Daisy Ridley kembali menjelajahi dunia fiksi ilmiah melalui serial terbaru Paramount+, Voyage to the Bottom of the Sea. Bintang trilogi sekuel Star Wars ini akan memimpin serial delapan episode yang menggabungkan ekspedisi bawah laut, konspirasi pemerintah, dan misteri sejarah manusia.
Menurut laporan Variety, Ridley akan memerankan Lee Crane, seorang ilmuwan kelautan brilian yang terlibat dalam program rahasia pemerintah. Kehidupannya berubah setelah ekspedisi di kawasan Arktik berakhir tragis dan merenggut nyawa saudara kembarnya.
Cerita berpusat pada USS Seaview, kapal selam berteknologi retrofuturistik yang ditemukan terkubur dalam es. Kapal tersebut menyimpan simbol-simbol misterius yang berkaitan dengan sejarah yang seharusnya tidak pernah ada. Kejutan muncul ketika Seaview ternyata hanya dapat diaktifkan setelah Lee menaikinya.
Lee kemudian memimpin kru kapal dalam serangkaian misi berbahaya untuk menghadapi kekuatan misterius yang mengancam dunia. Di tengah petualangan tersebut, ia juga harus mengungkap intrik pemerintah, rahasia lautan, sejarah manusia yang telah dihapus, serta keberadaan kota legendaris Atlantis.
Serial ini ditulis oleh Akiva Goldsman, penulis peraih Oscar, sementara Matt Shakman bertugas sebagai sutradara. Keduanya juga menjadi produser eksekutif bersama Ridley dan Jon Jashni. Derek Thielges terlibat sebagai koproduser.
Premisnya menawarkan perpaduan petualangan eksplorasi dan misteri sejarah dengan sentuhan teknologi futuristik. Kehadiran Atlantis juga membuka peluang bagi serial ini untuk mengolah mitologi klasik menjadi kisah fiksi ilmiah berskala besar.
Ridley dikenal luas sebagai Rey dalam Star Wars: The Force Awakens (2015). Ia juga tampil dalam Murder on the Orient Express, Young Woman and the Sea, dan Sometimes I Think About Dying.
Paramount+ belum mengumumkan jadwal produksi maupun tanggal tayang Voyage to the Bottom of the Sea.





