Paramount kembali meraih perkembangan positif dalam rencana merger dengan Warner Bros. Discovery setelah mendapatkan persetujuan dari otoritas persaingan usaha di Meksiko. Persetujuan tersebut menjadi salah satu pencapaian penting bagi kesepakatan yang masih menghadapi tantangan hukum di Amerika Serikat.
Menurut laporan Variety, persetujuan dari otoritas Meksiko membuat merger tersebut kini telah mendapatkan izin atau tidak menghadapi keberatan dari regulator di 68 yurisdiksi. Beberapa di antaranya adalah Uni Eropa, China, Kanada, Brasil, dan Inggris.
Meski demikian, perjalanan merger Paramount dan Warner Bros. masih jauh dari selesai. Hambatan terbesar kini datang dari gugatan antimonopoli di Amerika Serikat yang diajukan oleh jaksa agung dari 12 negara bagian, termasuk California.
Gugatan tersebut diajukan di pengadilan federal Oakland pada 13 Juli. Para jaksa agung berpendapat bahwa merger ini dapat mengurangi persaingan di sejumlah sektor industri hiburan, termasuk televisi kabel dan distribusi film di bioskop.
CEO Paramount, Ellison, dilaporkan mendorong negara-negara bagian terkait untuk mencapai kesepakatan agar perusahaan tidak perlu menghadapi persidangan federal yang panjang. Pengadilan sebelumnya telah mengeluarkan perintah penundaan sementara selama 28 hari, sementara persidangan dijadwalkan berlangsung pada 2 Maret 2027.
Penundaan tersebut juga memberikan tekanan finansial besar kepada Paramount. Perusahaan diwajibkan membayar $7 juta per hari atau sekitar Rp115 miliar kepada Warner Bros. mulai 30 September hingga merger akhirnya selesai.
California menjadi salah satu pihak yang paling vokal menentang kesepakatan tersebut. Jaksa Agung California Rob Bonta menilai proposal yang ada belum cukup untuk mengatasi kekhawatiran mengenai persaingan usaha. Ia juga menolak solusi berupa komitmen perilaku, seperti kewajiban merilis sejumlah film tertentu.
Paramount bahkan memperingatkan bahwa perusahaan dapat mempertimbangkan memindahkan operasionalnya keluar dari California jika tidak tercapai kesepakatan sebelum 1 Oktober.
Selain gugatan dari 12 negara bagian, merger ini juga menghadapi gugatan terpisah dari Writers Guild of America (WGA). Dengan demikian, meskipun persetujuan Meksiko menjadi kabar positif bagi Paramount, jalan menuju merger dengan Warner Bros. masih menghadapi pertarungan hukum yang panjang.






