Bagaimana jika menjadi kaya justru menjadi hukuman mati? Premis unik itulah yang ditawarkan Rich Flu, film thriller fiksi ilmiah terbaru yang dibintangi Mary Elizabeth Winstead. Trailer perdana film ini baru saja dirilis dan langsung menampilkan gambaran dunia yang hancur akibat virus misterius yang hanya menyerang kalangan kaya raya.
Dalam cuplikan tersebut, Winstead berperan sebagai Laura, seorang wanita sukses yang hidup di tengah lingkungan para miliarder dan tokoh berpengaruh. Namun kehidupan mewah itu berubah menjadi mimpi buruk ketika sebuah virus aneh mulai menyebar ke seluruh dunia.
Awalnya, virus tersebut hanya menyerang para jutawan dan miliarder. Para korban menunjukkan gejala unik berupa cahaya aneh yang muncul dari gigi mereka sebelum akhirnya meninggal dunia. Seiring waktu, wabah tersebut berkembang dan mulai mengincar siapa saja yang memiliki kekayaan atau aset berharga.
Ketika kepanikan melanda, uang dan harta benda yang sebelumnya menjadi simbol kesuksesan justru berubah menjadi ancaman. Orang-orang berlomba-lomba membuang aset mereka demi menghindari infeksi. Ironisnya, tak ada lagi yang ingin menerima uang, properti, atau kekayaan yang ditinggalkan karena semua orang takut menjadi target berikutnya.
Laura pun menyadari bahwa satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah melepaskan seluruh kekayaannya. Namun di tengah runtuhnya sistem ekonomi global dan kekacauan sosial yang semakin parah, bertahan hidup menjadi tantangan yang jauh lebih sulit daripada sekadar kehilangan uang.
Rich Flu disutradarai oleh Galder Gaztelu-Urrutia, yang sebelumnya dikenal lewat film dystopian populer The Platform. Selain Mary Elizabeth Winstead, film ini juga dibintangi oleh Rafe Spall, Lorraine Bracco, Timothy Spall, dan Jonah Hauer-King.
Dengan tema satir tentang kekayaan, ketimpangan sosial, dan insting bertahan hidup manusia, Rich Flu menjanjikan kombinasi thriller, horor, dan kritik sosial yang relevan. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 5 Juni 2026.






