Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Serial Loki-Season 1: Premis dan Ulasan

by Paulus Ladiarsa
July 15, 2021
in Action, Articles, Barat, Drama, Featured, Fiksi Ilmiah dan Fantasi, Movie Articles, Reviews, Streaming, Superhero, Thriller, Trending, TV Shows
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Loki-Season 1 adalah serial keluaran Marvel yang merupakan bagian dari MCU. Serial ini merupakan serial ketiga Marvel yang hadir di Disney+ setelah WandaVision dan The Falcon and the Winter Soldier. Berjumlah enam episode, Loki mulai ditayangkan sejak 9 Juni hingga 14 Juli 2021, dengan pengungkapan bahwa serial ini akan berlanjut ke Season 2-nya.

Dibuka dengan momen setelah peristiwa di Avengers: Endgame, saat Loki yang sudah diringkus oleh tim Avenger berhasil melarikan diri menggunakan Tesseract. Namun, hal itu tidak berlangsung lama, Loki yang kabur ke Mongolia ditangkap oleh satuan penegak hukum khusus, minutemen dari Time Variance Authority (TVA) yang misterius.

Dibawa ke markas TVA, Loki kemudian berhadapan dengan agen TVA Mobius (Owen Wilson), yang kemudian memberi tahu segala informasi yang sempat membuat sang God of Mischief kebingungan, salah satunya adalah bahwa dirinya adalah varian, sosok yang dikenal sebagai pengacau garis waktu. Tampaknya didukung oleh kekuatan dan sumber daya yang tidak terbatas, TVA melalui Mobius berusaha merekrut Loki untuk mau membantu penyelidikan mereka dalam misi meringkus varian lainnya yang telah mencemari garis waktu suci dan membuatnya goyah seiring waktu.

Situasi berkembang menjadi menarik saat terungkap bahwa varian anarkis lain adalah Sylvie (Sophie De Martino), Loki wanita dari garis waktu paralel. Sylvie memiliki segala karakteristik Loki dan bisa dikatakan lebih unggul karena ia sudah melakukan banyak perjalanan melalui garis waktu dengan tujuan menghancurkan semua minutemen TVA. Pertemuan kedua Loki ini ternyata mengubah nasib mereka berdua, mengungkap kebenaran tersembunyi tentang kekuatan di balik TVA dan dan sifat multiverse Marvel.

Satu hal yang demikian kentara adalah Loki- Season 1 punya rasa berbeda dibanding dengan dua serial Marvel yang tayang di Disney+. Tone serial ini lebih kental seperti sebuah serial televisi dibandingkan WandaVision, namun tetap tidak terlepas dari masalah percepatan ceritanya. Setelah dua episode pertamanya yang tergolong solid baik itu dalam memerkenalkan para time keeper maupun organisasi TVA, hingga karakter Sylvie. Namun, setelah itu pace serialnya mulai melambat.

Baca Juga:  The Furious: Kandidat Film Action Terbaik Sejak The Raid

Episode ketiga dan  dan keempat sedikit terasa lambat dan kurang menggigit. Tapi dua episode terakhirnya kembali berhasil memulihkan keunikan dan hiburan liar yang serial ini butuhkan sekaligus memberikan cliffhanger dan jembatan penghubung untuk season lanjutannya, maupun kepingan-kepingan MCU di masa depan.

Salah satu kekuatan serial Loki – Season 1 adalah kemampuannya untuk berganti genre sesuka hati Itu tidak berakhir dengan pertempuran CG besar yang dibutuhkan oleh semua acara MCU, melainkan dengan konfrontasi antara pikiran yang kompleks. Ketika seri berlanjut (sesuatu yang dikonfirmasi oleh post-credit stinger di episode terakhir), ada kombinasi karakter dan cerita yang tak terbatas yang dapat mereka coba.

 

Yang membuat serial Loki – Season 1 ini hidup adalah energi dan performa menyenangkan Tom Hiddleston. Sudah memainkan Loki sejak kemunculan pertamanya di Thor, Hiddleston sudah menciptakan karakter yang terasa orisinal sekaligus pas dengan penuangan versi aslinya, seraya membuat peran itu miliknya sendiri.

