Film fenomenal Top Gun: Maverick, yang sukses menghidupkan kembali bioskop global dengan pendapatan fantastis sebesar $1,4 miliar ( sekitar Rp22 triliun ) pada 2022, akhirnya lolos dari ancaman hukum. Sebuah pengadilan distrik Amerika Serikat secara resmi menolak gugatan pelanggaran hak cipta yang diajukan terhadap Paramount Pictures oleh penulis bernama Shaun Gray.
Gugatan tersebut pertama kali diajukan pada April tahun lalu. Gray mengklaim bahwa dirinya turut menulis sejumlah adegan penting dalam film, setelah disebut-sebut diminta membantu mengembangkan cerita oleh penulis naskah Eric Warren Singer dan sutradara Joseph Kosinski. Salah satu adegan yang diklaim Gray sebagai hasil karyanya adalah pembuka film, ketika Pete “Maverick” Mitchell (Tom Cruise) memecahkan rekor kecepatan menggunakan jet tempur prototipe.
Gray berargumen bahwa karena ia tidak pernah menandatangani perjanjian work-for-hire dengan Paramount, maka secara hukum ia berhak dianggap sebagai co-author naskah Top Gun: Maverick.
Namun, menurut laporan The Hollywood Reporter, Hakim Pengadilan Distrik AS Jed Rakoff memutuskan pada Jumat, 9 Januari, bahwa klaim Gray tidak memiliki dasar hukum. Pengadilan menyatakan bahwa materi yang diserahkan Gray justru merupakan karya turunan ilegal yang tidak dapat dilindungi hak cipta.
Dalam putusannya, Rakoff menegaskan bahwa Gray sepenuhnya mendasarkan tulisannya pada materi yang sudah ada, termasuk karakter, latar, dan elemen cerita dari waralaba Top Gun. Pengadilan juga menilai terdapat cukup bukti bahwa Paramount bertindak dengan itikad baik dan tidak mengetahui keterlibatan Gray secara resmi.
Lebih lanjut, hakim menyebut bahwa Paramount tidak pernah memiliki kesempatan untuk meminta Gray menandatangani kontrak kerja apa pun, karena Gray sendiri tidak mengungkapkan status atau klaim kepemilikannya sejak awal. Hal ini justru memperkuat argumen studio bahwa Gray telah terlibat dalam proyek tanpa izin resmi.
Menanggapi keputusan tersebut, juru bicara Paramount menyatakan bahwa pihaknya “sangat puas dengan keputusan pengadilan yang menolak klaim Gray dan mengizinkan gugatan balasan Paramount untuk dilanjutkan.” Studio itu juga menegaskan bahwa Gray telah mencampuri proyek film tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka.
Dengan putusan ini, Top Gun: Maverick dipastikan aman dari sengketa hukum yang berpotensi mencoreng reputasinya sebagai salah satu film tersukses dekade ini, sekaligus mempertegas posisi Paramount sebagai pemilik sah atas karya tersebut.





