah drastis menjelang perilisan film. Melalui unggahan di TikTok, Adeyemi mengungkapkan bahwa dirinya memilih menjauh dari proyek tersebut. Ia menulis bahwa ada alasan mengapa dirinya tidak pernah membagikan informasi mengenai adaptasi film karyanya.
Dalam pernyataan lain, Adeyemi menegaskan bahwa ia belum pernah menonton film tersebut dan tidak memiliki keinginan untuk melakukannya. Menurutnya, proses di balik layar telah menjadi pengalaman yang menyakitkan. Meski demikian, ia tetap mempersilakan para penggemar untuk menikmati film tersebut jika mereka menginginkannya.
Kontroversi semakin memanas setelah Adeyemi juga menyinggung aktris Amandla Stenberg, pemeran utama yang memerankan Zélie Adebola. Penulis tersebut membagikan tangkapan layar pesan yang diduga ditujukan kepada Stenberg, meminta agar namanya tidak lagi disebut dalam wawancara maupun materi promosi film.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik layar. Pernyataan Adeyemi justru memunculkan berbagai spekulasi mengenai hubungan antara sang penulis dengan pihak produksi.
Terlepas dari polemik tersebut, Children of Blood and Bone tetap menjadi salah satu film fantasi paling dinantikan tahun depan. Ceritanya mengikuti perjuangan Zélie untuk mengembalikan kekuatan sihir yang telah lama ditindas di kerajaan Orïsha, dengan latar budaya yang terinspirasi dari Afrika Barat.
Kini, Paramount kemungkinan akan lebih mengandalkan sutradara Gina Prince-Bythewood dan jajaran pemain untuk mempromosikan film tersebut. Children of Blood and Bone dijadwalkan tayang di bioskop IMAX pada 15 Januari 2027, sementara para penggemar berharap kualitas filmnya mampu berbicara sendiri di tengah kontroversi yang terus berkembang.