Secara keseluruhan, Loki -Season 1 adalah serial yang bagus untuk mengeset kelanjutan masa depan MCU sambil menjadi serial yang memiliki momen-momen apiknya tersendiri (Classic Loki, Miss Minutes, Frog Thor, maupun He Who Remains, adalah deretan highlight yang meninggalkan kesan mendalam yang ada di sini). Walaupun, tidak semua masing-masing episode serialnya konsisten memberikan kesenangan yang sama, namun untuk ukuran serial yang memiliki jumlah total hanya enam episode sajian dan pemaparan kisahnya lumayan memuaskan.

Performa apik Hiddleston yang semakin fasih memainkan karakter ini rasanya makin menambah para penggemar MCU untuk terus menyaksikan apa yang akan diteruskan sang aktor dengan karakter ini … terlebih sejak ia sekarang mengetahui cara untuk bisal lolos dari takdir kematiannya (seperti yang sudah diperlihatkan di Avenger: Infinity War).

Baca Juga:  Dari Game Viral ke Layar TV, Among Us Akhirnya Debut sebagai Serial Animasi

Dibandingkan dengan seri Netflix Marvel beberapa tahun yang lalu, seri Disney+ ini beroperasi dalam skala yang sampai sekarang belum terlihat. Itu sebagian karena seri ini secara langsung mengikat ke alam semesta sinematik yang lebih luas. WandaVision membawa ke pintu film Doctor Strange berikutnya, dan The Falcon and the Winter Soldier membuka pintu untuk Captain America baru, dan Loki- Season 1 tidak terkecuali. Mengingat bahwa salah satu film besar berikutnya adalah Doctor Strange and the Multiverse of Madness karya Sam Raimi, tidak heran jika serial ini adalah cara untuk memperkenalkan penonton ke alam semesta paralel MCU.

Loki – Season 1 dapat disaksikan secara streaming di Disney+Hotstar

 

 

 

 

Tags: Disney+HotstarDisney+Hotstar 2021Doctor Strange and the Multiverse of MadnessLokiOwen WilsonSam RaimiTom Hiddleston
Previous Post

Perkenalan Komite Festival Film Indonesia (FFI) 2021 – 2023

Next Post

Teaser Pertama Y: The Last Man Ungkap Bahaya akan Ketidaksetaraan Gender

Related Posts

Netflix Dikabarkan Incar Lionsgate, Setelah Gagal Merger dengan Warner Bros.
Barat

Netflix Dikabarkan Incar Lionsgate, Setelah Gagal Merger dengan Warner Bros.

18/06/2026
The Furious: Kandidat Film Action Terbaik Sejak The Raid
Action

The Furious: Kandidat Film Action Terbaik Sejak The Raid

17/06/2026
The East Palace
Drama

Serial Netflix Korea Terbaru The East Palace Tayang 17 Juli

17/06/2026
Netflix Rilis Trailer Little House on the Prairie, Kisah Keluarga Ingalls Kembali dengan Nuansa Lebih Kelam
Barat

Netflix Rilis Trailer Little House on the Prairie, Kisah Keluarga Ingalls Kembali dengan Nuansa Lebih Kelam

16/06/2026
Next Post
Y: The Last Man

Teaser Pertama Y: The Last Man Ungkap Bahaya akan Ketidaksetaraan Gender

[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Ana de Armas dan Kate Hudson Bersatu dalam Thriller Erotis ‘Palm Grove’, Siap Jadi Rebutan Studio Hollywood

    Ana de Armas dan Kate Hudson Bersatu dalam Thriller Erotis ‘Palm Grove’, Siap Jadi Rebutan Studio Hollywood

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Sebelum Nonton, Kenali Dulu Ragam Kelas di Bioskop CGV

    31745 shares
    Share 12698 Tweet 7936
  • The Furious: Kandidat Film Action Terbaik Sejak The Raid

    409 shares
    Share 164 Tweet 102
  • Warner Bros. Resmi Garap Film Shatter Me, Adaptasi Novel Distopia Populer yang Disebut Bisa Jadi The Hunger Games Berikutnya

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Bradley Cooper Diincar Jadi Bintang di Film Thriller Polisi tentang Kerusuhan Gedung Capitol AS

    401 shares
    Share 160 Tweet 100
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags