Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop
No Result
View All Result
Cinemags
No Result
View All Result

Review Terra Willy

by Paulus Ladiarsa
April 27, 2019
in Non Indonesian Movies, Reviews
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Rumah produks Perancis, TAT dan Bac Films merilis animasi berdurasi 90 menit yang berjudul Terra Willy: Planète Inconnue (Terra Willy: Unknown Planet). Terra Wily telah diputar , undangan terbetas, pada tanggal 23 April 2019  di Institut Francais Indonesia, dalam acara European on Screen.

Film animasi garapan sutradara Eric Tosti ini mengisahkan kehidupan seorang anak laki-laki bernama William atau Willy (Timothé Vom Dorp) yang harus terpisah dengan kedua orang tuanya akibat pesawat luar angkasa mereka hancur diserang oleh bebatuan asing.

Willy pun terdampar di sebuah planet bersama dengan kapsul antariksa yang tanpa sengaja  terpisah dari badan pesawat tersebut. Di dalam kapsul itu ada sebuah robot bernama Buck (Edouard Baer). Menariknya disini adalah Buck sudah diset menjadi robot yang dapat menolong Willy. Buck mampu mendiagnosa lingkungan sekitar, menentukan skala prioritas, hingga bisa mengetahui suasana hati dan bagaimana cara mengasuh Willy.

Planet tempat Willy terdampar adalah sebuah planet yang belum diketahui dan tidak dikenal, bahkan dapat dikatakan Willy adalah anak pertama yang mendatangi planet ini.

Uniknya batu-batu disini ternyata adalah hewan yang saat mengetahui keberadaan Willy, Buck dan kapsul antariksa, segera merusak kapsul dan membuat Buck menjatuhkan baterai yang menjadi sumber tenaga cadangannya.

Dalam kegiatan mencari tempat untuk dijadikan “base camp” ,  Willy dan Buck  bertemu dengan hewan-hewan aneh dan tumbuhan asing. Tumbuhan asing ini ada yang dapat dimakan dan ada  yang jika disentuh bisa berbahaya.

Willy juga bertemu dengan hewan-hewan yang baik dan satu persatu menjadi temannya. Hewan yang paling dekat dengannya diberi nama Flash.

Suatu saat, Buck mulai kehabisan daya dan terpaksa menjalani mode “sleep on” , untuk dapat memberikan sinyal permintaan tolong kepada pesawat pencari yang berputar-putar di seluruh ruang angkasa mencari Willy .

Baca Juga:  Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

Willy , Flash dan hewan temannya yang lain, akhirnya bekerja sama saling membantu demi menjaga keselamatan Willy dan berusaha mendapatkan kembali baterai cadangan Buck.mampukah mereka mendapatkannya? Daatkah Willy akhirnya bertemu kembali dengan kedua orang tuanya?

Moment asyik dalam film ini adalah saat digambarkan persahabatan yang terjalin antara Willy dan Flash. Flash sendiri digambarkan sangat lucu dan setia kawan, serta sangat unik, karena dapat melakukan hibernasi saat tidur dan saat terjaga mengalami perubahan bentuk. Flash seolah mengingatkan penonton, layaknya seekor anjing yang setia.

Sangat menarik juga melihat perubahan pribadi Willy, dari pribadi yang tidak mandiri karena selalu ditolong oleh Buck, menjadi sosok mandiri dan belajar berkembang bersama Flash. Flash sangat berusaha untuk menyenangkan Willy dan berusaha membantu Willy untuk melakukan eksplorasi dan memetakan planetnya.

Saya sangat senang dengan alur cerita dan gambar-gambar ceria yang dihasilkan oleh rumah produksi Perancis, TAT. Tak banyak yang mengetahui mengenai TAT , yaitu perusahaan produksi dan studio animasi yang dibuat pada tahun 20003 oleh David Alaux, Eric Tosti dan Jean-François Tosti. Rumah produksi ini termasuk berukuran skala kecil dan bersifat mandiri

Di Perancis, rumah produksi TAT dikenal akan produksi film untuk televisi yang berjudul  The Ace of the Jungle.  Adapun Eric Tosti, juga lebih dikenal sebagai sutradara film animasi untuk televisi.

Sehingga kali ini , Terra Willy adalah film mereka bersama untuk layar lebar dengan durasi 90 menit.  Film ini  dapat disaksikan di layar bioskop pada tanggal 29 Mei 2019, dan sangat direkomendasikan ditonton untuk anak-anak .

Film ini telah memiliki kesepakatan distribusi di 70 negara (tidak termasuk Amerika Serikat) yaitu termasuk Indonesia,  Cina, Rusia, Korea Selatan, Inggris, Spanyol, Kanada, Jerman, Austria, Skandinavia, Polandia, Israel, dan Italia.(Nuty Laraswaty)

Baca Juga:  Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar
Tags: EoSEric TostiEurope on ScreenIFIInstitut Francais IndonesiaTATTerra Willy
Previous Post

Nonton Film Marvel Studios Avengers memakai karya brand lokal bertema Endgame

Next Post

Karen Gillan & Jack Black Kembali “Beraksi” di Foto BTS Baru Sekuel Jumanji

Related Posts

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar
Action

Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

21/08/2026
Review Insidious: Out Of The Further  – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru
Barat

Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

21/08/2026
Review The End Of Oak Street  – Film Dinosaurus Terbaik Dalam 10 Tahun Terakhir?
Barat

Review The End Of Oak Street – Film Dinosaurus Terbaik Dalam 10 Tahun Terakhir?

12/08/2026
Spider-Man: Brand New Day
Action

Review ‘Spider-Man: Brand New Day’ – Petualangan Spider-Man Yang Lebih Mature Tapi Dekat Di Hati

29/07/2026
Next Post
Karen Gillan & Jack Black Kembali “Beraksi” di Foto BTS Baru Sekuel Jumanji

Karen Gillan & Jack Black Kembali “Beraksi” di Foto BTS Baru Sekuel Jumanji

Please login to join discussion
[elfsight_youtube_gallery id="2"]

Popular 24 Hours

  • Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    Review Film ‘Mutiny’ (2026): Aksi Jason Statham yang Seru, tapi Terlalu Familiar

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Review Insidious: Out Of The Further – Kembalinya Franchise Horor Ikonik dengan Formula Baru

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Trailer The Terminal List Season 2 Tampilkan Chris Pratt dalam Misi Global yang Lebih Berbahaya

    408 shares
    Share 163 Tweet 102
  • Nicolas Cage Hadapi Kelompok Kanibal dalam Film Aksi Pasca-Apokaliptik Parish

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Legends: Bintang Sons of Anarchy Reuni dalam Cerita yang Bikin Batas Fiksi dan Nyata Kabur

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
Cinemags

© 2021 - 2025 Cinemags

Information

  • About Us
  • Advertise
  • Privacy Policy
  • Contact Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trending
  • Reviews
  • Movie News
  • TV News
  • Interview
  • Lainnya
    • Show Case
    • Komik
    • Shop

© 2021 - 2025 Cinemags