Penggemar The Lord of the Rings harus kembali bersabar. Salah satu proyek terbaru dari franchise fantasi ikonik tersebut, The Lord of the Rings: Shadow of the Past, dikabarkan mengalami hambatan besar setelah merger Warner Bros. dan Paramount.
Film ini menjadi perhatian karena dikembangkan oleh Stephen Colbert, salah satu penggemar berat karya J.R.R. Tolkien. Namun, menurut laporan Knight Edge Media, proses pengembangan Shadow of the Past kini untuk sementara berada dalam status “pause”. Belum ada keputusan bahwa film tersebut dibatalkan secara resmi.
Colbert sebelumnya mengumumkan proyek ini pada Tolkien Day. Ia mengungkapkan bahwa dirinya ikut menulis cerita bersama putranya serta Philippa Boyens, salah satu penulis trilogi The Lord of the Rings arahan Peter Jackson.
Yang membuat proyek ini menarik adalah rencana untuk mengeksplorasi bagian dari lore Tolkien yang belum pernah diangkat ke layar lebar. Salah satu kemungkinan yang dibicarakan adalah mengadaptasi materi dari sejumlah bab The Fellowship of the Ring yang tidak masuk dalam trilogi film Jackson.
Awalnya, Shadow of the Past dikabarkan akan mulai diproduksi setelah The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum menyelesaikan syuting di Selandia Baru. Namun, merger Warner Bros. dan Paramount kini membawa perubahan besar terhadap strategi studio.
Perusahaan gabungan yang menggunakan nama Skydance juga mengalami pergantian jajaran eksekutif. Michael De Luca dan Pamela Abdy telah meninggalkan Warner Bros., padahal keduanya sebelumnya terlibat dalam pengembangan proyek-proyek masa depan The Lord of the Rings bersama Peter Jackson.
Untuk saat ini, The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum masih menjadi prioritas. Film yang disutradarai Andy Serkis itu dijadwalkan tayang pada 17 Desember 2027 dan akan menghadirkan kembali Serkis sebagai Gollum, Ian McKellen sebagai Gandalf, serta Elijah Wood sebagai Frodo.
Warner Bros. juga dilaporkan ingin melihat terlebih dahulu performa The Hunt for Gollum sebelum memberikan lampu hijau untuk film-film The Lord of the Rings berikutnya. Performa kurang memuaskan The Lord of the Rings: The War of the Rohirrim di box office disebut turut membuat studio lebih berhati-hati.
Dengan demikian, Shadow of the Past belum mati. Film tersebut masih berada dalam tahap pengembangan dan para penulis disebut masih mengerjakan berbagai draft. Namun, setelah merger besar-besaran di Hollywood, perjalanan proyek Stephen Colbert menuju Middle-earth kini menjadi jauh lebih tidak pasti.





