Dua aktris papan atas, Susan Sarandon dan Olivia Colman, resmi bergabung dalam Army of Shadows, serial thriller terbaru yang semakin menarik perhatian karena dibintangi Kit Harington, aktor yang dikenal luas lewat Game of Thrones.
Menurut laporan Deadline, Sarandon dan Colman akan menjadi bagian dari jajaran pemeran serial tersebut. Keduanya bergabung dengan Harington serta sejumlah aktor lain, termasuk Alex Hassell, Paddy Considine, America Ferrera, Leila Farzad, Luther Ford, Amara Okereke, Patrick O’Kane, Anjli Mohindra, Ed Ashley, dan Zoë Telford.
Colman memiliki rekam jejak panjang di dunia perfilman dan televisi. Aktris Inggris tersebut telah tiga kali mendapatkan nominasi Oscar dan dikenal lewat berbagai proyek seperti The Favourite, Broadchurch, The Roses, dan Wicker.
Sementara itu, Sarandon merupakan salah satu aktris veteran Hollywood dengan karier panjang di film dan televisi. Kehadirannya memberikan tambahan daya tarik bagi serial yang mengusung tema perlawanan, kekuasaan, dan dilema moral.
Army of Shadows merupakan serial thriller enam episode yang mulai menjalani proses syuting pada Juni 2026. Produksi berlangsung di sejumlah lokasi di Inggris dan Prancis, termasuk Manchester, London, Liverpool, dan Paris.
Cerita mengambil latar sebuah Inggris yang berubah menjadi masyarakat otoriter dalam waktu dekat. Harington memerankan Berry, seorang mantan tentara Inggris yang kemudian membentuk kelompok perlawanan rahasia.
Kelompok tersebut berusaha melawan pemerintahan yang semakin represif. Namun, perjuangan mereka tidak berjalan mudah karena Berry harus menghadapi pengkhianatan sekaligus berbagai dilema etika ketika melatih para pejuang muda untuk memperjuangkan kebebasan negara mereka.
Serial ini dibuat oleh Ronan Bennett, berdasarkan buku karya Joseph Kessel dan film klasik Prancis Army of Shadows garapan Jean-Pierre Melville pada 1969. Lisa Gunning bertindak sebagai sutradara sekaligus executive producer bersama Bennett.
Dengan kombinasi pemeran veteran dan bintang seperti Harington, Army of Shadows menawarkan thriller politik futuristis yang memadukan aksi, konflik moral, serta kisah perlawanan terhadap rezim otoriter.





