Warner Bros. akhirnya merilis teaser trailer perdana The Mummy versi terbaru garapan Lee Cronin, dan hasilnya benar-benar menegaskan satu hal: ini bukan The Mummy yang biasa kita kenal. Setelah sukses besar lewat Evil Dead Rise, Cronin membawa pendekatan horor murni yang jauh lebih gelap, brutal, dan menyesakkan untuk menghidupkan kembali monster klasik legendaris tersebut.
Dalam teaser berdurasi singkat yang baru dirilis, The Mummy langsung memamerkan atmosfer teror yang kental. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 April 2026, dan berfokus pada kisah mengerikan tentang kebangkitan seorang anak perempuan yang telah lama hilang—sebuah peristiwa yang seharusnya membawa kebahagiaan, namun justru berubah menjadi mimpi buruk yang hidup.
Cuplikan trailer menunjukkan bahwa Cronin tidak setengah-setengah dalam menghadirkan horor. Dengan visual yang mengganggu dan nuansa yang menekan, The Mummy versi ini tampak sebagai adaptasi paling menyeramkan dari karakter tersebut dalam beberapa dekade terakhir. Bagi penggemar Evil Dead Rise, pendekatan ekstrem Cronin akan terasa sangat familiar—namun kali ini, dibalut mitologi klasik yang lebih suram.
Film ini dibintangi oleh Jack Reynor (Midsommar), Laia Costa (Victoria), May Calamawy (Moon Knight), Natalie Grace (1923), dan Veronica Falcón (Imaginary). Lee Cronin tidak hanya duduk di kursi sutradara, tetapi juga menulis naskahnya sendiri. Deretan produsernya pun tak kalah menjanjikan, termasuk James Wan dan Jason Blum, dua nama besar di dunia horor modern.
Sinopsis resmi film ini mengungkap cerita tragis sebuah keluarga yang hancur setelah anak perempuan seorang jurnalis menghilang di padang pasir tanpa jejak. Delapan tahun kemudian, sang anak tiba-tiba kembali—namun kepulangannya memicu serangkaian kejadian mengerikan yang mengubah reuni tersebut menjadi teror tak terbayangkan.
Menariknya, film ini tidak berhubungan sama sekali dengan proyek The Mummy lain yang juga sedang dikembangkan. Tahun lalu, dilaporkan bahwa Brendan Fraser dan Rachel Weisz akan kembali dalam sekuel terpisah dari waralaba aksi-petualangan mereka. Proyek tersebut disutradarai oleh Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett (Ready or Not), dan mengabaikan film ketiga Tomb of the Dragon Emperor yang menuai banyak kritik.
Dengan pendekatan horor murni dan tanpa ambisi membangun semesta sinematik seperti kegagalan versi Tom Cruise tahun 2017, The Mummy garapan Lee Cronin tampaknya siap mendefinisikan ulang monster ikonik ini sebagai simbol ketakutan sejati—bukan sekadar tontonan petualangan.






